Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Weedding Party #3 "Tuan Smith"


__ADS_3

Yuna sudah berdiri disamping suami nya yang sedang menunggu Sekertaris Lee menyiapkan mobil.


"Kita akan kemana, kenapa kita meninggalkan pesta Hunny" Yuna bertingkah manja pada lelaki yang sekarang menjadi suami. Marvel tersenyum melihat wajah menggemaskan istrinya.


"Ke suatu tempat, Ayah sudah memberi izin dan pesta akan tetap berlangsung walaupun kita tidak ada" Marvel menganggak dagu istrinya lalu mendaratkan sebuah ciumqn dibibir mungil istrinya.


"Where... " Yuna masih penasaran dan terus saja bertanya


Sekertaris Lee sudah datang dengan mobil mewah milik Marvel yang akan membawa Yuna ke suatu tempat special.


Sepasang mata menatap pasangan pengantin baru yang tengah berbahagia dengan tatapan kebencian. Stev masih belum rela jika wanita yanh disukainya menjadi milik lelaki yang dulu sahabatnya.


Kemana mereka akan pergi, bukankah pesta belum berakhir. Marvel selalu membuat rencana dengan sangat sempurna bahkan sekarang dia membawa flow pergi.


Aku tidak akan membiarkan Marvel memiliki flow seutuhnya, akan ku rusak malam pertamamu.


Stev tersenyum licik dan bergegas pergi meninggalkan halaman mansion, tapi langkah nya terhenti karna sekertaris Kim menghalangi jalannya.


"Tuan Stev saya mencari anda dari tadi, Mari ikut saya Tuan Smith ingin berbicara dengan anda" Sekertaris Kim memberi sedikit senyuman yang memberi arti kepada Stev yang menunjukan wajah kesal.


"Maaf lain waktu aku akan menemui Tuan Smith secara khusus, karna sekarang aku sedang ada urusan penting" Stev dengan kasar menghindari lelaki yang masih menghalangi jalannya tapi dengan cepat ada tangan yang menghentikan gerakannya.


"Maaf Tuan Steven Janson tapi ini tentang saham Tuan Smith yang ada diperusahaan Janson" Kata-kata Sekertaris Kim seolah menusuk jantung Stev yang langsung membuat Stev berdiri kaku "Mari ikut dengan saya, tidak baik membuat Tuan Besar menunggu terlalu lama"


Stev berjalan mengikuti sekretaris Kim yang membawa nya ke satu sudut halaman mansion yang terdapat gazebo dengan hiasan bunga, awalnya tempat itu akan menjadi tempat Marvel dan Yuna menikmati beberapa hidangan yang sudah disediakan khusus.


__ADS_1


Stev sudah melihat ada seorang pria tua yang tengah duduk dengan cangkir ditangannya.


"Akhirnya kau datang Stev, sudah lama kita tidak bertemu Nak. Senang mendengar kau mau menjadi penerus ayah mu diJ Janson Group"


"Ah ya begitulah paman, jadi hal apa yang ingin paman bicarakan " Stev tidak bisa membuang waktunya lebih lama lagi karna bisa kehilangan jejak Marvel.


"Minumlah dulu, ini teh hijau yang selalu menantuku siapkan tapi kali ini bukan dia yang menyiapkan nya" Tuan Smith menuangkan teh kedalam gelas yang ada dihadapan Stev


Maaf anak muda kau tidak bisa mengganggu kesenangan putraku bersama istrinya.


Lebih baik kau menikmati minuman ini daripada kau mati sia-sia ditangan putra.


Tuan Smith bisa melihat jika Stev sedang gelisah. tapi tidak banyak hal yang bisa dilakukan Stev selain menuruti keinginan Tuan Smith.


"Ah ya terimakasih paman" Stev mengambil cangkir yang sudah terisi teh lalu meminumnya.


Sudah hampir 1 jam Tuan Smith mengulur waktu sudah dipastikan putra dan menantunya telah sampai ditempat tujuan mereka tanpa ada yang tahu kemana mereka pergi.


"Terimakasih Stev kau telah menemi paman menikmati secangkir teh hijau yang begitu membuat relax"


"Sama-sama paman Smith senang bisa berbincang-bincang dengan anda, tapi saya harus segera pergi karna ada urusan penting " Stev berdiri lalu menundukkan kepala memberi hormat kepada lelaki tua yang ada didepannya.


Stev berjalan dengan sangat tergesa-gesa.


"Apa putra ku sudah sampai disana, apa semua aman tidak ada yang mengikuti mereka..?"


"Sejak 15 menit yang lalu Tuan Muda bersama Nona Muda sudah tiba disana Tuan dan sudah dipastikan tidak ada yang mengikuti mereka. "

__ADS_1


"Jika dia bukan cucu dari keluarga Janson sudah ku habisi bocah lelaki itu. apa berkas pemindahan saham atas nama menantu ku sudah selesai "


"Sudah Tuan, tinggal menunggu tanda tangan Nona Muda"


"Baguslah, jika bocah itu masih nekad tidak ada pilihan lain, hancurkan JANSON GRUP "


"Baik Tuan"


.


.


.


.


***FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..

__ADS_1


Thank You For Reading ☺***


__ADS_2