
Yuna berjalan keluar kamar vvip bukan menuju ballroom hotel tempat pesta sedang berlangsung tapi langkah nya memasuki satu kamar hotel vvip dan seketika Yuna langsung ambruk tidak bisa menahan lututnya lagi yang sudah sangat lemah dengan kenyataan yang baru diterima nya. Dengan sigap Victor menahan tubuh adiknya agar tidak terjatuh kelantai.
"Apa yang barusan kau lakukan itu semua sudah benar sayang, sekarang kau lihat kehidupan barumu sudah menunggu diluar" Victor menyeka buliran kristal yang membasahi pipi adiknya lalu Dave memberikan handphone nya pada Yuna yang memperlihatkan rekaman cctv didalam ballroom hotel dimana Daniel terliat sedang mencari seseorang dengan bunga ditangannya.
"Daniel.." Yuna menyeka sisa bulir kristal dipelupuk matanya pelan
"Ya dia pasti sudah menunggumu, terimalah dia menjadi teman hidupmu" Ucap Dave dengan mengusap lembut rambut Yuna
Ceklek
pintu kamar hotel terbuka oleh sosok pria tua yang tengah tersenyum dan melebarkan tangan, Yuna yang melihat sosok itu langsung berjalan cepat memeluk Sebastian Moris yang pasti sudah tahu dengan apa yang terjadi.
"Kau adalah cucuku, kau memiliki darah Moris yang tidak akan pernah kalah dari siapa pun itu. Apa aku perlu membereskan sisanya" Sebastian berbicara dengan wajah dingin yang menjadi ciri khasnya.
"Jangan.." Mendengar kata-kata kakeknya Yuna langsung terbayang wajah Raina dan Reksa jika sampai Marvel tiada.
"Kenapa kau masih saja melindungi pria brengs*k itu" Sebastian mengepalkan tangannya dibalik punggung cucunya.
"Aku tidak melindungi nya, aku hanya mengingat wajah dua anak kecil yang akan sedih jika itu terjadi" Kini bayangan manis Raina tengah menari dipikiran Yuna dan sikap lucu Reksa terlihat jelas.
Mommy akan merindukan kalian berdua..
Yuna yang sudah sangat menyayangi Raina dan Reksa merasa sedih karena sekarang pasti akan sulit untuk menemui mereka.
"Kita harus segera menuju pesta, Netra pasti sudah menunggu disana" Ucap Sebastian pelan
Yuna merapikan make up nya yang sempat berantakan karena air mata. Kini Yuna berjalan menuju ballroom hotel bersama Sebastian Moris, Victor dan Dave memecah kerumunan banyak orang yang ada disana.
__ADS_1
Daniel yang melihat sosok Yuna langsung berjalan dan memberikan bunga yang dibawanya pada Yuna.
Setelah menerima bunga dari Daniel, Yuna membisikkan sesuatu pada Daniel.
"Aku akan kembali bersamamu.."
Yuna mengecup mesra pipi Daniel yang sudah tersenyum bahagia mendengar kata-kata yang dibisikan wanita yang dicintainya.
Sebastian dan anggota keluarga Moris menatap senang kini Yuna sudah kembali berada dalam pelukan Daniel lelaki yang selalu memberi kebahagiaan pada Yuna.
Kini Daniel memeluk pinggang Yuna posesive dan beberapa kali mencium mesra pipi Yuna dihadapan banyak orang.
"Hey kami yang mengadakan pesta kenapa jadi kalian yang berbahagia disini, haha" Ucap Netra dengan diiringi senyuman diwajahnya
"Seharusnya kau senang karena sebentar lagi akan menjadi saudaraku" Daniel berbicara tanpa beban dan matanya tidak berhenti menatap wajah cantik wanita yang ada dalam pelukan nya
Sebastian Moris sangat menginginkan cucu kesayangannya bisa kembali bersama Daniel lelaki yang sudah sejak lama dikenal Sebastian. Kini Sebastian bernafas lega karena cucunya sudah kembali pada pelukan lelaki yang tepat.
Seharusnya kau masih bersamaku Hunny..
Karena kebodohanku lah kau pergi dari hidupku..
Apa aku masih bisa membuatmu kembali padaku dan menjalani hidup bersama seperti sebelumnya..
Anak-anak pasti merindukanmu..
Dalam hati yang terdalam aku masih sangat mencintai mu..
__ADS_1
Aku mencintaimu Hunny..
.
.
.
.
**FYI
Novel ini sudah memasuki season 2 ya karena aku tidak akan sering bahas lagi oppa-oppa korea ya hihi ❤
Hallo..
Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..
Alasannya karena Authoor kerja..
Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..
Dan diusahakan setiap hari up ya..
kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..
Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..
__ADS_1
Ditunggu Juga masukan nya ya..
Thank You For Reading ☺**