Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Dilema


__ADS_3

"Tentu.. makanan yang sedang aku makan adalah makanan favorit Yuna"


Andi melihat makanan yang sudah habis di makan Mirna.


"Pancake"


"Ada sama kamu Ndi kamu terlihat tidak seperti biasa nya, apa ini tentang Yuna? ". Menatap Andi dengan serius


"Aku menyukai nya Mir, dia membuat hatiku selalu berdebar". Andi mulai memberi tahu apa yang membuat dia gelisah akhir-akhir ini.


"Huh Andi sudah ku duga kalo kamu menyukai Yuna, tapi kalau boleh aku memberi saran jangan mengungkapkan perasaanmu sekarang-sekarang ini"


Mirna sangat mengenal sahabatnya yang satu ini karna sudah lama diri nya menjadi tempat curhat untuk Andi. Tapi baru sekarang Andi membuka diri untuk seorang wanita karna tidak bisa dipungkiri kalau Andi banyak yang menyukai termasuk ditempat mereka bekerja baik orang Indonesia sendiri atau pun penduduk asli sini.


"Kenapa?". Tanya Andi heran


"Yuna sedang mengalami trauma berhubungan serius dengan lelaki Ndi. Itu asal kenapa dia ada disini sekarang". Tegas Mirna


"Jadi dia sedang melarikan diri? "


"Iya dari rasa sakit yang masih menghantui nya sampai saat ini. "


Berbeda dengan Andree harus mencari tau tentang Yuna tapi Andi mendapatkan informasi sendiri dari sahabat nya yaitu Mirna teman dekat Yuna.


Tanpa harus di minta Mirna langsung mencerita kan alasan kenapa dirinya melarang Andi mengungkap kan perasaan kepada Yuna.


Andi yang mendengar penjelasan Mirna langsung mengerti dan paham bahwa Yuna sedang mengalami trauma.


"Apa yang harus lakukan sekarang Mir?". Tanya Andi dengan tatapan bengong dan tangan yang terus memain makanan yang di pesan tadi.


Ya ampun Andi apa kamu lagi galau hah sampai hal seperti ini pun tidak bisa kamu pikirkan dengan baik. Mirna


"Hemmm Andi Andi apa kamu sekarang mendadak jadi orang b***h !! bersikap lah seprti biasa pada Yuna jangan terlihat kamu sedang membucin pada nya!! " Sambil menjitak kepala Andi agar tidak terus melamun


"Arghh Damn"


"Ayolah Tuan Andi berhenti menjadi orang b***h"


"Mir,,,, Yuna akan mendapatkan kontrak proyek pertama nya. Bagaimana menurut mu Mir?"


"Thats Good Boy"


"Hemmmm"


****

__ADS_1


LOTTE MART


Yuna memutuskan untuk pergi berbelanja kebutuhan sehari-hari ke Lotte Mart, jadi Lotte Mart ini merupakan tempat belanja kebutuhan sehari-hari paling terkenal di Korea Selatan, Nah, Lotte Mart ini adalah salah satu shopping spot yang terkenal sering menghadirkan diskon ya. Produk yang mereka jual bervarian juga, kebutuhan sehari-hari seperti di supermarket, pakaian, sampai snack-snack.


Kalian bisa membeli beberapa snack Korea yang terkenal seperti susu pisang, honey butter chips, crispy seaweed, dan snack lainnya yang sering kita lihat di online shop Indonesia. Asal kalian tahu saja ya, Lotte Mart ini adalah salah satu shopping store yang paling mudah aksesnya dikunjungi oleh turis dari mancanegara, jadi gak usah ragu kalau mau datang kesana karena akan banyak sekali turis yang juga pergi ke sana.


Ketika sedang asik memilih snack ada terikan memanggil nama nya dari kejauhan. suara yang seperti asing tapi pernah di dengarnya mencoba mengingat sebelum mencari sumber suara itu.


Nonaa Rainaa


Yuna mencari suara itu dan ternayata itu suara anak kecil yang ia temui beberpa waktu lalu.


"Aunt masih ingeet sama Raina"


"Tentu nona manis". Yuna berjongkok untuk bisa bicara dengan anak kecil yang terus melihat ke arah nya.


Nona manis yang lucu aku kira tidak akan bertemu lagi dengan mu.


"Aunt datang sama siapa ke sini?" Tanya Raina dengan suara kecil yang menggemas kan


"Aunt Sendiri"


"Aunt kita makan es cream lagi yuk". Ajak Raina pada Yuna yang masih dengan posisi awal nya.


"Tapi ini sudah hampir malam Nona, tidak baik untuk mu berada di luar lama-lama".


"Rainaaaa.. bagaimana kalau besok saja kita pergi membeli nya ini sudah malam, kalau kita pulang terlambat akan membuat Daddy dan Kakek khawatir". Ikut berjongkok untuk bicara pada Raina yang sedang memaksa pada Yuna untuk membeli es cream.


"Benar apa yang kakak mu katakan Nona besok kita pergi membeli es cream Vanilla favorit mu,, promise". Yuna Menunjukan jari kelingking pada Raina


"Seriously". Menatap girang pada Yuna


"Yes.. besok Aunt tidak bekerja jadi kita bisa membeli es cream bersama. Tapi sekarang Nona pulang dan beristrahat lah" mencoba membujuk agar Nona kecil itu cepat pulang karna hari sudah sangat malam


"Baiklah Baiklah".


Raina mencium pipi Yuna karna kemauan nya sudah di turuti.


melihat tingkah lucu menggemaskan Raina, Yuna hanya tersenyum melihatnya.


"Aunt terimakasih sudah membujuk agar Raina mau cepat pulang dari tadi dia sangat susah untuk pulang". Ucap Reksa senang melihat Yuna akrab dengan adik nya.


"Sama-sama Tuan Muda". Yuna mengacak-ngacak rambut Reksa yang tengah tersenyum kepaada nya


menerima perlakuan seperti itu dari Yuna sangat membuat Reksa senang dan langsung memeluk Yuna.

__ADS_1


Yuna kaget dengan Reksa tiba-tiba memeluk diri nya, tapi Yuna tidak menolak pelukan Reksa malah membalas pelukan Reksa sambil mengusap rambut rapi Reksa.


melihat pemandangan yang tidak biasa para pengawal yang selalu mengawal Reksa dan Raina kemana pun sungguh terharu melihat nya.


Karna biasa nya Reksa selalu bersikap tidak ramah pada orang baru dia temui apalagi yang melakukan kontak langsung terhadap adik kesayangan nya itu Raina.


Tuan muda Reksa ada apa dengan anda?


Apa anda nyaman bersama wanita yang baru bertemu 2x itu.


Setelah kepergian Nyonya mungkin anda sangat merindukan pelukan seorang ibu...


Pengawal itu bicara dalam hati melihat apa yang tengah terjadi. Dan pemandangan langka bagi diri nya.


Hey Tuan Muda ada apa dengan anda kenapa tiba-tiba memeluk ku.


Apakah anda sedang menyembunyikan tangisan mu, aku merasakan bahwa diri mu sedang menangis.


Apa yang membuat mu bersedih?


Melihat dari penampilan mu kamu pasti anak dari orang penting sampai ada beberapa pengawal selalu ada di belakangmu.


Apa kamu hidup tertekan di keluarga mu?


Apa kamu mendapat perlakuan tidak mengenakan?


Arghh....mana mungkin untuk berpergian pun ada pengawal yang mengawal mu.


"Menangislah Tuan muda..." Ucap Yuna pelan


Reksa masih belum melepaskan pelukan nya pada Yuna dan berbicara apapun pada Yuna.


Yuna terus mengusap rambut Reksa agar dia lebih tenang dan berhenti menangis.


"Aku merindukan sosok seorang ibu Aunt.. " Dengan suara serak karna menangis mencoba berbicara pada Yuna


"Ahh Kemana dia, kalau dengan memeluk ku Tuan muda merasa tenang peluk lah sampai semua kerinduan itu sedikit mereda".


"Terimakasih Aunt.. " Hanya satu kata yang keluar dari mulut Reksa


Seolah tidak ingin menjelaskan tentang sosok ibu yang dia maksud.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2