Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
Kondisi Yuna


__ADS_3

***Yunaaa...


Aku disini, bangunlah aku rindu senyum manismu..


Jika mencintaimu hanya bisa aku dapat dalam mimpi, aku memilih untuk tidak terbangun lagi karena aku takut ketika aku terbangun aku menyadari bahwa kamu tidak mencintaiku..


Mungkin aku hanya bisa berada disamping mu bukan berada di hati mu..


Dan..


Berpura-pura tidak mencintaimu bukanlah hal yang mudah bagi ku..


Selama aku mengenalmu aku hanya bisa mencintaimu dengan cara ku sediri.


Jika aku boleh meminta pada tuhan, aku akan minta agar kamu berpura-pura mencintaiku sampai...


Sampai kamu lupa bahwa kamu sedang berpura-pura..


Ternyata tuhan memgirim mu bukan sebagai matahari untuk ku melain kan sebagai pelangi, iya pelangi yang hadir dengan segala warna nya yang indah tapi hanya sejenak.


Tapi aku sangat senang bisa mengenal mu memiliki kesempatan bertemu dan kesempatan mencintai, meski itu hanya ada dipikiranku saja..


Setidak nya aku bisa mengenal dan bercanda dengan mu walau hanya sebatas teman*...


Andi yang terus menatap Yuna dengan kondisi seperti itu membuat dada nya merasa sesak.


"Yuna akan baik-baik saja ndi.. " Mirna mengusap pundak Andi yang tidak memalingkan pandangan nya sedikit pun dari Yuna.

__ADS_1


Semua manatap tubuh yang terbaring tanpa gerakan sedikit di dalam ruang rawat.


Tidak ada yang tidak khawatir pada Yuna bagi mereka keberadaan Yuna sangatlah berarti.


Sudah hampir 2 minggu keadaan Yuna belum ada perkembangan belum menunjukan tanda-tanda ia akan sadar, dengan terpaksa Mirna memilih untuk memeberi kabar tentang kejadian yang menimpa Yuna kapada keluarga yg ada diindonesia.


Setelah mendapat kabar bahwa putri nya mengalami kecelakaan, orangtua Yuna langsung terbang ke korea.


Sesampai nya di rumah sakit sangat terkejut melihat kondisi putri nya yang terbaring tidak sadarkan diri.


Orang tua Yuna menemui dokter untuk menanyakan kodisi putri nya seperti apa.


Dokter memberi tahu bahwa Yuna mengalami benturan yang cukup keras dikepala nya, sehingga mungkin saja akan membuat Yuna mengalami amnesia.


Presdir Joe yang sudah hampir 2 minggu selalu berada di rumah sakit memastikan perkembangan Yuna dan beberapa kali masuk ruang rawat mengajak Yuna bicara berharap cara itu bisa membuat Yuna bangun dari koma nya.


Orangtua Yuna tidak menyalahkan siapa pun atas kejadian ini, karna yakin ini semua sudah di atur oleh tuhan.


Kamu memiliki sifat yang sama Yuna seperti orangtua mu..


Presdir kagum dengan ketabahan hati dari orangtua Yuna.


Sudah 5 hari orangtua Yuna berada di korea menunggu kabar baik tentang kondisi Yuna.


dan untuk pertama kali nya semenjak Yuna di rawat Raina baru diberikan izin untuk menemui Yuna oleh Daddy nya.


"Daddy temani ke dalam menemui Aunt Yuna ya.. " Joe berjalan menuntun Raina ke arah ruangan Yuna tapi Raina tidak bergerak melangkahkan kaki nya.

__ADS_1


"Daddy... Raina ingin di temani Aunt Karina boleh" memberi tatapan permohonan pada Daddy nya.


"Baiklah,, tapi ingat janji Raina jangan membuat Aunt Yuna terganggu ya"


"Baik Daddy"


"Karina tolong kamu temani Raina masuk kedalam"


"Baik Tuan"


Sebelum karina membuka pintu Raina menghentikan langkah Karina yang sudah mendekati pintu.


"Aunt... "


"Kenapa sayang,, apa kamu belum siap untuk melihat Aunt Yuna? masih banyak waktu kalau kamu belum siap sayang". ucap Karina pelan sambil berjongkok mengusap rambut Raina.


"Apa benar Aunt Yuna hanya sedang tidur karena meresa kelelahan? tapi kenapa tidurnya lama sekali.. " sudah terlihat kristal-kristal di mata Raina akan membasahi pipi nya.


"Aunt Yuna tidur lama karna dia bilang benar-benar sangat lelah dan Aunt Yuna juga bilang sangat rindu ingin memakan es cream tapi dengan syarat kalau Raina gak boleh sedih apalagi nangis"


"Benarkah Aunt Yuna berpesan seperti itu... "


"Tentu saja benar"


Maafkan Aunt ya udah bohong sama kamu tentang kondisi Aunt Yuna yang sebenarnya


"Ayo kita masuk lihat Aunt Yuna.. "

__ADS_1


__ADS_2