
Hotel xxx
Joe memutuskan untuk tidur disalah satu hotel milik MARVEL GROUP karna jika pulang kerumah pasti akan terjadi perdebatan dengan Ayah nya.
Joe sudah duduk disofa dengan kepala bersandar menunjukan raut wajah sangat lelah.
Dan sekertaris Lee masih berdiri disamping sofa.
"Lee duduklah,, aku ingin bicara sebagai sahabat denganmu"
Tidak banyak orang yang tau seperti apa kedekatan mereka yang sebenarnya.
Lee yang sudah bersahabat sejak masih kecil hingga sekarang tidak pernah merasa dijadikan bawahan oleh Joe karna saat sedang berdua mereka selalu bercerita tentang semua hal termasuk tentang wanita.
"Aku benar-benar kesal dengan sikap bodoh mu Joe" menjitak kepala Joe keras
"Hey kau,, sakit bodoh" melotot sambil mengusap bekas jitakan Lee
"Yunaa orang yang katanya kamu cintai dan akan kamu jaga tapi hari ini kamu sudah berbuat bodoh "
"Oke oke aku mengaku salah,, sekarang kamu bantu aku berpikir agar Yuna percaya lagi"
"Kemarilah" Lee membisikan sesuatu kepada Joe dan langsung membuat Joe tersenyum lebar
"Itu ide bagus,, kalau begitu sekarang kamu urus semuanya dan satu lagi apa sudah kau beli rumah itu"
"Baiklah besok akan ku urus" Lee tidak menatap Joe dia hanya terus memakan cemilan yang ada di meja
__ADS_1
"Sekarang Lee" Joe kesal dengan jawaban yang diberikan Lee hingga menarik piring berisi cemilan yang sedang dinikmati sahabatnya
"Hey kau ini selalu membuatku sulit Joe" menatap sinis dan menarik lagi piring cemilan nya
Joe dan Lee masih saja berdebat hingga membuat Lee pergi meninggal Joe yang terus berteriak-teriak pada Lee karna sudah membuatnya kesal.
Joe kau selalu saja seperti ini,, tidak perlu seperti itu pun aku pasti akan mengurusnya.
Sebelum aku memberitahu rencana nya aku sudah mengatur semuanya agar kau dan Yuna kembali rukun.
"Apa semua oke.. "
"Aman Tuan"
Lee seseorang yang misterius dan jauh lebih menakutkan dari pada Joe saat sedang kesal.
Sebaiknya sekarang aku tidur, hari ini sungguh sangat melelahkan.
Pagi-pagi
"Lee bangunlah apa kau masih tidur" bruk bruk bruk suara gedoran pintu sangat keras
"Hey tenanglah sedikit ini masih sangat pagi kau menggangu tamu-tamu yang lain" Lee membuka dengan wajah dingin sambil merapikan dasi yang dipakai nya.
"Yuna sudah pergi dari rumah sakit bodoh bagaimana bisa aku tenang"
"Oh itu" Lee masih tidak peduli dengan kegelisahan sahabatnya
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan sampai-sampai Yuna bisa pergi dari rumah sakit sementara dia belum sehat" mengangkat kerah baju Lee yang sudah rapi menjadi berantakan lagi
"Tuan Smith yang memberi Yuna akses"
"Apa" melepaskan tangannya yang tadi menarik kerah baju yang dipakai Lee.
"Dan hari ini Yuna sudah ada dikantor lebih tepatnya diruangan kerjanya"
"Tapi diaa.... "
"Sepertinya ini sudah waktunya anda berangkat ke kantor Tuan Muda"
Belum sempat melontarkan kata-katanya Joe sudah dibuka kan pintu oleh Lee agar segera berangkat.
Saat sedang dalam perjalanan Joe terus menelfon Yuna berkali tapi tidak ada jawaban sama sekali.
"Lebih cepat Lee, pelan sekali kau mengemudikan mobil ini"
Apa pelan,, ini sudah cepat Tuan Muda
Anda memang selalu menjadi bodoh saat semua hal yang menyangkut Nona Muda.
.
.
.
__ADS_1