Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa

Terjerat Cinta Ahjussi Rasa Oppa
London #8 Daniel Milan


__ADS_3

Daniel yang duduk ditepi tempat tidur milik Mantan kekasihnya tersenyum senang karena mantan kekasih nya tidak banyak berubah, terlihat masih khawatir dan perhatian padanya.


Saat masih berpacaran dulu, Yuna selalu memberinya perhatian dan selalu khawatir melihat dirinya terluka walaupun itu hanya luka kecil terkena pisau dapur.


Daniel sangat mencintai mantan kekasih nya hingga sekarang karena mantan kekasih nya tulus memberikan cinta untuk nya dan sama sekali tidak memandang harta.


Sampai akhirnya Yuna memilih untuk mengakhiri hubungan mereka dengan alasan akan menetap di indonesia bersama orang tua nya.


Daniel yang menghargai keputusan Yuna saat itu menerima dengan sebuah senyuman tanpa ada kebencian diantara mereka, sehingga sampai sekarang Daniel masih bisa merasakan perhatian mantan kekasihnya.


"Apakah ini sakit Niel" Yuna meraba lebam dibagian ujung bibir mantan kekasihnya yang hanya terdiam.


"Rasa sakit diwajahku tidak ada artinya dengan rasa sakit saat aku tahu lelaki yang menyebut dirinya suamimu sudah membuatmu menangis" Niel mengusap lembut pipi kekasihnya dan melihat mata yang sudah berkaca-kaca.


"Jangan terlalu banyak bicara atau kau akan terus merasakan sakit dibibirmu" Yuna mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin Niel melihat dirinya kembali menangis.


"Apa kau masih mencintainya dengan apa yang sudah dia lakukan kepadamu" Niel mengangkat dagu mantan kekasihnya yang menyembunyikan wajah sedih nya.


"Niel aku mohon...." Yuna memalingkan wajah karena sudah tidak bisa menatap mata lelaki yang pernah membuatnya sangat jatuh cinta.


"Kembalilah padaku, kita akan hidup bersama keluarga kecil kita di indonesia seperti impianmu dulu dan aku akan bekerja keras agar bisa memenuhi semua kebutuhan keluarga kecil kita nanti. Aku tahu aku tidak sekaya lelaki yang menjadi suamimu tapi aku punya cinta yang tulus untukmu"


"Neil.. Kau kenal ku sejak dulu, aku tidak pernah memandang segala sesuatu dengan uang. berhenti merendahkan dirimu"


"Aku masih sangat mencintaimu" Daniel memeluk mantan kekasihnya karena sudah tidak tahan ingin melepas rindu yang sudah lama tidak bertemu.


Neil menatap kedua mata mantan kekasihnya dan perlahan mendekati bibir merah merona yang sangat menggoda dirinya ditambah dengan pakaian sexy yang dikenakan mantan kekasihnya menambah pikiran nya tidak terkontrol.

__ADS_1


"Neil,, aku masih menjadi istri seseorang. Mengertilah" Yuna mundur secara teratur sedikit memberi jarak tubuhnya dengan Neil yang mencoba mencium bibirnya.


"Huh baiklah,, dulu kau selalu menolakku karena alasan belum saatnya dan sekarang kau kembali menolakku karena kau masih menjadi istri orang. Jika kau sudah tidak menjadi istri orang akan segera aku minta dirimu kepada kakekmu" Neil selalu menghargai setiap keinginan mantan kekasihnya dan tidak pernah menunjukkan rasa kesal apalagi marah dengan penolakan yang dilakukan mantan kekasihnya.


Selama Neil berpacaran dengan Yuna tidak pernah sekali pun memaksakan kehendak nya, Neil selalu menjaga wanita cantiknya tidak pernah terpikir untuk merusaknya.


"Neil,, kau memang lelaki baik dan mantan kekasih yang selalu aku rindukan"


"Apa kau pikir aku ini bad boy Nona manis" Neil selalu menggelitiki Yuna saat dirinya merasa gemas pada wanita cantik yang ada didepannya.


"Ah Neil hentikan kau akan membuat gaunku berantakan"


"Lebih baik gaunmu berantakan sehingga kau akan tetap bersamaku dikamar ini"


"Ah Neil"


Neil kembali melihat senyuman diwajah manis mantan kekasihnya yang tadi sempat hilang tertutup awan hitam.


"Neil,, Gaun ini kak Dave yang menyiapkan untukku, kau pasti tahu bagaimana kak Dave, aku akan memakai jas mu jika kau sendiri yang bicara langsung pada kak Dave" Yuna mengusap pipi lelaki yang tengah menghelas nafas panjang dan menggelengkan kepalanya.


Daniel kembali ke tengah pesta dengan menggandeng mantan kekasihnya yang berjalan disampingnya. Daniel merasa percaya diri menggandeng mantan kekasihnya ketengah pesta karena sudah mendapat izin.


"Dasar Dave bodoh sekali memilih gaun yang sangat terbuka untuk adiknya sendiri, lihatlah semua mata penuh nafsu memandangmu Nona" Daniel merasa risih karena banyak sekali mata yang memandangi wanita yang berada disampingnya.


Yuna tertawa kecil mendengar mantan kekasihnya yang terus saja bergerutu kesal. Yuna sangat tahu sejak dulu Niel tidak suka jika dirinya memakai pakaian yang terbuka jadi tidak heran jika sekarang Niel terus saja mengeluarkan kata-kata kesal.


"Hey stop.. kenapa kau terus saja merasa kesal, lebih baik kau cari keberadaan kakakku dan segera bicara pada nya tentang masalah gaun ini agar membuatmu lebih tenang"

__ADS_1



#Daniel Milan


.


.


.


.


***FYI


Hallo..


Untuk hari Senin-Jumat Authoor paling bisa up 1-2 bab saja jadi mohon bersabar ya..


Alasannya karena Authoor kerja..


Untuk weekend diusahakan lebih dari hari-hari biasa ya..


Dan diusahakan setiap hari up ya..


kemungkinan Authoor akan sering up malam ya..


Jangan lupa like, comment, Vote dan Rate bintang 5 ya..

__ADS_1


Ditunggu Juga masukan nya ya..


Thank You For Reading ☺***


__ADS_2