
Aurel sudah jengah dengan Raffa yang bersikap sangat cuek dan bahkan tidak menganggap dirinya ada.
Aurel sekarang memang sudah menjalin hubungan dengan seorang pria yang lebih tua 3 tahun darinya. Seumuran dengan Raffa.
Dan Aurel juga sudah mencintai pria ini dibandingkan dengan Raffa yang hanya Ia kagumi.
Pria yang bernama Riko itu juga mencintai Aurel. Mereka bertemu karna ketidak sengajaan. Dan Riko memang sudah tahu tentang status Aurel.
Tapi Riko tetap tidak mundur karna Riko mendengar sendiri dari Aurel kalau Aurel mencintai dirinya dan hanya mengangumi pria yang Ia ketahui bernama Raffa.
Aurel juga sudah berencana ingin mempertemukan Riko dan Orang tuanya. Dan dia akan menjelaskan semuanya. Dan kali ini Aurel benar benar serius terhadap Riko.
Seperti saat ini, dirinya bahkan rela tidak datang ke acara makan malam yang diadakan kedua keluarga untuk mendekatkan Raffa dan Aurel.
Aurel malah pergi ke pasar malam bersama kekasihnya. Dia benar benar sangat mencintai Riko. Pria dewasa yang lembut, perhatian, Tampan dan juga kaya pastinya.
" Sayang Uda malam pualng yuk" Ajak Riko pada kekasihnya yang masih asyik bermain.
__ADS_1
" Bentar lagi by" Ucap Aurel tanpa menoleh ke arah Riko.
" Ini Uda malam sayang, gak baik anak gadis pulang malam sama cowok" Balas Riko yang membuat Aurel langsung melihat dirinya.
" Aaah kamu dewasa banget sih. Makin cinta deh" Ucap Aurel langsung memeluk Riko.
***
Mobil Riko telah sampai di depan gerbang rumah Aurel.
" By aku pulang dulu ya. Kamu langsung pulang terus mandi terus bobok dan mimpiin aku" Ucap Aurel manja dan hendak membuka pintu mobil.
" Sayang kamu tau kan aku gak pergi ke pertemuan sama tuanangan aku karena alasan sibuk. Dan sekarang masa iya sih kamu ketemu orang tua aku. Tunggu waktu yang tepat ya sayang" Bujuk Aurel pada Riko.
" Oke Minggu depan aku akan datang dan langsung ngelamar kamu." Jawab Riko santai.
" Kok mendadak By?" Tanya Aurel heran.
__ADS_1
" Ga papa sayang. Kamu masuk gih. I Love you"
***
Raffa sedang duduk di balkon kamarnya. Menikmati angin malam yang menusuk kulit. Fikirannya menerawang jauh ke masa SMA. Masa yang paling indah untuk Raffa karna ada sosok gadis ceria yang merubah hidupnya.
" Lia kapan kamu pulang?" Satu pertanyaan yang terus Raffa tanyakan pada bintang setiap malamnya.
Sekarang Raffa sudah cukup sukses. Perusahaan nya semakin berkembang. Tapi bagi Raffa untuk apa semua pencapaian itu jika Lia tidak kunjung pualng dan menemuinya.
Ingin rasanya Raffa pergi ke Inggris dan bertemu dengan Lia. Tapi Raffa menahan semua itu demi menepati janjinya pada surat yang diberikan Lia untuk menunggunya.
Raffa sudah sering berkunjung ke rumah orang tua Lia dan menanyakan kabar serta kepulangan Lia. Namun mereka hanya mengatakan jika Lia masih bersekolah disana.
Dan saat ini Raffa seperti kehilangan jati dirinya. Jika dikantor Raffa menjadi atasan yang tegas dan berwibawa maka berbeda jika dia sudah berada di kamar.
Di balkon kamarnya pria itu akan terlihat sangat rapuh. Langit malam selalu menjadi saksi bisu Raffa yang menangis dan terlihat putus asa.
__ADS_1
" Lia kapan kamu pulang? Aku sangat rindu. Aku berharap kamu tidak berubah dan tetap mengingat aku" lirih Raffa menangis.