Ternyata Kita Berjodoh

Ternyata Kita Berjodoh
Pertemuan dua keluarga


__ADS_3

Keesokan harinya Papa Aurel dan istrinya pergi menemui keluarga Raffa tanpa diketahui oleh Aurel.


Setelah sampai disana mereka langsung duduk di ruangan VVIP dan menunggu kedatangan keluarga Raffa.


Sekitar 5 menit menunggu datanglah Papa dan Mamanya Raffa tanpa adanya Raffa disana. Dan hal itu semakin memqperyakin papa Aurel untuk membatalkan perjodohan ini.


" Maaf lama menunggu" Ucap Papa Raffa.


" Raffa tidak ikut?" Tanya papa Aurel.


" Iya dia sedang sanagt sibuk sekarang" Dusta papa Raffa. Padahal Raffa memang menolak mentah mentah ajakan dari papanya.


" Langsung ke intinya saja ya, saya ingin menanyakan tentang sikap Raffa selama ini pada Aurel" Ucap papa Aurel tegas.


" Maksudnya?" Tanya papa Raffa bingung.


" Begini, saya mendapatkan aduan dari anak saya kalau selama ini Aurel selalu dicuekin dan tidak pernah dianggap oleh Raffa. Dan saya ingin menanyakan langsung pada anak anda" Jelas papa Aurel.


" Oh terkait hal itu. Mungkin Aurel yang masih terlalu kekanakan dan tidak mengerti Raffa" Ucap Papa Raffa berbohong. Padahal jelas jelas dia tahu kalau Raffa sellau cuek terhadap Aurel.


" Jadi anda bilang disini anak saya yang salah?" Tanya papa Aurel yang mulai tersulut emosi.

__ADS_1


" Oh tidak, saya hanya ingin memberi tahu fakta" Jawab papa Raffa santai.


" Baiklah kalau begitu perjodohan ini saya batalkan" Ucap papa Aurel tegas.


" Apa-apaan ini?! Hanya karna masalah sepele. Dan anda tidak bisa membatalkan secara sepihak"Jawab papa Raffa yang juga sudah mulai emosi.


" Kenapa tidak bisa? Anak saya tidak pernah dianggap oleh anak anda. Dan saya rasa itu adalah hal yang wajar bukan jika saya membatalkannya. Saya hanya ingin ana saya bahagia. Tidak perduli itu dengan siapa" Jelas papa Aurel tegas dan langsung menggandeng tangan istrinya kelaut dari restoran.


" Pa sudahlah biarkan saja. Mungkin memang papa tidak perlu menjodohkan Raffa" Ucap mama Raffa saat orang tua Aurel pergi.


" Ma papa hanya ingin yang terbaik untuk anak kita" Jawab papa Raffa.


" Pa, anak kita tau apa yang terbaik untuknya" balas mama Aurel.


Orang tua Aurel pulang ke rumah dan langsung menuju kamar anaknya. Mereka mengetuk pintu karna pintunya terkunci.


Tok..Tok..Tok..


" Aurel, ini mama sayang" Panggil mama Aurel karna pintu tak kunjung dibuka.


ceklek

__ADS_1


" Mama ? papa?" Ucap Aurel masih dengan mata mengantuk. Dia baru saja bangun tidur karna orang tuanya.


" Aurel bisa kita bicara?" Tanya papa lembut.


" Kita tunggu dibawah ya" Sambung mama Aurel yang langsung menggandeng tangan suaminya turun kebawah.


Aurel langsung masuk ke kamar dan membersihkan dirinya. Setelah selesai bersiap dia turun ke bawah dan duduk di depan orang tuanya.


"Jadi, kenapa Ma Pa?" Tanya Aurel saat dia sudah duduk di sofa depan kedua orang tuanya.


" Papa sudah bertemu dengan keluarga Raffa dan kami sudah membatalkan perjodohan kalian" Terang Papa.


" Beneran Pa? Makasih" Pekik Aurel senang yang langsung memeluk papanya.


" Tapi pa, Papa Nerima Riko kan?" Tanya Aurel hati hati saat dia sudah mengurai pelukannya.


" Suruh dia datang Minggu depan" Jawab papa santai.


" Makasih Papa" Ucap Aurel sangat senang.


" Sama sama, kami ke kamar dulu ya" Pamit papa menggandeng tangan mama Aurel dan membawanya ke kamar mereka.

__ADS_1


" Yes! akhirnya aku bisa sama Riko, seneng banget deh" batin Aurel.


__ADS_2