Ternyata Kita Berjodoh

Ternyata Kita Berjodoh
Kecewa


__ADS_3

Lia pulang ke apartemen dengan keadaan yang sudah lebih baik, tadi dia sempat mampir ke taman yang terlihat sangat asri. Lia melimpahkan semua kekesalannya disana. Dan sampai tak ingat waktu, sore hari dia baru pulang.


ceklek.


" Lia Lo kemana aja " teriak Lily heboh. Dari tadi Lily dan Viona sudah mencoba menghubungi Lia. Namun bukannya diangkat, Lia malah mematikan hp nya.


" Gue cuma ke taman kok " jawab Lia santai, gadis itu terus berjalan menuju kamarnya.


" Terus kenapa hp Lo mati? Kita khawatir tau" protes Lily mengikuti Lia sampai di depan pintu kamar.


" Gue cuma lagi badmood aja " jawab Lia santai, membuka pintu kamarnya dan merebakan dirinya di tempat tidur.


" Badmood ? kenapa? " Tanya Lily yang juga ikut masuk dan duduk di tepi tempat tidur.


" Gue mandi dulu nanti gue ceritain, Lo keluar gih " jawab Lia masih dengan posisi rebahan nya.


" Oke deh Lo mandi, gue keluar dulu ya " Ucap Lily beranjak keluar.


" Eh Viona mana? " Tanya Lia saat Lily sudah ingin menutup pintu.


" Di dapur dia, biasalah masak " jawab Lily kemudian menutup pintunya.

__ADS_1


***


Selesai makan malam yang dimasak oleh Viona, mereka bertiga naik ke atas, ke kamar Lia. Rencananya malam ini mereka bertiga tidur di kamar Lia.


" Oke deh sekarang Lo cerita " Ucap Lily ketika mereka sudah naik ke tempat tidur, sudah mengenakan piyama couple, persis seperti kakak adik.


" Cerita apa ? " Tanya Viona bingung, karna sedari tadi hanya memasak, Viona tak tahu kabar terupdate di rumah.


" Dengerin aja deh " jawab Lily yang juga belum tahu alasan dibalik badmood nya Lia.


" Mau tau banget nih ? " Tanya Lia malas, masih badmood dia.


" Cerita dong mbak, aku penasaran nih " sahut Viona antusias.


" Jadi tadi aku ditembak cowok " Ucap Lia memulai cerita.


" What?" Pekik Lily dan Viona bersamaan.


" Nah, dia bawa aku ke tempat romantis. Disitu dia ungkapin perasaan nya sama aku. Disitu aku ga percaya dong, kita baru ketemu beberapa Minggu tapi dia Uda bilang cinta aja " Sambung Lia menghentikan ucapannya, ingin melihat reaksi dari dua orang didepannya.


" Terus mbak terima?" Tanya Viona antusias.

__ADS_1


" Siapa cowok itu ?" Tanya Lily, jika Viona lebih penasaran pada respon Lia, maka Lily lebih penasaran sosok pria yang mencintai Lia. Lily harus membuktikan jika pria itu baik atau tidak.


" Nah karna aku kurang percaya sama dia, aku tanya dong kenapa dia bisa cinta sama aku padahal kita baru ketemu beberapa Minggu. Aku gak maulah kalo dia cuma main-main aja, aku mau kalo menjalin hubungan harus serius " Lanjut Lia.


" Terus ?" tanya Lily dan Viona bersamaan.


Lia menghembuskan nafas nya pelan, " Dia bilang dia Uda tau gimana sikap aku " jawab Lia dengan raut wajah yang sangat terlihat jelas kecewa.


" Maksudnya ?" Tanya Lily pelan.


Dengan menarik nafas dalam, Lia berkata " Sikap aku mirip sama sikap wanita yang diacintai " jawab Lia dengan hati yang sakit, jujur dia juga mempunyai perasaan pada Farrel, meskipun sedikit namun tetap saja sakit.


Lily masih diam mencerna ucapan Lia, sementara Viona sudah tertidur pulas tadi.


" Wanita yang dicintai ? siapa ?" Tanya Lily hati-hati.


Lia menggeleng, " gue juga gak tau, tapi yang pasti dia cinta sama gue karna sikap gue mirip sama wanita yang dia cintai itu. " Terang Lia.


" Jadi dia mau jadiin Lo pelampiasan? Wah kurang ajar tu orang, siapa dia?" ucap Lily menggebu-gebu, tersulut emosi saat tahu ada lelaki yang mempermainkan perasaan sahabatnya.


Lia menggeleng, " Uda Li, gausah mending kita tidur yuk " Ajak Lia berusaha tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2