
Mereka sampai disan asaat jam menunjukan pukul 10.00, perjalanan hanya memakan waktu 3 jam. Karna memang lokasi liburan mereka ini tidak terlalu jauh dari kota tempat tinggal.
Mobil Raffa yang duluan sampai karna Rizky atau asisten Raffa memang melajukan mobilnya kencang atas perintah Raffa.
Lia terbangun saat merasa ada pergerakan dari bahu yang Ia jadikan senderan. Gadis itu menggeliat pelan, dengan perlahan Ia membuka matanya. Gadis itu melihat kesekitar, tidak ada orang.
Lia merenggangkan tubuhnya yang sedikit sakit karna tidur dalam posisi duduk. Gadis itu kemudian melirik keca mobil. Lia melihat Farrel ada disana. Dengan tersenyum cerah Lia keluar dan langsung menghampiri Farrel yang memunggungi nya.
" Kok aku gak dibanguni sih?" Tanya Lia yang sudah berada di samping pria itu.
Raffa sedikit terkejut, Ia menoleh. Pria itu tersenyum tipis. " Kamu nyenyak banget" Jawab Raffa dengan senyumannya.
Lia memalingkan wajahnya kearah lain. Melihat senyuman itu membuatnya gugup.
" Emm yang lain belum sampai?" Tanya Lia mengalihkan pembicaraan.
Raffa menggeleng, " Belum " jawab pria itu singkat.
" Oh ya ini Fila nya?" Tanya Lia yang tak sengaja melihat Fila besar di sampingnya.
" Iya, kita masuk duluan yuk" Ajak Raffa menarik lembut tangan Fia.
Lia hanya mengangguk, gadis itu mengikuti Farrel yang ingin membawanya masuk.
" Woy tungguin" Teriak Lily yang baru sampai dan keluar dari mobil.
Lia menghentikan langkah Farrel dengan memegang tangannya. Gadis itu berbalik. Tampaklah Lily yang sedang berjalan kearahnya dengan Dave dibelakangnya yang membawa tas ransel tadi.
" Udah yuk" Ajak Lily setelah gadis itu sudah berada disana.
" Eh Viona mana?" Tanya Lia seraya melirik kearah belakang.
Lily menggeleng dengan santai. " Palingan juga lagi pacaran" Jawab Lily enteng.
" Jadi si asisten itu emang beneran pacar Viona?" Tanya Lia memastikan. Tadi Lia tak percaya saat asisten Farrel mengatakan pacar Viona.
__ADS_1
" Uda ayo masuk" Ucap Raffa dengan dingin dan tegas. Membuat orang yang ada disana manjadi tegang seketika, kecuali Dave.
Lia segera berjalan masuk kedalam menyusul Farrel yang sudah duluan. Lily yang melihat itu langsung mengikuti Lia. Dan Dave, pria itu masih menelepon asistennya untuk terus meng-handle perusahaan.
Lia duduk di sofa mengikuti Farrel. Gadis itu menatap kagum pada interior bangunan Fila ini. Sangat mewah.
Lily memilih mengitari ruangan yang sangat mewah ini. Gadis itu berjalan-jalan dari satu ruangan ke ruangan lainnya.
Lia mengambil hp nya yang berbunyi dari tas kecil yang ia Selempang kan ke bahunya. Gadis itu mengangkat panggilan yang tersenyata dari Viona.
" Hallo yang lagi pacaran" Ucap Lia dengan tersenyum menggoda.
" Apansih mbak " Jawab Viona malu.
" Kamu mau bilang kamu pacaran dulu kan. Ga papa kamu pacaran aja" Ucap Lia yang seakan tahu maksud dari gadis itu.
" Emm iya mbak. Aku mau minta izin buat jalan-jalan sama Rizky di sekitar sini" Jawab Viona sedikit sungkan.
" Oh oke gak papa. Tapi jangan pulang lama-lama. Terus hp kamu atau si pacar kamu itu aktif terus ya. Mbak kabari nanti kalo kita mau keluar atau apalah" Jelas Lia dengan nada santai.
" Siapa?" Tanya Raffa lembut.
Lia mengernyitkan dahinya heran, gadis itu menggeleng gelengkan kepalanya sambil melihat kearah Farrel.
" Apa?" Tanya Raffa bingung.
" Kamu aneh tau gak. Tadi aja kamu dingin bangetm Eh sekarang kok bisa jadi hangat gitu sih" Cibir Lia tersenyum mengejek.
" Karna kamu spesial" Jawab Raffa dengan santai.
Deg.
Jantung Lia rasanya ingin meledak sekarang. Senyum yang tadinya ingin mengejek Farrel menghilang. Gadis itu hanya diam membeku mendengarkan tiga kata yang baginya mempunyai airti yang besar.
" Emm aku mau susul Lily ya. Aku mau, mau lihat-lihat apa sih namanya emm Fila ini. Yaudah aku pergi dulu" Lia yang sangat gugup itu segera mencari alasan agar bisa pergi dari sana. Gadis itu segera mengucapkan alasan yang terlintas di otaknya. Dengan cepat Lia langsung beranjak dari sana menyusul Lily yang dia sendiri tak tahu ada dimana.
__ADS_1
Raffa tersenyum tipis melihat itu. Pria itu keluar dari Fila menuju halaman. Ia ingin melihat-lihat pemandangan sekitar.
***
Lia berjalan mengitari Fila itu. Gadis itu mantap kagum disetiap langkahnya. Lia berhenti di bagian belakang Fila. Ada halaman luas yang beralaskan rumput. Gadis itu melihat Lily ada disana sedang bermain ayunan dengan hp ditangannya.
Lia tersenyum tipis, Ia barlqlu dari sana dan pergi ke bagian yang lain. Dering hp membuat Lia menghentikan langkahnya. Lia mengambil hp yang berada di kantong celananya.
Senyum cerah hadir di bibirnya ketika tahu siapa yang meneleponnya.
" Kenapa?" Tanya Lia denagn bibir tersenyum.
" Jalan-jalan yuk" Ajak Farrel yang berada di halaman depan.
" Kemana?" Tanya Lia bersorak senang dalam hatinya.
" Ke sekitar sini aja" Jawab Farrel sembari mengedarkan pandangannya.
Lia mengangguk" Oke kamu dimana?" Tanya Lia seruqyq berjalan ke depan.
" Aku dihalaman depan" Jawab Farrel melihat kearah pintu
" Oke" jawab Lia langsung mematikan panggilannya. Gadis itu segera memasukan kembali hp nya dan berjalan keluar menuju halaman depan.
" Disini" Panggil Raffa setengah berteriak. Pria itu melihat Fia yang celingak-celinguk mencari nya.
Lia menoleh ke asal suara. Gadis itu tersenyum. Dengan segera, Lia berjalan kearah Farrel dengan setiap langkahnya yang terus berdebar.
" Yaudah yuk" Ajak Lia semangat.
Raffa mengangguk, pria itu menggandeng lembut tangan Fia. Lia tersenyum melihat itu. Gadis itu hanya ikut saja saat Farrel mulai menariknya membawanya ke suatu tenpat yang Lia yakin pasti indah.
***
...Jangan lupa komen🥰...
__ADS_1
...Author selalu menunggu 😉...