
Wayan adalah sahabat lama Hans .Dahulu mereka sangat dekat ketika belajar melukis bersama di galeri milik pak Ketut seorang seniman asal Bali . Sudah hampir tujuh tahun mereka tak berjumpa karena kesibukan masing masing .
"Aku ingin dua lukisan mu Hans "
" lukisanku bukan untuk dikomersilkan .Hanya hoby saja tidak pantas ikut pameran "
"Ayo lah Hans aku tau sekali kualitas mu seperti apa .lagi pula ini untuk amal "
" Baiklah kau bisa datang ke alamat ini .Aku menyimpan semua harta karunku di sana " Hans tertawa
"Baik Hans besok aku akan kesana "
Kemudian keduanya saling bertukar cerita selama mereka tidak bertemu . Ada tawa juga terkadang saling mengerutkan dahi karena terheran heran .
keesokan harinya Hans sudah menunggu Wayan di ruang rahasianya . Di mana hampir seluruh lukisannya ia simpan .Wayan datang pagi sekali .Hans mengajak Wayan untuk memilih lukisan yang akan di pamerkan .
Tiba tiba saja Wayan berhenti pada lukisan gadis termenung .Hans langsung kaget .
" Hans lukisan ini sangat cantik dan aku terbawa oleh suasana yang kau gambarkan ."
" Kau pilih yang lain ini sangat berarti bagiku "
" Kau seharusnya sudah bisa mengadakan pameran tunggal . Aku harus membawa lukisan termenung ini sebagai master piece "
" Tetap tidak ,masih banyak yang lainya Wayan, jangan memaksa "
" Aku janji akan mengembalikannya Hans yang ini tak bisa di tukar materi .Biarkan orang lain ikut menikmati keindahannya "
"Kau harus menjaga lukisan satu ini dengan nyawa mu "
" Tentu Hans dan yang mana yang kau iklaskan untuk lelang "
" Terserah ,tapi gadis termenung harus kembali "
" Baiklah aku pilih yang ini " Wayan menunjuk lukisan alam yang sangat
indah "
" Ambilah "
Hans mempercayakan lukisannya untuk di pamerkan oleh Wayan .Wayan menyerahkan undangan pameran pada Hans .
" Datanglah ke pameran ini kau akan lihat keajaiban gadis termenung mu mengguncang pameran "
" Aku tidak janji bisa hadir tapi aku berusaha untuk hadir "
":Baik lah Hans aku sudah mendapatkan yang aku inginkan dan aku minta pamit "
" Ingat kau harus menjaga gadis termenung ku dengan jiwa ragamu "
***
Arman sudah berdiri di dekat mobil Radit .Arman gelisah menanti .Radit keluar dari rumah . "Seperti perempuan saja berdandannya lama " gerutu Arman dalam hati .
Tidak lama Radit keluar dengan setelan formal yang menawan . Radit melihat wajah Arman yang sudah kesal .Senyum Radit mengembang
" Kau kesal Arman ?.masih banyak waktu untuk pergi kesana . Sebenarnya aku malas memaksakan diri untuk bertemu tuan Raka .Pria sombong itu seperti melatih kesabaran ku . "
" Aku tidak kesal, hanya bosan menunggu mu "
" Ayo berangkat "
Keduanya meluncur menuju tempat pameran lukisan di adakan . Jarak tempat pameran dari rumah Radit tidaklah jauh hanya menempuh tiga puluh menit perjalanan .
Gedung tempat pameran sudah terbuka lebar .Banyak pengunjung yang datang .Rupanya acara ini sudah di persiapkan dengan matang oleh panitia .
Sepuluh menit dari Radit datang acara pembukaan pameran di lakukan . Radit datang tepat waktu . Pejabat setempat meresmikan ada ramah tamah antar sesama pengusaha .
__ADS_1
Radit mulai menikmati setiap lukisan yang terpampang . Mengagumi setiap detil dan juga gradasi dari warna warna yang tersapu di kanvas membuat keajaiban yang indah
Tiba di depan ruangan special Radit terpaku pada sebuah lukisan yang membuat hatinya remuk .Lukisan gadis termenung .Bibirnya bergetar memanggil nama istrinya Anisa .
Tangan Radit mengusap pigura yang berbatas kaca . Air matanya meleleh
" Kau kah ini Anisa , dimana kamu .Apakah kau memanggilku lewat lukisan ini "
" Kau terbawa suasana tuan Radit " seseorang menyapa dengan ramah .
Radit menoleh pria setengah baya sedang tersenyum menatapnya . Radit mengusap bulir bening yang sempat mengalir
" Tuan Raka , Ya saya sangat menikmati lukisan ini .Wajah dalam lukisan ini..."
" Saya tau wajah ini cantik sekali sangat mirip dengan istri anda . Meskipun hanya sekali saya melihat nyonya Radit ketika resepsi pernikahan .Tapi wajah cantiknya sangat berkesan di ingatan setiap orang "
" Ah ..Terimakasih untuk pujiannya "
" Saya turut berduka tuan Radit atas kepergian istri tercinta Anda "
" Hentikan dia belum meninggal di masih hidup .Dia pasti kembali " ucap Radit tegas
Tuan Raka terbelalak dengan ucapan Radit .Teryata gosip yang beredar benar .Tuan Radit belum bisa menerima kenyataan jika istrinya telah tiada .Tuan Raka turut prihatin .
" Saya doakan tuan Radit " Ucap Raka sambil pergi meninggalkan nya
" Untung saja aku selalu menolak untuk bekerja sama dengan tuan Radit . Dia punya gangguan mental teryata "kata hati tuan Raka .
Arman menyaksikan adegan itu . Dia merasa sangat kesal dengan Radit .Kenapa bosnya bisa jadi begitu bodoh .Mengumbar kelemahannya sendiri . Niat kemari untuk mendapat simpati tuan Raka tapi justru memperparah keadaannya .
" Bos kenapa justru membuat tuan Raka marah "
" Kamu pikir kata katanya tidak menyakitkan .Dia mengatakan istriku sudah meninggal .Dalam mimpiku Alea mengatakan bundanya masih hidup "
" Mimpi terjadi dari dorongan bawah sadar. Bos yang ingin Bu Anisa hidup ''
" Jangan tersinggung bos "
" Lihat Arman lukisan ini ! Wajahnya , sorot matanya gesturnya sangat mirip dengan Anisa .Tolong kau cari info siapa pelukisnya dan Aku mau lukisan ini jadi milikku "
" Tapi bos lukisan yang disini tidak untuk di jual kalau bos mau lukisan yang di lelang ada di sebelah sana "
" Cari tau caranya aku tidak mau tau "
" Bos jadi ikut lelang tidak ?"
" Aku mau disini ,Aku sangat merindukan Anisa "
" Bos ..?"
Radit menatap kesal pada Arman .Ia tidak mau di ganggu .Radit merasakan Anisa sedang menantinya .
" Pergilah Arman lakukan sesukamu asal jangan kau ganggu aku " tegas Radit .
Ada seorang pria yang sedari tadi memperhatikan tingkah Radit . Hans berdiri di ujung sana . Memperhatikan Radit yang tidak berkedip menatap lukisan gadis termenung .
Perasaan Hans silih berganti ,ada penyesalan dan ketakutan . Seharusnya tak membiarkan Wayan membawa lukisan gadis termenung nya . Akan semakin mudah untuk menelusuri jejak Alea .
Radit dan Alea sama sama saling terkoneksi .Meskipun terbentang jarak dan juga lupa ingatan . "Begitu besarkah cinta mereka ?" batin Hans bergemuruh menepis segala kemungkinan . " Tidak , aku lah lebih mencintai Alea yang bisa menerima Alea utuh meski ada bayi di perutnya aku tetap mencintainya " tepis Hans dalam hati .
Hans meninggalkan galeri dan berpesan pada Wayan jika ada Orang yang ingin tau siapa pelukis gadis termenung agar di rahasiakan .Hans tidak mau meninggalkan jejak yang bisa di telusuri .
Radit masih di depan lukisan gadis termenung . Disebelahnya ada seorang pria paruh baya .Ikut menikmati lukisan gadis termenung
" Anda sangat tertarik tuan Radit ?"
Radit menoleh sekilas . Dipandangnya Pria paruh baya yang cukup nyentrik . Beliau terkenal sebagai raja di bidang Arsitektur .
__ADS_1
"Tuan David senang bertemu anda "
"Saya juga merasakan kerinduan gadis ini tuan Radit "
" Benarkah ? Wajah ini sangat mirip dengan istri saya "
" Saya dengar kabar itu saya turut ber.."
"Jangan katakan, saya yakin istri saya masih hidup . Meski orang lain menganggap saya orang gila "
" Tidak ada yang tidak mungkin tuan Radit jangan hiraukan anggapan orang lain "
" Terimakasih sejauh ini hanya tuan David yang mempercayai keajaiban "
" Semua yang ada di bumi Adalah keajaiban kita hanya manusia "
" Terimakasih tuan David "
" Dengan senang hati , Oh ya saya akan memberi bantuan untuk masalah projek mall yang sedang di bangun, karena kau pria yang percaya dengan keajaiban "
" Tuan David benarkah ?Saya sudah menghubungi tuan Raka yang sombong .Tapi justru keajaiban Tuan David sang Raja Arsitek mau membatu saya .Alhamdulilah ..."
" Besok saya akan mengoreksi desain yang bermasalah tanpa merubah fungsinya "
" Tim saya akan datang ke kantor bapak besok pagi "
" Tidak usah saya yang akan datang sendiri "
" Tuan David terima kasih "
Keduanya terlibat perbincangan yang akrab .Sembari menilai lukisan lukisan yang terpampang .
***
Radit menghempaskan tubuhnya di atas ranjang .Matanya menatap langit langit .Saat seperti ini lah saat yang paling menyakitkan bagi Radit . Bayangan indah kebersamaan dengan Anisa akan datang silih berganti .
Dadanya kembali sesak andaikan pantas ingin ia menjerit memanggil Anisa memanggilnya dan meluapkan perasaan rindunya . Setiap malam Radit akan patah hati .
Radit terpaksa meminum obat penenang yang dokter resepkan . Tanpa obat Radit tidak bisa tidur .Ia akan terjaga sepanjang malam dan menangisi Anisa .
Pukul delapan pagi Radit akan pergi kekantor setelah bersiap . Ia melihat Bu Ratna lebih kurus. Sudah beberapa hari Radit tak menemui bu Ratna ada perasaan bersalah .Ia tidak memperhatikan wanita paruh baya itu .
" Ibu tidak sarapan ?"
" Sudah " ucap ibu berbohong .Akhir akhir ini bu Ratna kehilangan semangat untuk hidup . Ia sering melupakan jam makannya . Ia juga merasa sangat kesepian .
" Ibu harus sarapan jangan sampai kurus begini . Nanti Anisa akan memarahiku Bu, melihat ibu kurus begini .Ibu mau makan apa biar saya pesankan "
" Sudah lah nak Radit jangan terlalu memberi ibu harapan . Ibu lelah menanti ...rasanya ibu ingin bersama Alea saja "
" Ibu jangan pernah menyerah untuk orang yang kita cintai "
" Ibu sedih nak Radit terus begini .Tidak bisa menerima kenyataan Anisa ..."
" Ibu aku mohon jangan pernah katakan hal yang paling aku benci . Jika ibu tidak mengharapkan Anisa pulang jangan halangi saya untuk tetap menanti nya Bu saya yakin sekali Anisa akan pulang ,Anisa masih hidup "
" Ibu harap semua keyakinan mu terjadi " air mata Bu Ratna meleleh
" Bu semalam aku melihat pameran lukisan ada lukisan gadis yang sedang termenung wajahnya mirip sekali dengan Anisa .Ini juga pertanda jika Anisa masih ada Bu .Ibu tidak percaya lihatlah aku memotretnya "
Radit memberikan ponselnya pada Bu Ratna . Memperhatikan lukisan yang tertangkap kamera .Memang benar sekali setiap inci dan guratan di wajah lukisan milik Anisa .Bu Ratna semakin tersedu
" Aku minta doa ibu ,jika ibu yakin. Doa ibulah yang paling cepat terkabul "
" Nak Radit maafkan ibu .Harusnya ibu lebih percaya padamu .kamu benar benar mencintai Anisa . Di hati terdalam ibu juga merasa Anisa masih hidup . Hanya saja ibu merasa iba dengan kesedihanmu yang berkepanjangan .Ibu ingin kamu bahagia nak "
" Bahagiaku bersama Anisa Bu .Doakanlah Anisa segera ditemukan .Seandainya tersesat cepat mendapatkan jalan pulang seandainya sakit cepat di sembuhkan . Agar bisa berkumpul dengan kita "
__ADS_1
Mata Radit menerawang jauh . Hatinya begitu sakit dan merana memendam perasaan yang orang lain tidak mempercayainya . Mereka menganggap penantian Radit sia sia . .....