Tetanggaku Duren (Duda Keren)

Tetanggaku Duren (Duda Keren)
51.Jalan jalan


__ADS_3

Masuk ke dalam sebuah angkringan .Atta memesan menu khas kota Jogya.Ibu penjual angkringan sepertinya sangat mengenal Atta .


" Tumben nak Atta kemari bawa gandengan cantik "


" Buk Nah bisa saja, emang biasanya saya kesini juga bawa gandengan cantik kok " kilah Atta tak mau kalah


" Iya yang biasa dibawa memang cantik, tapi itukan ibumu nak Atta "


" ha .ha...ha " Atta tertawa lepas mendengar celoteh buk nah pemilik Angkringan .


" Saya itu adil buk, yang tua saya ajak yang muda juga saya ajak jalan "


" Iya...iya...sak karepmu nak Atta " ujar buk Nah sembari meletakan pesanan Atta dan Rinda


Atta dan Rinda mengambil tempat duduk yang paling ujung . Keduanya duduk lesehan. Sayup sayup suara pengamen jalanan terdengar dari angkringan sebelah lagu lagu pop Jawa moderen dilantunkan .


" Mas Atta sering kesini, ibuknya sampai hafal ?"


" Dia itu temen ibu, Rinda .Dulu rumah kami juga berdekatan .Aku sering nganter ibu ke Angkringan Buk Nah ,biasa ibu ibu suka reuni sekalian makan malam ."


" Oh ..."


Kota ini benar benar sangat hangat serasa ada di kampung halaman sendiri .


" Mas Atta tau gerai batik tulis SABDA ALAM BATIK ? Papi ingin di belikan kain batik . Aku liat di di internet lokasinya ada di dekat sini " tanya Rinda tiba tiba


" Oh iya ada ,gak jauh kok " jawab Atta


" Bisa Antar ke sana nanti mas ? "


" Boleh "


Keduanya menikmati makan malam .Sesekali Atta mencuri pandang pada Rinda yang sedang menyuap makanannya .


"Kamu suka makanan khas sini Rinda "


" Ya lidahku menerima dengan baik masakan apapun selagi perut lapar " tukas Rinda ringan .


" Kamu memang the best .Terima kasih sudah mau jalan jalan dengan ku "


" Kebalik mas Atta harusnya aku yang terima kasih, sudah di perbolehkan ikut jalan jalan "


" Wah aku tersanjung dokter Rinda berkata seperti ini "


Telepon Atta bergetar ada pesan masuk dari bude Ratna mengabarkan jika Anisa sudah melahirkan dengan selamat .Atta tersenyum simpul


" Rinda aku sudah punya ponakan baru .Mba Anisa sudah melahirkan bayi laki laki "


"Oh ya ,sukurlah , aku ingin sekali melihat bayi mungilnya "


" Kalau kau mau kita bisa nengok ke Jakarta bersamaku "


" Sayangnya saat ini aku belum bisa kembali ke Jakarta .Jadwal mata kuliahku padat "


"Yah bisa lain waktu " ucap Atta dengan perasaan sedikit kecewa


" Aku sudah selesai mas makannya"


" Ya sudah kita ke gerai SABDA ALAM BATIK "


Atta mendekati buk Nah pemilik Angkringan .Dan membayar makan malam mereka .


" Mas Atta pakai ini saja " Rinda menyodorkan uang ratusan ribu .


Atta tentu saja menolak uang dari Rinda .Ia dengan halus menolaknya .


" Kalo cuma makan di angkringan aku masih bisa traktir Rinda "


" Nduk besok lagi jangan mau diajak ke angkringan minta sama mas Attamu ini ke restoran mahal " Sahut buk Nah penuh arti


" Ndak papa Bu justru di Angkringan jadi bisa icip icip makanan kas sini '' jawab Rinda


" Nak Atta ,kamu itu beruntung dia cantik dan baik " ucap Buk Nah pada Atta .


" Satu lagi buk Nah, dia juga pinter .Dokter yang sedang ambil spesialis buk" ujar Atta menambah pujian dengan bangga

__ADS_1


" Wah nak Atta kaya yang kejatuhan bulan saja "


" Kami pamit dulu buk " pamit Atta


Tiba tiba saja Atta sudah menggandeng tangan Rinda berjalan menuju parkiran yang hanya beberapa meter dari tempat mereka makan .Tak ada penolakan dari Rinda .


Motor mereka menuju gerai terbesar batik tulis SABDA ALAM BATIK . Atta memarkirkan motornya kemudian keduanya masuk kedalam gerai batik yang sangat mewah juga interior ruang displaynya


Rinda masuk dan takjub juga dengan harga harga yang dibandrol dengan dolar .Atta menyapa ramah pekerja yang menjaga .


" Selamat malam mba, pak Wahyu nya ada? "


" Mas ya cari manager kami ,ada perlu apa ?" ucap salah satu penjaga dengan nada yang tidak ramah


" Katakan saja di tunggu Atta "


" Temennya ?" Merasa tidak yakin dengan penampilan Atta .Gadis penjaga masih bertanya


" Iya "


" Sabar ya kita sedang sibuk layani pembeli dulu " Ujar gadis penjaga yang bernama Alya ketus


Rinda merasa tidak suka dengan sikap gadis penjaga yang terkesan sombong .


" Makasih mba kita juga mau beli " sinis Rinda menarik tangan Atta agar menjauh dari pelayan yang sombong


" Kamu gak suka ya sama pelayannya ?"


" Iya mas kayanya sombong deh "


" Gak papa saya sudah biasa "


" Hah mas Atta gak sakit hati ?"


" Gak lah justru kasian sama mereka yang seperti itu "


Atta membiarkan Rinda memilih kain batik yang ia sukai .Kemudian Atta mengambil ponsel dari saku celananya dan langsung menghubungi Wahyu manager yang mengelola gerai SABDA ALAM BATIK.


Tidak lama seorang pria dengan pakaian necis menghampiri Atta dan mengangguk hormat .


" Mas Atta ,maaf saya sedang berada di kantor ,Biasanya mas lewat pintu belakang langsung ke kantor "


" Wih cantik mas Atta . Calonnya mas ?


" Semoga saja ,Wahyu tolong berikan saja yang dia suka, pakai kartu ku !"Atta memberikan sebuah kartu dari dompetnya .


Atta kembali menghampiri Rinda yang masih terkagum kagum dengan corak batik yang ada .


" Sudah nemu yang kamu suka ?"


"Mas ,bagus bagus semua .Sampe aku bingung "


" Untuk kamu atau papi ?"


" Buat papi "


" Yang ini bagus " Atta menunjukan


" Bagus banget mas tapi lihat harganya $1000 "


" Beli saja ,sapa tau kamu beruntung "


" Tapi mas Atta ...."


" Tenang saja "


Atta memanggil Wahyu. Kemudian wahyu mendekati mereka .


"Wahyu tolong yang ini dan ini " ucap Atta sambil menunjuk dua batik dengan harga yang fantastis .


" Baik mas " Kemudian Wahyu memanggil Alya pelayan yang tadi untuk mengemas batik yang di pilih Atta


Di tempat kasir Alya mengemas batik dengan cantik .


" Pak Wahyu ,itu orang yang tadi mencari bapak. Apa dia teman bapak tampangnya kurang meyakinkan ? "

__ADS_1


" Eh sembarangan kamu Alya ,dia itu bos besar kita yang punya SABDA ALAM BATIK "


"Apa....jadi dia itu owner SABDA ALAM BATIK ? aduh pak, tadi saya bersikap tidak sopan sama dia ''


"Hahhh memang apa yang kamu lakukan tadi sama mas Atta ?"


" Saya...., jangan di pecat ya pak,saya mau minta maaf " ucap Alya sangat menyesal


Alya membawa kain batik yang sudah di kemas dengan cantik dan menyerahkan pada Atta diikuti Wahyu .


Atta masih berdiri melihat Rinda yang masih betah mengamati batik batik yang di pajang ..


"Pak Atta saya minta maaf " suara Alya tersendat dengan menunduk


Atta memalingkan pandangannya dan melihat Alya pegawainya sudah ada di depannya .


"Saya mohon pak jangan pecat saya " Ujar Alya sembari menyerahkan kartu dan belanjaan pada Atta.


" Sudah gak papa lain kali harus lebih tulus pada siapapun " ucapan Atta sangat menohok perasaan Alya .


Kemudian Alya meninggalkan Atta begitu Rinda menghampiri Atta .Sedangkan Rinda merasa ada yang janggal .Ketika melihat Alya yang meninggalkan Atta dengan wajah murung .


" Pak pakai kartu ini saja


pembayarannya " Rinda menyerahkan kartunya "


" Sudah ada yang membayar mbak "


" Lho kok , bagaimana ini mas Atta ?"ucap Rinda semakin bingung


" Terima saja Rinda rezeki " ucap Atta sembari menggandeng tangan Rinda untuk keluar dari gerai SABDA ALAM BATIK .


" Tapi....tapi..." Rinda merasa tidak enak hati


Rinda masih risau dan bertanya tanya .Namun Atta tidak menggubris keresahan Rinda hingga mereka sudah sampai depan parkiran motor .Seperti tadi Atta memakaikan helm pada Rinda dengan tenang seolah mereka sudah sangat dekat .


" Mas Atta aku masih mengganjal di hati . Siapa yang sudah membayar belanjaan ku dan memberiku kain mahal ini gratis "


" Mungkin pemiliknya ingin memberimu hadiah "


" Untuk apa ?dan tidak alasan untuk ini bahkan aku tidak mengenalnya sama sekali "


" Memberi seseorang hadiah tidak membutuhkan alasan .Hanya membutuhkan perasaan " Atta terkekeh


" Mas Atta jangan bercanda deh sebaiknya aku kembalikan saja "


" Ops ...jangan Rinda itu pemberian harus kamu terima "


" Tapi aku nggak bisa menerimanya .Aku tidak bisa menerima sesuatu dari orang asing " Rinda tetap pada pendiriannya .


" Oke kalau hadiah itu dari orang yang kamu kenal kamu bisa terima kan ?"


" Tergantung juga mas Atta "


" Itu dari aku sebagai hadiah sudah jadi orang yang sangat baik pada mbak


Anisa "


" Tapi ini mahal banget mas Atta .Aku nggak mau mas Atta menguras tabungan hanya untuk memberi hadiah untukku "


Atta tersenyum manis . Menatap Rinda lembut .


" Rinda ..., tampang aku seculun itu ya ? Percaya atau tidak gerai SABDA ALAM BATIK salah satu usaha ku Rinda "


Rinda menatap pria di depannya merasa tidak enak hati . sikapnya mungkin bisa menyinggung perasaannya Atta .Rinda hanya terdiam tidak menjawab .


" Rinda aku tidak tersinggung sama sekali walaupun kamu percaya atau tidak . Aku memang seperti ini . Aku nyaman dengan pola hidupku yang seperti ini .Aku juga tidak menyalahkan orang lain yang menilaiku seperti apa " ucap Atta tersenyum .


" Maaf bukan maksud aku meremehkan mas Atta .Tapi ..."


" Hey sudah lah ayo kita lihat alun alun .Di sana ada banyak pertunjukan biasanya " Atta mengalihkan perhatian Rinda


Kembali Atta sudah melajukan motornya tenang menuju alun alun .....Rinda masih memboceng di belakang . menatap punggung lebar Atta yang di lapisi jaket .


" Kamu membuat ku terkejut mas Atta ,terus terang saja aku tidak menyangka kalau kamu seseorang yang lebih dari pada dugaan ku . Tapi meskipun kamu bukan siapa siapa aku sudah merasa nyaman berteman dengan mu " batin Rinda

__ADS_1


***


maaf ya hari ini up tentang Rinda dulu full


__ADS_2