Tetanggaku Duren (Duda Keren)

Tetanggaku Duren (Duda Keren)
61.Terjebak


__ADS_3

Niko menghubungi Radit ingin berbicara empat mata . Radit meminta Niko untuk menemuinya di hotel tempat Radit menginap juga Arman dan Elena . Niko merasa diatas awan dialah yang menentukan dimana ingin bertemu .


Tentu saja Radit sangat murka dengan tinggkah Niko yang semaunya sendiri .


Diukur dari apapun seharusnya Raditlah yang harus ditemui bukan menemui Apalagi sampai di perintah oleh Niko yang nota bene adalah adik ipar dalam silsilah keluarga . Niko usianya lebih muda dari Radit dan yang ketiga Niko adalah bawahannya menurut hirarki kepengurusan .


Niko menanggapi amarah Radit dengan tenang . Menyebut nama Sinta adik kesayangan Radit hanya bisa di temui jika Radit memenuhi semua keinginan Niko .


licik dan memakai strategi .


Radit mulai berdesir darahnya . ketika Niko menyebut nama Sinta . Baiklah Radit langsung mengalah ingin menemui Niko di tempat yang Niko inginkan .Tapi tentu saja Radit tidak bisa pergi sendiri .menghadapi Niko yang licik .


Niko menyebut sebuah club malam terkenal . Radit menyanggupi keinginan Niko . Sebelumnya Radit hanya ingin mendengar suara Sinta .Niko tertawa lepas teryata singa yang diseganinya sangat penurut setelah mendengar nama adiknya dalam bahaya .


Niko memberikan ponsel pada Sinta yang ia sembunyikan di sebuah bangunan kosong .


" Sinta ,dimana kamu apa kamu baik baik saja ?"


" Mas Radit gak perlu kawatir aku baik baik saja "


" Apa Niko menyakitimu Sinta ?"


" Tidak usah turuti keinginan Niko mas "


Tut......


Niko sengaja mematikan telepon . Mukanya merah padam menatap istrinya yang tidak bisa kerja sama .


" Dengar Sinta aku memang mencintaimu tapi aku juga bisa berbuat kasar "


" Lakukanlah ...." ucap Sinta sangat kecewa dengan sikap Niko yang tidak tulus mencintainya .


Ternyata selama ini Niko yang telah memberinya dua putra yang sangat manis menyimpan rencana busuk .


" Apa kau tidak menyanyangi anak anak ?mereka akan sangat kecewa padamu "


" Diam aku lakukan semua demi mereka , Radit sangat serakah menguasai semua "


" Mas Radit tidak serakah .papa memberikan juga saham perusahaan padaku semua milik papa dibagi dua untuk aku dan mas Radit . Kenapa kau terkejut aku sekaya itu .Mas Radit yang memimpin perusahaan dan bekerja keras "


" Kenapa tak kau katakan dari awal ?"

__ADS_1


" Untuk apa . Aku tidak akan memberikan milikku pada mu . Semua yang aku miliki untuk putraku sampai dia dewasa baru aku limpahkan "


" Shinta ....," Niko memekik kencang mukanya merah padam " Baiklah aku menginginkan semua itu jadi milikku sekarang toh aku sudah menikahi mu .Wajar kan aku juga menikmati hartamu "


" Tidak akan pernah " ucap Sinta tegas ." aku benci kamu Niko aku kira kau tulus mencintai aku . Atau setidaknya pikirkan anak anak kita .Mereka sangat tidak beruntung memiliki ayah yang serakah "


" Tunggulah sampai kau bosan Shinta aku akan bersenang senang . Anak anak kita aman dengan neneknya di Surabaya "


"Lepaskan aku juga anak anakku ! maka mas Radit akan mengampunimu "


" Sudah terlanjur Shinta .Aku memilih jalanku sendiri . Aku masih bisa memilikimu juga menikmati hartamu yang melimpah .Bukankah aku pria yang sangat beruntung . Aku juga memiliki anak anak yang tampan dan cantik dari keturunan orang yang berkelas "


" Jangan pernah sentuh aku dan anak anakku lagi Niko aku jijik sama kamu ''


" Bukankah dulu kau cinta mati dengan pria biasa ini . Kamu rela merendahkan dirimu untuk hidup sederhana demi mendapatkan perhatianku ?"


" Sebelum aku tau kau pria yang hina. Aku bisa menerima segala kekurangan "


" Diam Shinta . Dengar sampai kapanpun kau akan tetap jadi istriku . Melayaniku sampai aku bosan .Tapi sayang aku tidak pernah bosan padamu jadi jangan pernah bermimpi untuk lepas dariku "


Niko mengelus wanita yang ada di depannya .Mencium keningnya lembut . Sedang Sinta memalingkan wajahnya jijik .Pria di depannya tak ubah nya seperti seorang psikopat . Tawa Niko menggelegar .Menyambut penolakan dari istrinya .


" Sayang baik baiklah disini jangan harap kamu bisa kabur .Tempat ini sudah di jaga oleh anak buah ku "


Wajah liciknya menyeringai Niko justru kembali ke hotel tempat Radit meninggalkan satu anak buahnya .


Niko membuka pintu tempat Elena menginap .Dilihatnya Elena sedang mengerjakan laporan dan sibuk .Bahkan Elena tak menyadari ada seseorang yang sedang mengendap endap di dalam kamarnya .Niko dengan mudah masuk kedalam kamar Elena dengan kartu cadangan .


Ditatapnya wanita muda cantik berparas blasteran yang sedang sibuk dengan layar laptopnya .Niko memegang bahu Elena .Elena tersentak dari kegiatannya kemudian menoleh kearah belakang . Sudah berdiri Niko dengan wajah kalem yang menipu .


" Siapa kamu ?" ujar elena seraya mengambil jarak aman


" Aku ...? miris kau pun tidak tau aku .Aku benar benar tak dianggap di keluarga Wijaya " ucap Niko terus merangsek mendekati Elena yang ketakutan


"Kau menyuruhku pergi ? baiklah aku akan pergi setelah mendapatkan yang aku ingin "


Elena mulai ketakutan . Ia berusaha untuk melarikan diri .Tapi elena juga harus menyelamatkan file yang ada di laptopnya . Tubuh Elena mundur kemudian menekan enter .dalam detik file sudah perpindah dan Elena mengacak laptopnya agar semua informasi tidak dapat terbaca .


Niko tidak menyangka jika wanita di depannya sangat loyal pada Radit . Tentu saja amarah Niko muncak .Tangan kekar Niko mencengkram tangan Elena .


" Keluar ...pergi ...jangan "jerit elena

__ADS_1


" Aku harus memberimu pelajaran "


***


Di Club Radit dan Arman gelisah menunggu kedatangan Niko . Namun Niko belum bisa di hubungi .Tangan Radit mengepal ia sangat kawatir dengan keadaan Shinta adiknya .


Dua orang bertubuh besar menghampiri Radit di mejanya . Pria itu mengaku utusan dari Niko .Niko meminta Radit untuk tetap menunggu sebentar kemudian pria itu memanggil pelayan untuk memesan minuman .


Radit menolak ia tidak pernah menyentuh alkohol sama sekali Begitu juga Arman . Kemudian dua pria itu memesan minuman dingin untuk Radit dan Arman tanpa Alkohol .


Radit menerima kaleng minuman soda dan meminumnya bersama Arman . Waktu begitu sangat lambat .Namun Niko tidak menampakan batang hidungnya Sama sekali . Radit semakin gelisah .


Kemudian dua orang pria suruhan Niko meninggalkan Radit dan Arman . Radit dan Arman memutuskan untuk pulang ke hotel entah mengapa Radit dan Arman merasa sangat pusing .


Keduanya berjalan terhuyung huyung menuju area parkir . Seseorang mengantarkan Radit dan Arman ke hotel tempat mereka menginap . Radit sempoyongan memasuki kamarnya .


Kepalanya yang pusing dan pikiran nya yang penat membuat keadaan Radit sangat kacau . Radit duduk di atas ranjang kemudian merebahkan dirinya . Tapi ...,dia merasa Aneh sepertinya dia melihat seseorang tertidur di kamarnya . Namun ah mungkin ia berhalusinasi efek dari minuman keparat ..


Radit mengucek kedua matanya . Sembari tersenyum ." Anisa kau datang , ah aku merindukanmu Anisa " Radit memeluk istrinya erat mencumbuinya dan entahlah kepalanya sangat berat . Yang dia rasakan dia sangat bahagia Ada Anisa di sisinya .


Saat pagi menjelang Sayup sayup Radit mendengar suara wanita di sebelahnya menangis . Tanpa membuka mata Radit memeluk erat dan menciumnya . Tapi tangisan itu semakin kencang .


Radit membuka matanya .Kesadarannya mulai pulih . Kamar yang sangat berantakan seperti kapal pecah .Matanya menatap Anisa yang memunggunginya dengan tangisan .


" Sayang kenapa kau menangis "


" Pak Radit ....hiks hiks "


Radit melepaskan pelukannya wanita ini bukan Anisa dan


" Elena......, elena kenapa kau ada disini elena ...sebentar jangan katakan kalau orang yang ada di kasur ini adalah kamu "


Radit memeriksa dirinya polos tanpa baju begitu juga Elena . Ditubuh elena banyak jejak percintaan . Radit lunglai dan yang paling menyakitkan ada bercak darah .


" Elena apa aku ...aku ...melakukannya pada mu ...? Katakan ..bukan aku Elena katakan " Radit histeris .


Frustasi akalnya tidak bisa bekerja apa arti semua ini . Niko apakah dia turut andil pada kejadian ini .Radit merusak seorang gadis .


Radit menangis teringat Anisa dia telah menghianati istrinya . Kemudian menatap Elena yang terus terisak . Radit kebingungan Apa yang harus ia lakukan


Ketika sedang kebingungan Arman masuk kedalam kamar tanpa mengetuk . Arman tidak mempercayai penglihatannya .

__ADS_1


Radit yang dia kenal sedang berdua dengan Elena tanpa busana .Apakah mata Arman yang salah akibat minuman yang ia teguk semalam .Batin Arman menghentak . Arman mengucek matanya lagi .Masih sama .Ada Radit dan Elena tanpa busana .Arman geram dan Marah


"


__ADS_2