Tetanggaku Duren (Duda Keren)

Tetanggaku Duren (Duda Keren)
65 .Kepercayaan untuk Anisa


__ADS_3

Radit sedang tertidur di kamarnya . Beberapa hari ini cuaca kurang bersahabat . Musim dingin sudah mulai datang . Radit memajukan selimut tebalnya kearah dada . Penghangat ruangan juga sudah ia nyalakan .


Tubuhnya sedang tidak baik baik saja .Pengaruh cuaca memperburuk keadaannya . Tenggorokan Radit terasa sangat kering . Keringat dinginnya menetes .


Kemudian Radit bangkit dari tempat tidurnya .Kepalanya terasa berdenyut lumayan hebat . Mau tidak mau ia harus meminum obat demam untuk mengurangi rasa nyeri di kepalanya .


Beberapa tegukan air putih hangat melancarkan obat berjalan di tenggorokannya .


Radit keluar dari kamar perutnya pun sudah terasa lapar . Membuat roti isi kemudian memakannya berlahan .Radit sedang berada di dalam flat sendirian sedang Elena pergi bekerja .


Radit tidak pergi ke tempat kerjanya karena sedang tidak sehat .Dalam kesakitannya ia teringan Anisa .


Tadi siang Radit mendapat laporan tentang Anisa yang sudah mulai bekerja . Perasaan bersalah itu terus bergulung . Andai saja Elena mau segera berpisah darinya .


Menghembuskan nafas panjang .Hari sudah mulai gelap . Kemudian Radit berdiri dari tempat duduknya . Tiba tiba Elena sudah berdiri di dekat Radit .


Melihat dari baju yang di kenakan Elena seperti habis bepergian .Wanita itu memberikan senyuman manis ,gigi putih rapihnya terpampang .


" Kau sudah makan Elena "


" Sudah tadi "


" Ya sudah, istirahatlah "


"Pak Radit masih demam ?"


" Aku baik baik saja . Aku juga sudah meminum obat "


Radit meninggalkan Elena di ruang makan dan pergi ke sofa .Kemudian menyalakan televisi . Beberapa kali mengganti Chanel yang menurutnya kurang bagus .


Setelah bosan ia membuka ponselnya . Melihat foto Anisa yang menenteng baju, tubuh mungilnya terlihat ringkih . " Harusnya Kau ada di rumah dengan nyaman Anisa . Maafkan aku, lagi lagi aku hanya bisa meminta maaf .Kau tau Anisa aku merindukan kamu "ucap Radit .


Menatap gambar Ara yang semakin cantik juga Luky sang jagoan kebanggaannya . Hatinya begitu nelangsa .Dalam tiap sujudnya ia selalu meminta ampun untuk semua kesalahan yang ia perbuat


Dari sudut lain Elena memperhatikan gerak gerik Radit . Ya suami setatusnya sedang memandangi wanita lain . Terkadang Elena bisa bersabar tetapi Elena juga manusia dan hanya bisa mendengus kesal


" Pak Radit mau kopi ?"Bertanya untuk mengalihkan perhatian Radit duduk di sofa mendekati Radit kembali


" Tidak Elena aku baru saja minum obat .Bagaimana pekerjaanmu ?" ucap Radit memulai pembicaraan


" Baik ,aku bisa mengerjakan tugasku ''


" Pak Radit sedang merindukan Bu Anisa "

__ADS_1


" Sangat Elena "


" Bagaimana dengan aku ?"Elena menatap dalam pada Radit


" Elena, Jangan pernah tersinggung . Kamu cantik ,Tapi hatiku sudah ada pemiliknya "


" Cantik... ,percumah saja .Jika tidak di cintai . Betapa beruntungnya Bu Anisa meskipun jauh tetap saja masih memiliki hati pak Radit "


" Elena suatu saat kau akan mengerti . Terkadang cinta itu buta . Hanya bisa dikenali dengan hati dan perasaan kasih. Tidak butuh fisik sempurna untuk membuat seseorang jatuh cinta padamu .Dengan cinta kekurangan kita tertutupi "


" Apa pak Radit yakin ?juga bagaimana dengan perasaan Bu Anisa ? Apakah dengan cinta Bu Anisa bisa memaafkan penghianatan pak Radit '


" Entahlah Elena ,apapun yang membuatnya bahagia aku iklas "


" Apa pak Radit bisa merelakan Bu Anisa dengan pria lain ?"


" Tidak akan pernah ,Aku akan terlalu cemburu dan tidak sanggup Elena .Jangan pernah berkata seperti ini . Hatiku sangat sedih ''


" Cinta juga membuat kita jadi egois tidak bisa memikirkan perasaan orang lain " keluh Elena dengan senyum hambar .


Radit terkekeh . Menatap Elena yang tidak faham dengan apa yang dia rasakan . Terkadang kenyataan memang sangat pahit . Tapi tidak salah jika kita berjuang selama dengan cara yang baik .


Seperti Radit yang berusaha mempertahankan rumah tangganya dengan cara egoisnya . Menghilang dari Anisa . Konyol dalam satu waktu harus berperan ganda .Semua karena jebakan Niko .


Teryata sangat sulit . Selama hidup bersama .Elena menjadi lebih mengenal dengan karakter Radit . Dia orang bertanggung jawab . Meskipun tersiksa harus memiliki dua istri .Satu istri yang sangat ia cintai dan satu istri sebagai bentuk tanggung jawab .


Dengan raga yang bersama Elena dan cinta bersama Anisa . Pak Radit selalu mengatakan tidak butuh fisik sempurna untuk membuat orang jatuh cinta . Bagi Elena itu sebuah bualan semata .


Elena melihat sendiri betapa cantiknya wajah Anisa .Dengan tubuh proporsional meski selalu berpakaian tertutup tetap saja tercermin dari siluet yang terpancar .


Hati elena sudah sangat terpikat dengan kematangan Radit .Wajah tampan pria Asia dengan kulit exsotis . Sikap yang melindungi dan gentle .Sempurna sebagai pasangan .


Elena hanya bisa menyentuh Radit saat berada di muka umum .Seperti dalam acara party yang mengharuskan datang bersama pasangan . Radit akan bersandiwara jadi suami yang sangat manis .


Andai saja kisah itu benar .Elena adalah wanita yang paling bahagia .Elena ingat sekali saat acara party yang diadakan oleh kantor .Semua pegawai datang bersama pasangan .


Saat itu Elena berdansa dengan Radit .Bisa bersandar di dada bidang pria impiannya sembari merasakan wangi tubuh maskulin yang membuai hasratnya .


Namun setelah acara usai sikap Radit kembali menjaga jarak . Dingin tidak melayani Elena yang mabuk .Dengan terang terangan elena menyatakan cinta


Radit selalu menasehati Elena agar tidak menyentuh alkohol karena akan sangat berbahaya bagi wanita . Namun Elena selalu berdalih memojokan Radit saat ini dialah yang menderita karena setatus pernikahan yang palsu dan Raditlah yang harus bertanggungjawab .


Elena sudah memejamkan matanya . Dia sudah pada titik frustasi menghadapi Radit . Pria itu tak bergeming dengan iming iming raga moleknya .Hati dan perasaan Radit tetap setia hanya pada Anisa

__ADS_1


***


Jakarta


Anisa sedang berada di tempat kerjanya. Sebagai pegawai baru ia harus lebih giat dari pada yang lain .Anisa berangkat lebih awal untuk membereskan ruangan kemudian ia pun akan pulang paling akhir .


Tak ada keluhan selama mendapatkan pundi pundi yang bisa ia simpan untuk kelangsungan hidupnya . Ara dan Luky dua mahkluk yang membuatnya bisa melakukan segalanya .


Pemilik butik memperhatikan gerak gerik Anisa yang sangat giat dalam bekerja Selain itu Anisa sangat pandai .Nyonya Rahma meminta Anisa masuk ke dalam ruangannya yang cukup asri . Wanita setengah baya itu sangat penasaran dengan Anisa .


Anisa sudah duduk di sofa .Menunggu nyonya Rahma berbicara .Tapi wanita paruh baya itu masih asik dengan ponselnya . Bu Rahma sedang berbicara dengan klien yang menginginkan rancangan baju dari butik tempat nya bekerja .


" Anisa ..ada yang ingin aku tanyakan padamu ?" ujar Bu Rahma setelah urusan dengan klien nya selesai


" Silahkan Bu "


" Kau bilang sudah memiliki suami ? Apa dia tidak bekerja ?Sehingga kau yang harus mencari nafkah "


" Suami saya sedang berada di luar negri Bu ,Usahanya sedang menghadapi masalah "


" Maksud mu ,suamimu bekerja di luar negri tapi sedang bermasalah "


" Dulu suami saya punya usaha di kota ini .tapi ada masalah dan suami saya pergi keluar negri untuk menyelesaikan nya sembari bekerja "


" Kau percaya kalau suamimu tidak sedang meninggalkanmu ?"


" Saya percaya Bu .Kami saling menjaga saya tau betul sifatnya "


"Hmmm.....,Aku ingin memberimu kepercayaan "


" Kepercayaan ..,Maksud ibu bagaimana ?"


Bu Rahma menjelaskan jika butik yang berada di mall pusat tidak ada yang mengawasi . Bu Rahma ingin Anisa mengawasi dan bertanggung jawab dengan butik tersebut


" Aku akan menugaskan mu disana mulai Minggu depan Anisa . Sekarang kamu pelajari laporan keuangan ini "


" Apa ibu tidak menyesal mempercayakan butik ibu pada saya ?


" Saya sudah memikirkan nya .Lihatlah laporan ini dan aku juga ingin kau bisa membuat laporan bulanan dan juga fluktuasi barang "


Anisa mulai belarjar tentang laporan pembukuan juga laporan stok yang masih tersedia . Dalam waktu yang singkat Anisa sudah mulai faham .


Ini adalah kesempatan emas bagi Anisa untuk meniti karirnya kembali .Selain tentu gajih yang bertambah seimbang dengan tanggung jawab yang ia pikul

__ADS_1


__ADS_2