Tetanggaku Duren (Duda Keren)

Tetanggaku Duren (Duda Keren)
68.Rencana jahat Niko


__ADS_3

Radit memulai proses perceraiannya dengan Elena .Semua prosedur ia jalani . Hanya saja proses perceraian di sini sangatlah sulit dan menguras kantong .Persidangan demi persidangan Radit jalani .Demi terbebas dari Elena terpaksa beberapa bulan ini Radit tidak lagi bisa mengirimkan uang pada Anisa .


Setelah kejadian itu Elena pulang ke rumah mamanya . Tidak lagi tinggal bersama Radit .Berkali kali Paul menemui Elena .Menyatakan perasaannya yang terdalam . Paul serius mencintai Elena .


Di suatu malam Paul menemui Elena yang baru saja pulang dari tempat kerja .


" Elena ...'' teriak Paul bersemangat .


" Paul ?"


" Ini aku Elena ,aku sangat merindukan mu "


" Pergilah Paul kamu sudah mendapatkan apa yang kau mau . Hubungan kita cukup sampai di sini "


" Aku cinta kamu Elena aku tidak bisa melupakan kamu .Aku tidak bisa berhenti memikirkan kamu "


" Aku memang murahan tapi itu sudah cukup .Biarkan sekarang aku hidup dengan harga diriku .Aku yang baru "


" Aku tidak pernah berfikir kau seperti itu Elena "jawab paul


" Kalau begitu pergilah .Tinggalkan aku dengan kehidupanku "


" Apakah kau membenciku Elena . Kau berpikir aku memanfaatkan kelemahan mu ?. Elena, semua yang aku lakukan karena aku mencintaimu Elena .Apakah kau tidak merasakan ketulusan ku selama ini ? Kau tau aku meninggalkan semuanya untuk mengejar kamu .Termasuk harga diriku . Ketika Niko memberikan fotomu aku langsung jatuh hati "


" Paul ,maafkan aku tolong jangan terlalu memaksaku saat ini aku sedang konsentrasi dengan proses persidangan ku yang cukup melelahkan "


" Elena ,biarkan aku di sisimu . Mendampingi saat kamu dalam kesedihan. Aku juga ingin jadi tempatmu bersandar " Paul menatap Elena dalam


.Matanya memancarkan kesungguhan


" Baiklah Paul ,aku memang lelah .Tapi kau Jangan mendesaku ,biarkan waktu yang akan merubah perasaanku . Suatu saat aku mungkin bisa menerimamu "


Keduanya berjalan beriringan . Paul memeluk erat bahu Elena .Menyusuri jalan menuju sebuah halte bus yang akan mengantar mereka ke tempat tujuan .


Jakarta


Niko menggebrak meja di kantornya .Kabar bahwa Radit menceraikan Elena adalah sebuah sinyal buruk .Niko sengaja menjebak Radit agar pergi dari negara ini agar dia bisa dengan leluasa menguasai semua aset .


Jika Radit datang Sudah di pastikan Niko akan mengalami kesulitan . Ruang gerak Niko akan terbatas .Meskipun dia mempunyai kunci yaitu Sinta dan anak anaknya .Tapi Niko tidak bisa menyakiti mereka . Niko sangat mencintai Sinta .


Orang suruhan Niko sudah lama membututi Radit sejak Niko mengetahui tempat tinggal Radit di Jerman .Memantau segala gerak gerik Radit di sana .

__ADS_1


Niko menghubungi Fatah ,tentu saja ini ada kaitannya dengan Radit .Sebuah cara untuk melumpuhkan Radit tanpa ia harus kehilangan Sinta .


Tidak lama Fattah datang dengan wajah ceria .Niko mempersilahkan Fattah untuk duduk .


" Sepertinya berita gembira buatku " ucap Fattah


" Kamu masih suka dengan kakak iparku ?"jawab Niko santai


" Tentu saja dia sangat cantik "


" Aku ingin kamu bisa memilikinya secepatnya "


" What ...?"


" Kalau kau tidak cepat sebentar lagi suaminya bakalan pulang .Kamu pasti gigit jari .Sekarang adalah waktu yang tepat buat kamu masuk dalam kehidupan kakak ipar " Jelas Niko


" Tapi Ko ,gak mungkin seinstan itu untuk membuat dia jatuh hati .Apalagi dia sudah bersuami . Dia wanita baik baik "


" Serahkan pada ku . Aku akan menculiknya dan membuat dia jadi milikmu .Anak buahku akan


mengurusnya "


" Ko ,aku bisa mengurusnya sendiri aku bisa membuat dia jadi miliku percayalah aku tidak perlu bantuan mu "


" Baiklah , Aku bisa .Percayalah padaku . kau tau kan aku pernah masuk dalam penjara ?aku punya banyak orang yang bisa aku kendalikan "


" Bagus.. aku tidak perlu bersusah payah .Tidak perlu mengotori tanganku ini .Aku percaya padamu Fattah .Aku rasa permainan ini akan semakin menarik " ucap Niko diiringi dengan tawa lebar .


Fattah keluar dari ruangan Niko.Ia harus berpikir keras untuk rencana menyingkirkan Anisa dari hadapan Niko . Harus dengan cara apa ?.


Fatah menuju butik tempat bekerja Anisa . Di memasuki toko itu dan berpura pura jadi pelanggan . Fatah mencari info tentang keseharian Anisa saat pulang dan pergi ke tempat kerja pada pegawai yang ada . Dengan tampang Fatah yang tampan dengan mudah para pegawai itu akrab dan berbincang bincang .


Setelah mendapatkan info yang di perlukan mulailah Fattah menyusun rencana . Ia harus segera membawa Anisa agar selamat dari kekejaman Niko .


Untuk yang kedua kali Fattah merencanakan penculikan Anisa . Semoga setelah semua selesai Anisa bisa mengerti tindakan yang Fatah lakukan semata mata untuk melindungi Anisa .


Dua hari menjelang kedatangan Radit . Fatah sudah menentukan hari ini adalah hari eksekusi . Fatah sudah membututi Anisa dari beberapa hari yang lalu . Memperhatikan kebiasaan dan rute yang di lalui .


Anisa sedang berjalan menuju halte bus . Jalanan cukup sepi pagi itu . Fatah yang sudah menunggu menghampirinya .Dan Fattah sudah berdiri di hadapan Anisa .


" Kamu lagi ? saya bosan sekali melihat kamu " Anisa ketus

__ADS_1


" Aku perlu bicara ikutlah kedalam mobilku ,Ini penting "


" Tidak mau " Jawab Anisa sambil terus jalan meskipun ada Fattah di depannya Sengaja Anisa menabrak Fattah keras hingga tubuh tegap Fattah sedikit oleng .


Tangan Fatah mengeluarkan sapu tangan yang sudah ia beri obat bius .Dalam hitungan detik tubuh Anisa sudah dalam dekapan Fattah .Fattah membawanya kedalam mobil dengan tenang .


Kemudian Fatah melajukan mobilnya keluar dari Jakarta .Menuju sebuah vila yang dulu sangat Anisa impikan .


Sampai di depan vila Fattah menghentikan mobilnya dan menggendong Anisa masuk kedalam sebuah kamar .


Fattah duduk di sebuah sofa yang ada di dalam kamarnya . Kepalanya berdenyut sangat sakit . Kemudian menghembuskan nafas panjang .Menatap dalam Wanita yang ia cintai .


" Aku hanya berusaha melindungimu semampuku Anisa ,Maafkan aku "


Tidak lama Anisa terbangun . Matanya memutar memperhatikan ruangan yang ia tempati . Asing dan sangat asing . Kemudian matanya tertuju pada sosok Fatah yang sedang menatap kearah luar jendela .


" Pria kurang ajar ,kenapa kau menculikku kemari . Apa salahku padamu ?"


" Tenanglah Nisa , aku hanya berusaha melindungimu dari Niko "


"Aku tidak mengusik Niko ,kenapa Niko harus mencelakakan ku ? .Ini di mana saya harus pergi bekerja .Antar saya pulang "


" Dengar Nisa ,Kalau sampai kamu terlihat berkeliaran oleh Niko .Kamu akan celaka "


" Aku harus percaya pada orang seperti kamu ? ehm seribu persen aku lebih takut denganmu " Ucap Anisa yang memaksakan diri bangkit dari tempat tidurnya .


Tubuh Anisa terhuyung hampir jatuh .Dia masih sangat lemah akibat efek dari obat bius . Fattah menangkap tubuh Anisa dengan sigap dan kembali membaringkan nya diatas ranjang . Fattah menatap kilatan mata benci dari Anisa . Yang membuat Fattah terasa teriris dalam .


Tatapan benci dari wanita yang sangat ia cintai .Fattah teringat pada putrinya Alea yang telah meninggal . Pasti mata indah Alea pun akan menatapnya seperti ini .Tiba tiba saja dari sudut mata Fatah mengalir bulir bening penyesalan tiada ujung .


" Kenapa , menyesal sudah berbuat jahat pada saya ?.lepaskan ..!aku mau pulang "


" Tidak Nisa bertahanlah disini untuk beberapa saat .Aku tidak akan menyakitimu atau mencelakaimu "


Kemudian pintu kamar diketuk oleh seseorang . Fattah membukanya ,seorang wanita dengan nampan berisi makanan di tangannya berdiri di depan pintu .


" Makanlah Nisa ,kamu pasti sangat lapar sedari tadi perutmu berbunyi . Kebiasaan mu belum berubah sering menunda sarapan .Padahal kau sangat tau kalau penyakit magh mu akan kambuh kalau kamu telat makan "


" Siapa kamu ,apa perduli mu ?"


" Aku bukan siapa siapa . Aku tidak ingin kau mengingatku Anisa .Biarlah kita menjadi orang asing .Makanlah..., itu bubur kesukaan mu .Bubur ayam tanpa daun bawang "

__ADS_1


Anisa mengerutkan dahinya .Merasa aneh dengan pria di depannya yang mengetahui semua tentangnya .


Fattah menutup pintu kamar dan menguncinya ,Fattah juga memperkerjakan beberapa bodyguard .Ia menyewanya untuk menjaga Anisa di rumah itu .Agar tidak lepas juga agar selamat dari jangkauan anak buah .


__ADS_2