
Setibanya di studio terlihat seluruh crew sudah bersiap untuk melakukan pemotretan, mereka melakukan briefing tim sebentar sebelum Beatrice melakukan briefing dengan model.
“ Oke, semoga lancar untuk hari ini, aku temui Kendrick dan Regina dulu“ ucap Beatrice mengakhiri briefing.
Beatrice pun menuju ruang tunggu model, ia melihat nama Regina Altair tertempel didepan pintu. Wanita itupun mengetuk daun pintu pelan, tak lama seorang perempuan berambut pendek membukakan pintu.
“ Halo, saya mau melakukan briefing sebentar dengan Nona Regina “ ujar Beatrice pada perempuan itu.
“ Oh Nona Regina masih dimobil, bisa menunggu sebentar? “ jawab perempuan itu.
“ Baiklah, saya akan kembali lagi nanti “ Beatricepun meninggalkan ruang tunggu Regina dan mencari ruangan Kendrick. Setelah ia melewati beberapa ruangan Beatrice melihat Laura dan Tim Make Up Kendrick didepan pintu yang setengah terbuka. Mereka bertiga tersenyum melihat Beatrice, mereka mengingat Beatrice setelah pertemuan tadi malam.
“ Bohong Ken, aku tau kau mencintaiku mengapa kamu menikah? Dengan perempuan mana kau menikah Ken? Aku tahu kau sangat mencintaiku “ terdengar suara perempuan dari dalam ruangan Kendrick.
__ADS_1
“ Hei, apakah kau lupa bahwa kau sudah melakukan kesalahan fatal? Bagaimana mungkin aku masih mencintaimu? “ kali ini suara Kendrick terdengar lebih pelan.
“ Aku mohon Ken, jangan menikah“ kembali terdengar suara wanita itu. Karena merasa canggung dan tidak enak Beatrice memutuskan berbalik arah menunda untuk melakukan briefing. Laura dan yang lainnya menatap wanita berambut panjang itu penuh belas kasihan, seolah melihat Beatrice sedang memergoki calon suaminya sedang bersama wanita lain.
“ Nona Beatrice? Apakah Nona baik – baik saja? “ teriak Laura saat Beatrice sudah agak jauh dari ruangan Kendrick, seketika Beatrice berhenti .
Tak lama pintu terdengar dibanting, mungkin karena mendengar teriakan Laura, Clovis keluar dari ruangan tersebut. Beatricepun melangkah kembali mendekati Clovis, wajah Clovis terlihat sungkan dan tampak menyesal saat melihat Beatrice berdiri disana.
“ Ah Clovis, aku tadi nya mau breifing tapi sepertinya sedang ada tamu didalam “ dengan kikuk Beatrice menjelaskan.
“ Selamat pagi Tuan Kendrick dan Nona Regina, mohon maaf mengganggu waktunya kebetulan Nona Regina ada disini saya ingin melakukan sedikit briefing untuk pemotretan katalog Mid Autumn hari ini “ sapa Beatrice dengan profesional pada keduanya dan mereka mempersilahkan Beatrice menjelaskan beberapa hal.
Sesekali Kendrick dan Regina menanyakan beberapa hal yang ada didalam draft content yang dipegang oleh Beatrice. Dengan sabar Beatrice menjelaskan hal – hal yang menjadi pertanyaan mereka, bahkan sesekali mereka bertiga terlihat berdiskusi.
__ADS_1
“ Oke sudah cukup jelas Nona, jika demikian saya kembali ke waiting room dahulu“ pamit Regina sesaat setelah diskusi berakhir. Beatrice hanya mengangguk mempersilahkan wanita cantik itu keluar dari ruangan Kendrick.
“ Clo, keluarlah sebentar “ ujar Kendrick setelah Regina menghilang dari pandangan mata mereka. Clovis dan Timnya segera keluar dan menutup pintu meninggalkan mereka berdua didalam ruangan tersebut.
“ Sebanyak apa yang kamu dengar Be? “ tanya Kendrick dingin. Beatrice hanya menarik nafas panjang, tatapan mata Kendrick terlihat sangat marah. Beatrice bertanya – tanya pada dirinya sendiri ‘apakah aku melakukan kesalahan? Aku bahkan tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka’ begitu pikirnya.
“ Anggap kamu tidak pernah mendengar apapun hari ini Be “ lanjutnya lagi.
“ Oke “ Beatrice kemudian meninggalkan Kendrick tanpa mengatakan apapun lagi. Wanita itu semakin kesal pada Kendrick, ia tidak mengetahui apapun namun Kendrick justru melampiaskan kemarahan nya itu pada Beatrice. Tidak disadari Beatrice membanting keras pintu ruangan Kendrick saat keluar,hingga Clovis dan yang lainnya kaget melihat Beatrice yang tampak marah.
“ Nona Beatrice? “ panggil Clovis menghentikan langkah Beatrice.
“ Ada apa Clo? “ jawab Beatrice seraya membalikkan badan.
__ADS_1
“ Apakah semuanya baik – baik saja Nona? “ Beatrice hanya menjawab dengan senyuman yang ia lemparkan pada Clovis kemudian meninggalkan mereka semuanya tanpa berbicara lagi. Benar – benar seperti pertengkaran sepasang kekasih sungguhan. Dengan cepat Beatrice bergegas menuju studio tanpa menghiraukan mereka.