THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
KELUARGA KENDRICK


__ADS_3

Terdengar suara ketukan pintu dari depan kamar Beatrice, kemudian ia menarik handle pintu terlihat disana seorang pria bermasker lengkap dengan topi dan kacamata hitam seperti Kendrick biasanya. Benar! Memang Kendrick yang datang, mereka akan membicarakan seputar kontrak sehingga membutuhkan privasi supaya tidak ada orang lain yang mendengar. Beatrice pun  mempersilahkan Kendrick duduk, kemudian ia duduk pada kursi disamping ranjang lalu Beatrice menyusulnya seraya menyodorkan air mineral pada pria yang telah membuka maskernya itu. Kendrick lalu berganti mengulurkan satu buah amplop berwarna cokelat yang baru saja ia keluarkan dari dalam tas tangannya.


“Bacalah “ ujarnya.


    Kemudian Beatrice mulai membaca pasal demi pasal dengan sangat seksama, mulai dari tugas dan tanggung jawab masing – masing dalam mejalankan peran sebagai suami isteri. Hal – hal yang wajib mereka lakukan bersama, hak – hak yang akan diterima oleh masing – masing pembuat kesepakatan dan bahkan tertera disana pasal perlindungan bagi mereka berdua. Juga termasuk pasal mengenai hal – hal yang tidak boleh dilakukan satu sama lain.


“ Tunggu, kita tidur disatu kamar yang sama? “ Beatrice mulai berkomentar. Sementara terlihat Kendrick menyilangkan tangannya dan menatap Baetrice tajam.


“ Bukan kah didalam perjanjian ini kontak fisik hanya  berlaku didepan public? Seperti bergandengan tangan, tapi kita harus satu kamar? “ sambung Beatrice lagi.


“ Beatrice, pernikahan ini hanya kita berdua yang tahu detailnya sementara dirumahku ada beberapa orang pembantu dan mereka adalah orang Ibuku. Terkadang beberapa Tim Make Up Artis bahkan Clovis juga bermalam disana. Jadi jika kita berbeda kamar bukan kah itu sangat mencurigakan? “  Kendrick memberikan pembelaan.


  “ Percayalah Beatrice aku tidak akan melakukan hal buruk padamu. Lihatlah didalam perjanjian itu kamu boleh melaporkan ku pada polisi saat aku melakukan hal buruk. “ imbuhnya.


    Kali ini keputusan yang dibuat oleh Beatrice sangat gegabah, tidak biasanya dia melakukan segala sesuatu dengan sembrono seperti ini. Hal ini bahkan memberikan dampak luar biasa bagi masa depan Beatrice yang masih panjang.


Namun nyatanya baru beberapa saat ia mempertimbangkan sudah langsung dapat memberikan jawaban ‘ ya ‘ .


“ Jadi aku harus berhenti bekerja? “ Beatrice mengkonfirmasi dan Kendrick pun mengangguk.


 “Kamu boleh melakukan segala hal yang kamu suka, lalu apakah kamu tidak penasaran dengan biaya hidup yang akan kuberikan padamu?  “ Kendrick menyambung.


  “ Aku tidak melakukan hal ini demi uang, banyak orang yang menggantungkan hidupnya bekerja di Basanta. Kami sudah berjuang siang dan malam tanpa lelah agar produk kami laku keras dipasaran. Kami menggantungkan hidup kami dari penjualan itu Ken, aku hanya tidak ingin skandalmu merugikan kami “ tukas Beatrice tajam seraya kembali membaca pasal – pasal yang lain, sementara Kendrick menatap Beatrice keheranan.


    Akhirnya kedua belah pihak telah bersepakat untuk menandatangi perjanjian yang cukup gila itu lalu menyimpan masing – masing salinan perjanjiannya. Karena sudah ditandatangani maka tidak ada alasan lagi untuk mundur dari kesepakatan yang dibuat.  Mereka harus bisa saling menerima satu sama lain didalam kehidupan mereka meskipun pada kenyataannya kedua insan itu hanyalah orang asing. Keputusan gegabah yang dengan sangat mudah diambil oleh dua muda mudi ini, menikah.


“ Ken, bagaimana cerita mu bisa mendapatkan nomor HP ku dan menghubungi ku? “ujar Beatrice tiba – tiba karena merasa janggal Kendrick bisa mendapatkan nomorku.


“  Bukan kah kamu yang menuliskan nomor HP mu kemarin? Kamu kirimkan pada Clovis dan aku masih menyimpannya“ jelasnya.


“ Baiklah, ayo berangkat “ sambung Kendrick kemudian bangun dari duduknya, kembali mengenakan aksesoris penyamarannya.


    Dua puluh lima menit berkendara mereka pun tiba disebuah bangunan rumah yang megah, sekali Kendrick membuyikan klakson mobilnya pintu gerbang setinggi kira – kira dua meter terbuka secara otomatis. Saat masuk kehalaman rumah mereka disambut air mancur dengan lampu berwarna – warni menerangi bagian taman. Kendrick menghentikan mobilnya dibagian sisi rumah yang memang  difungsikan sebagai tempat parkir.


Pertemuan ini sungguh membuat Beatrice sangat kelabakan, ia belum pernah melakukan pertemuan seperti ini sebelumnya. Wanita itu mencoba menenangkan dirinya sendiri, menghela nafas panjang dan berusaha terlihat relax. Saat hendak memasuki dalam rumah Beatrice mulai merapikan lipatan blouse yang ia masukkan kedalam rok midi berwarna mocca yang ia kenakan malam ini. Kemudian ia meraih parcel buah dibagian kursi belakang yang sengaja ia beli saat perjalanan menuju rumah orang tua Kendrick.


    Kendrick meraih tangan Beatrice lembut dan menuntunnya masuk kedalam rumah bernuansa cream hangat itu. Beatrice menatap lekat tangan mereka  yang saling terpaut satu sama lain, Kendrick sangat total sekali dalam memainkan perannya sebagai pacar idaman. Diruang tamu sudah terlihat Ayah dan Ibu Kendrick duduk menyambut kedatangan pasangan kekasih itu. Sedari siang Ibu Kendrick sudah tidak sabar menunggu seorang wanita yang akan diperkenalkan padanya. Ibu Kendrick memang yang paling cemas dengan skandal yang menimpa putra kesayangannya. Sehingga Ibu dua anak itu sudah berjanji akan menerima wanita manapun yang akan menjadi pilihan Kendrick.

__ADS_1


“ Selamat malam Nyonya dan Tuan “ ucap Beatrice penuh hormat seraya mengulurkan tangan untuk menjabat tangan beliau berdua. Ibu Kendrick meraih tangannya dengan cepat kemudian tersenyum sangat hangat.


“ Selamat datang Nona, silahkan duduk “ kemudian Beatrice segera menyerahkan parcel buah yang ia bawa dan diterima oleh Ibu Kendrick dengan senyuman merekah.


“ Bu seperti kata ku tadi siang, perkenalkan dia Beatrice  pacar ku. Kami sudah setahun belakangan berpacaran, sebenarnya kemarin saat ditaman hiburan ingin aku perkenalkan langsung pada Hera, tetapi karena insiden Rachel hilang aku mengurungkannya. Beatrice  juga yang menemukan Rachel hari itu Bu “ ujar Kendrick membeberkan beberapa kebohongan mereka.


“ Setahun ? Lalu kenapa kami semua tidak ada yang tahu? Bahkan Clovis tidak tahu? “ potong Ayah Kendrick.


“ Maaf Tuan, karena memang ini keinginan saya untuk merahasiakan hubungan kami. Saya perempuan yang sangat biasa sekali, saya hanya karyawan biasa disebuah perusahaan fashion yang mana Kendrick menjadi brand ambassador product kami, penampilan saya juga sangat biasa saja. Begitu juga dengan keadaan keluarga saya yang sangat sederhana jadi saya  tidak ingin menyulitkan Kendrick Tuan “ jawab Beatrice sopan.


“ Aku juga tidak ingin suatu hal buruk terjadi pada Beatrice Ayah, sehingga kami sepakat untuk merahasiakan ini.


Beatrice juga tidak nyaman jika harus kesana kemari disorot oleh banyak mata dan  media “ Kendrick meyakinkan seraya merangkul pundak ‘wanitanya’ itu.


“ Ken, Ibu yakinkan lagi bahwa ini bukan  akal – akalan mu saja karena gossip itu beredar lagi bukan ? “ Ibu Kendrick menegaskan.


“ Ibu masih belum yakin jika aku pria normal? Jika Ibu masih belum yakin, nikahkan saja aku dengan Beatrice segera “ jawab Kendrick penuh keyakinan. Orang tua Kendrick tidak pernah menduga jika anak lelakinya akan mengutarakan hal tersebut. Sebab sejak putus dari Regina Altair, Kendrick seolah tidak tertarik dengan kehidupan pernikahan. Namun kali ini? Justru ia sendiri yang meminta agar dinikahkan dengan Beatrice.


“ Memang Nona Beatrice sudah siap? Apakah Kendrick sudah menemui orang tua mu Nona Beatrice? “ jawab Ayah Kendrick segera.


    Setelah beberapa saat mereka berbincang datanglah Hera, Kakak Kendrick beserta suaminya serta Rachel.


“ Nenek “ panggil Rachel saat masuk kedalam rumah. Kemudian gadis kecil itu lari kepangkuan Nenek nya, mengalungkan tangannya pada leher wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan bugar. Ibu Kendrick balas  menciumi cucu nya dengan penuh cinta.


“ Ah! Tante balon? Kenapa disini ? “ ujar gadis itu saat melihat Beatrice duduk disana, Beatrice pun melambaikan tangan dan tersenyum pada Rachel.


    Ibu Kendrick kemudian berdiri menghampiri Beatrice, lalu  menepuk punggung tangannya dan mengajak Beatrice beranjak keruangan lain. Ibu Kendrick mengajak nya ke ruang makan dan  diikuti oleh Hera, sementara Kendrick dan Suami Hera bersama Ayah Kendrick berbincang – bincang diruang keluarga.


“ Nona Beatrice, jadi benar kata Kendrick bahwa kalian berpacaran? Sehingga mengajak kami sekeluarga makan malam bersama? Bagaimana kondisi kaki mu Nona“ ujar Hera tiba – tiba saat melihat Beatrice membantu Ibunya menyusun buah.


“ Benar Nyonya, sebenarnya tujuan utama saya ke kota ini karena Kendrick ingin memperkenalkan saya dengan keluarganya. Sehingga kamipun mengambil jadwal penerbangan yang sama, namun hal tidak terduga terjadi di Bandara. Juga waktu di taman hiburan, kami berjanji bertemu di foodcourt siang itu. Hanya karena Rachel menghilang dan kebetulan saya yang menemukan serta saya lihat Nyonya sangat panik, kami mengurungkan niat awal kami Nyonya. Kaki saya hanya keseleo Nyonya, ini sudah sangat membaik berkat Dokter Jung. “ jelas Beatrice menjelaskan karangan cerita yang dibuat Kendrick sepanjang pembahasan perjanjian pernikahan sore tadi. Hera terlihat menghela nafas panjang.


“ Bagaimana awalnya kalian berpacaran? “ sambungnya.


“ Kendrick adalah salah satu brand ambassador produk di perusahaan saya bekerja Nyonya, kami sering bertemu secara tidak sengaja dan berawal dari situ kami menjadi akrab dan akhirnya memutuskan berpacaran setahun belakangan Nyonya “ Beatrice menatap mata Hera penuh keyakinan berharap Hera tidak meragu.


“ Rapat sekali Kendrick menyembunyikan keberadaan mu, mulai sekarang jangan panggil aku Nyonya, cukup Hera saja “ sambung Ibu satu anak itu. Beatrice  bernafas lega bisa melewati tahap pertama penuh drama dan cerita –  cerita pembualan. Masih akan banyak kebohongan yang mungkin tercipta lagi dalam kehidupannya kedepan bersama Kendrick.

__ADS_1


    Sekitar pukul tujuh mereka pun bersantap bersama diruang makan yang terasa sangat hangat, keluarga Kendrick saling mendukung satu sama lain. Bahkan terlihat kedua orang tua dan kakak Kendrick cukup menerima keberadaan Beatrice. Sesekali mereka melontarkan pertanyaan pada Beatrice dan bercanda,  hari ini tidak semenakutkan yang dibayangkan Beatrice sebelumnya.


“ Lalu, dua bulan apakah cukup untuk menyiapkan pernikahan kalian? “ terdengar tiba – tiba suara Ayah Kendrick ditengah kehangatan malam itu. Kendrick tersenyum seakan lega rencanya berjalan dengan sangat mulus, perkiraannya Ayahnya akan memberikan waktu tiga bulan ternyata lebih cepat dari dugaannya.


“ Dua bulan rasanya lebih dari cukup Ayah “ jawab Kendrick singkat.


“Lalu konsep pernikahan seperti apa yang menjadi impianmu Beatrice “ Ibu Kendrick menyela. Beatrice bingung


harus menjawab apa, karena hal ini belum sempat ia bicarakan dengan Kendrick sebelumnya. Sejenak Beatrice terlihat sedang memikirkan sebuah rancangan yang mungkin memang menjadi impiannya saat menikah kelak.


“ Nyonya, saya hanya ingin pernikahan yang sederhana dan hangat  tanpa mengundang banyak tamu. Cukup pernikahan berkonsep intim, sehingga rasanya hanya perlu dihadiri keluarga dan kerabat dekat saja “ Beatrice mencoba mencari konsep yang aman untuk ‘pernikahannya’ dengan Kendrick ini.


“Juga, sebuah pernikahan yang tidak dihadiri wartawan agar kami memiliki privasi yang benar – benar terjaga Nyonya “ imbuhnya.


    Kemudian Hera yang duduk disebelah Beatrice meraih tangan Beatrice dengan lembut, dan menggenggamnya cukup erat lalu  tersenyum.


“ Selamat datang dikeluarga kami Beatrice, kami akan selalu disisi mu dan mendukungmu. Terima kasih telah menyembuhkan Kendrick dari patah hati hebatnya “ ujar Ibu Rachel. Kata ‘patah hati hebat’ yang baru saja dilontarkan oleh Hera membuat Beatrice sangat penasaran dan merasa cukup terganggu. Pikirannya mulai tidak dapat dikendalikan, sejuta pertanyaan ada didalam benaknya.


“ Kakak, sudahlah aku dan Beatrice sepakat untuk tidak membawa masa lalu dalam hubungan kami “ sela Kendrick bernada sedikit kesal membuat Beatrice mengurungkan niatnya untuk bertanya. Sementara Ayah dan Ibu Kendrick tersenyum dan memandang Beatrice seolah mengucapkan selamat datang.


    Keluarga Kendrick sangat baik menerima Beatrice, justru kebaikan dan kehangatan mereka membuat Beatrice menjadi merasa bersalah karena akal – akalan pernikahan dengan perjanjian ini. Seolah rasanya dia sedang mengkhianati ketulusan dan kebahagiaan mereka.


    Malam semakin larut tiba saatnya Beatrice berpamitan, ia akan kembali ke hotel untuk membereskan barang – barangnya dan melanjutkan  trip nya yang tertunda karena Kendrick dengan permasalahan hidupnya. Beatrice undur dari rumah mereka sekaligus berpamitan bahwa besok ia akan kembali ke kotanya.


“ Selamat malam Tuan, Nyonya, Tuan Travis dan Kakak Hera terima kasih atas penerimaan dan jamuan makan malamnya. Saya akan segera berkunjung kembali “ pamit wanita mungil yang tingginya hanya sebahu Kendrick itu. Kemudian Ibu Kendrick memeluk Beatrice seraya menepuk punggungnya ringan.


“ Panggil kami Ibu dan Ayah, karena kamu adalah bagian keluarga kami. Kami sangat menunggu kedatanganmu, masih banyak hal yang perlu kita lakukan untuk saling mengenal lebih dalam “ ucap Ibu Kendrick. Beatrice pun mengangguk setelah ia melepaskan pelukannya, begitu juga dengan Hera ia juga memberi Beatrice pelukan hangat. Sungguh keluarga yang menyenangkan.


    Tak lama berkendara mobil Kendrick berhenti didepan hotel yang di tempati oleh Beatrice, segera ia melepaskan sabuk pengaman kemudian bersiap turun.


“ Terima kasih, babak pertama terlewati dengan baik. “ ujarnya Kendrick seraya menoleh ke arah Beatrice.


“ Berkat keluarga mu yang hangat aku bisa melewati dengan baik  “terlihat raut wajah bersalah lahir diwajah Beatrice.


“ Hati – hati untuk perjalanan besok, maafkan aku tidak dapat mengantarmu karena aku ada beberapa schedule dari pagi. Kabari aku jika berangkat dan sudah tiba dikota mu “ lanjut Kendrick lagi. Tiba - tiba jantung Beatrice terasa sedikit berdesir, ia merasa seolah – olah mereka memang benar – benar seperti orang yang sedang pacaran.


“ Pasti ku kabari, selamat malam “ Beatrice pun segera keluar dari mobil Kendrick dan masuk kedalam hotel.

__ADS_1


__ADS_2