THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
MENGURAI BENANG KUSUT


__ADS_3

    Pagi itu Beatrice ditemani oleh Kendrick sedang memenuhi panggilan pihak kepolisian sebagai korban juga saksi pada penyerangan yang menimpanya dihari Kendrick sedang pergi ke luar kota. Dengan midi dress sepanjang lutut berwarna cokelat dan lengan berkerut hingga menutupi siku Beatrice tampak anggun melangkah keluar dari mobil yang dikemudikan sendiri oleh Kendrick.


    Beberapa wartawan tampak mengerumuni pasangan tersebut saat mereka tiba di kantor polisi. Dengan gagahnya Kendrick merangkul pinggang Beatrice dan sesekali mencoba menghalau wartawan agar sedikit menjaga jarak dari wanitanya.


    “ Nanti ya kita bicara, biarkan istriku lewat dahulu. “ Suara Kendrick menyeruak diantara para wartawan, membuat mereka sedikit beringsut dari dekat Beatrice.


    Beberapa jam Beatrice masuk kedalam ruang investigasi menerima kurang lebih lima puluh delapan pertanyaan dari detektif ditemani oleh seorang pengacara yang sudah dipilih oleh Kendrick. Beatrice menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh para detektif dengan sangat baik, bahkan ia tidak terdengar memojokkan salah satu pihak.


    Setelah selesai dengan pemeriksaan hari itu, Beatrice dan Kendrick terlihat keluar dari dalam kantor polisi. Kerumunan wartawan segera mengejar mereka dan kembali menghujani keduanya dengan banyak pertanyaan. Namun lagi – lagi Kendrick menghalau mereka agar menjauhi Beatrice, dengan cepat laki – laki itu menyuruh Beatrice masuk kedalam mobil.


    “  Oke teman – teman kami tidak bisa menjawab pertanyaan teman – teman disini, lebih baik kalian tunggu *p*ress release dari Giant Entertaiment. “ Ucap Kendrick tegas kemudian masuk kedalam mobil, dan menstarter mobil sportnya itu menjauhi kerumunan.


     ***


    Kendrick memarkirkan mobilnya pada parkiran VIP didalam gedung milik Giant Entertaiment. Segera laki – laki itu meraih tangan istrinya dan membimbingnya masuk kedalam bangunan megah itu.


    “ Halo Beatrice ?Apa kabarmu? “ Sapa Travis saat melihat adik iparnya turut masuk kedalam ruangannya.


    “ Halo Kak Travis, aku jauh lebih baik sekarang. Pasti kakak sangat sibuk meredam kebisingan yang sedang terjadi ini ya? “ Sambung Beatrice.


    “ Haha, iya. Untuk itu aku memintamu ikut hadir kesini, supaya kita dapat segera meluruskan gosip buruk soal Kendrick. Duduklah Beatrice. “ Ucap Travis seraya mempersilahkan Beatrice duduk.


  Tok..tok..tok


    Sesaat seorang wanita bertubuh tinggi langsing dengan setelan jas polos, serta mengenakan tanda pengenal Giant Entertaiment  terlihat masuk kedalam ruangan Travis seraya membawa sebuah berkas didalam map bersampul tebal ditangannya.

__ADS_1


    “ Tuan, ini daftar pertanyaan dari wartawan. “ Ucap perempuan itu seraya mengulurkan benda yang ia  tenteng sejak masuk kedalam ruangan Travis.


     “ Oke, thanks Lieta. “ Jawab Travis ringan pada perempuan itu, kemudian ia terlihat undur dari dalam ruangan Travis.


    “ Bacalah Beatrice, ini pertanyaan – pertanyaan yang diajukan oleh wartawan. “ Travis mengulurkan kembali map hitam itu pada Beatrice.


    Sekilas Kendrick dan Beatrice membaca bersamaan daftar pertanyaan yang sudah dikumpulkan dari para wartawan. Beatrice tampak mengangguk – anggukkan kepalanya saat membaca kalimat – kalimat yang ada disana.


     “ Mereka ini mencari kesempatan sekali, menggali kehidupan rumah tangga ku dengan Beatrice terlalu dalam. “ Ucap Kendrick dengan sedikit kesal.


     “ Kalau begitu tidak usah dijawab ken, cukup kita sampaikan saja apa yang harus kita sampaikan, terlebih pemutusan kontrak Giant Entertaiment dengan Regina. “ Ucap Travis seraya menyeruput teh yang ada diatas meja.


***


    Travis diikuti oleh sekretaris pribadinya, bersama dengan Kendrick, Beatrice, dan juga Clovis terlihat masuk kedalam ruangan tersebut dan disambut dengan riuhnya suara kamera para wartawan saling beradu.


    Beatrice terlihat duduk ditengah – tengah Travis dan Kendrick yang tampak begitu menawan hari itu. Kendrick tidak hentinya menggenggam dengan erat tangan Beatrice agar kegugupannya dapat ia tanggalkan dari wajah cantiknya itu.


     “ Selamat sore rekan – rekan semua, terima kasih telah hadir ditempat ini memenuhi undangan dari kami. Langsung saja pada kesempatan hari saya sampaikan bahwa artis Regina Altair sudah tidak bergabung bersama Giant Entertaiment. “ Ucap Travis sesaat ia sudah duduk dengan nyaman dikursinya.


    Ruangan yang semula hening kini mulai kembali riuh dikagetkan oleh berita besar yang tidak mereka sangka. Banyak wartawan menduga press release yang diselenggarakan hari itu adalah untuk mengklarifikasi persoalan berita hangat Kendrick Leandro.


    “ Apakah ada masalah dengan Regina? Apakah Regina yang memutuskan kontrak atau agensi yang memutuskan kontrak? “ Beberapa wartawan mengajukan pertanyaan yang sama pada Travis yang saat itu tengah menjadi pusat perhatian.


    “ Ini adalah bentuk tindakan disipliner dari agensi karena ada pelanggaran berat yang belum dapat kami sampaikan pada publik. Lalu mengenai skandal artis kami Kendrick Leandro dapat kami tegaskan itu adalah berita tidak benar. “ Sambung Travis kemudian.

__ADS_1


    “ Apakah pemutusan kontrak dengan Regina berhubungan dengan skandal Kendrick? Lalu sebenarnya apa yang terjadi? Bagaimana skandal itu bisa mencuat? “ Kembali para wartawan saling sahut memberikan pertanyaan.


    “ Halo, selamat sore rekan – rekan terima kasih atas kesediaannya datang kesini. Seperti yang teman – teman dengar bahwa berita yang menimpa saya adalah berita bohong. Foto yang beredar adalah foto yang sengaja di ambil dan dibuat seolah – seolah saya sedang tidur dengan perempuan lain oleh oknum tidak bertanggung jawab. “ Panjang lebar Kendrick mulai membuka suara.


    “ Saat ini kami sudah menyerahkan seluruh berkas perkara pada pihak berwajib supaya hal ini dapat diselesaikan untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi baik antara saya, agensi, para penggemar dan terlebih dengan istri saya. “ Sambung Kendrick lagi seraya menoleh ke arah istrinya.


    “ Lalu apakah kedatangan anda berdua ke kantor polisi hari ini untuk memenuhi panggilan dari polisi terkait masalah ini? “ Tanya seorang wartawan berkacamata yang duduk pada barisan terdepan.


     “ Benar, karena sejujurnya tempo lalu istriku juga mengalami penyerangan oleh orang yang diduga sama dengan kasusku ini. Jadi istriku bersaksi atas kemalangan yang menimpanya. “ Jawab Kendrick tanpa melepaskan genggamannya dari tangan Beatrice.


    “ Kapan penyerangan terjadi Ken? Siapa pelaku penyerangan Ken? “ Sambung seorang wartawan lagi.


     “ Penyerangan sudah terjadi beberapa minggu yang lalu, dan saat ini masih dalam penanganan pihak terkait. “ Jawab Kendrick ringan.


    “  Lalu Nyonya Beatrice, bagaimana perasaanmu saat membaca berita buruk tentang suami mu Nyonya? “ Tanya seorang wartawan pada Beatrice kemudian.


    Dengan ragu – ragu Beatrice mendekatkan microphone yang ada didepannya kearah bibirnya. Sesaat ia memandang wajah Kendrick sambil berkaca – kaca, lalu menghembuskan nafasnya dengan kasar.


    “ Halo semuanya, sejujurnya aku sangat bersedih dan teramat terluka melihat berita yang sangat tidak mengenakkan itu. Aku benar – benar terluka saat melihat foto juga tulisan – tulisan menyakitkan itu, tetapi saat aku melihat mata suamiku aku percaya jika dia tidak akan pernah melakukan hal serendah itu. “ Jawab Beatrice dengan tegas pada seluruh wartawan.


    “ Lalu Nyonya, bagaimana rasa nya menikahi bintang terkenal sekelas Kendrick? “ Kini terdengar pertanyaan yang berada diluar topik bahasan.


    “ Rasanya? Tentu saja aku sangat bahagia, juga terkadang cemburu dan juga kami sedikit kesulitan saat akan pergi berkencan. “ Jawab Beatrice sambil tersenyum dan terdengar gelak tawa wartawan mendengar jawaban Beatrice.


    “ Namun satu perasaan yang tidak dapat aku pungkiri adalah aku sangat bersyukur dipertemukan dengan Kendrick. “ Sambung Beatrice kemudian, matanya terlihat berbinar – binar membuat semua orang menyadari bahwa Beatrice memang sangat mencintai Kendrick.

__ADS_1


__ADS_2