THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
KEHANGATAN


__ADS_3

Beatrice dan Kendrick turun keruang makan disana seluruh keluarga sudah berkumpul, ayah Kendrick juga sudah kembali dari bekerja.


“ Tante balon! “ Rachel beranjak dari tempat duduknya dan memeluk Beatrice.


“ Halo sayang “ kemudian Beatrice menggendong gadis kecil itu.


“ Tante kok sering kesini sih ? “ tanya Rachel polos.


“ Tante sekarang tinggal disini “ ujar Beatrice padanya.


“ Kenapa tante tinggal disini “ dia masih saja mengejar Beatrice dengan pertanyaan macam – macam.


“ Tante Beatirce kan punya nya Om Kendrick jadi Tante Beatrice tinggal disini dong “ ucap mama Rachel pada putri semata wayangnya.


“ Kayak aku punya mama papa ? “ Rachel bertanya lagi sesaat setelah Beatrice  mendudukkan nya dikursi.


“ Emmmm kayak Papa Travis kan punya Mama Hera, terus Tante Beatrice punya Om Kendrick sayang “ dengan sabar Hera menjelaskan pada Rachel.


“ oo jadi Mama Hera punya Papa Travis “ Rachel berucap seraya mengangguk seolah mengerti apa yang menjadi maksud mama nya.


“ Halo Ayah, apa kabar ? “ Beatrice menyalami ayah Kendrick dan beliau menepuk punggung Beatrice lembut.

__ADS_1


“ Ayah sehat Beatrice, ayo duduklah kita makan  “ sambung Pria paruh baya yang wajahnya sangat mirip dengan Kak Hera itu.


Beberapa hidangan sudah disajikan dihadapan mereka, Kendrick mengambilkan Beatrice beberapa potong udang dan diletakkan pada piringnya.


“ Ken aku alergi “ bisik Beatrice pada Kendrick. Ia kemudian melihat Beatrice dengan kesal lalu mengambil lagi udang yang sudah ia letakkan disana dan memakannya.


“ Ken, kamu ini sudah meletakkan makanan kok diambil lagi sih “  ucap Ibu Ken saat melihat tingkah putranya.


“ Beatrice sedang diet ma, takut ukuran pinggangnya akan melebar terus gaun nya jadi nggak muat, maka nya diet “ ujar Ken ketus.


“ Oh iya, bicara soal besok. Aku jemput jam delapan pagi ya Beatrice, Tony desainer kami sudah siap menunggu mu. Dia tak sabar menemui calon istri Kendrick “ ujar Hera tiba – tiba.


“ Oke kak “  jawab Beatrice mengiyakan perkataan Hera.


“ Jangan aku tidak mengizinkan dia membawa mobil. Nanti aku cari supir buat dia kak “ ucap Kendrick memotong pembicaraan Hera dan Beatrice.


“ Protektif sekali Ken “ goda Travis


“ Biar dia nggak kemana – mana tanpa termonitor Kak Travis haha “ jawab Kendrick seraya tertawa.


“ Nanti aku culik kamu Be, kita pergi kemana – mana nggak perlu izin Kendrick “ Hera gantian menggoda Kendrick.

__ADS_1


“ Apa dia selalu seprotektif itu Be? “ sambung Ibu Kendrick


“ Hehehe, justru Ken memberikan saya kebebasan Bu, dia tidak pernah mengekang saya Bu “ Beatrice berkata jujur. Karena memang selama ini Kendrick justru tidak pernah melarang Beatrice kemana – mana dan melakukan apapun, dia sangat cuek. Bagaimana tidak cuek, karena pada kenyataannya Beatrice bukan siapa – siapa bagi Kendrick.


“ Lalu konferensi pers apakah kamu akan membawa Beatrice Ken ? “ tanya Ayah Kendrick


“ Tidak Ayah, aku hanya mengumumkan kalau aku akan menikah. Ini sudah menjadi keputusan kami berdua, Beatrice tidak ingin terekspos“ jawab Kendrick.


“ Tapi bagaimanapun orang – orang cepat atau lambat akan segera tahu tentang Beatrice Ken “ sambung Travis.


“ Tapi setidaknya Be memiliki waktu beradaptasi dulu Kak “ ujar Kendrick seraya mengusap lembut rambut ‘calon istrinya’ . Wajah Beatrice pun memerah karena perlakuan Kendrick padanya.


“  Baiklah, kami juga akan turut menjaga privasi kalian “ ucap Ayah Kendrick lagi.


“ Beatrice, suatu hari nanti pasti orang akan mengenalimu sebagai istri Kendrick, tapi percayalah kami akan selalu menjagamu “ terdengar ketulusan terucap dari mulut Hera.


“ Terima kasih Kak “ Beatrice tersenyum lega, sekaligus bersyukur mereka benar – benar menerima nya.


“ Kami adalah rumah mu disini Beatrice “  sambung Ibu, dan ini membuat Beatrice sangat terharu.


“ Terima kasih bu, meski Beatrice bukan siapa – siapa, keluarga ini sungguh menerima Beatrice dengan sangat baik “ hampir Beatrice menangis merasakan ketulusan mereka.

__ADS_1


“ Kamu adalah orang yang memenangkan hati Kendrick, jadi kamu sangat berharga untuk kami “ terlihat Hera sangat menyayangi adik semata wayangnya.


Berada didalam keluarga ini sungguh menyenangkan bagi Beatrice, ketulusan dan dukungann selalu ia dapatkan dari mereka. Keluarga ini benar – benar menerimanya dengan sangat hangat, Beatrice sangat dihargai dan diperlakukan dengan baik. Beatrice tidak sanggup membayangkan bila akhirnya mereka tahu bahwa ia hanya berpura – pura menjadi istri yang dicintai oleh Kendrick. Bersamaan dengan bahagia karena kebaikan mereka, Beatrice juga merasa berdosa, membohongi ketulusan hati mereka.


__ADS_2