THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
KEBENARAN DAN AKHIR BAHAGIA


__ADS_3

    Setelah beberapa waktu melewati proses penyelidikan yang cukup panjang akhirnya semua hal yang menimpa Beatrice dan Kendrick terungkap. Segala kemalangan yang terjadi memang benar didalangi oleh Regina.


    Rasa tidak terima dan terbakar api cemburu adalah yang menjadi motif kejahatan yang dilakukan Regina bersama dengan Laura. Berita persoalan penahanan Regina Altair juga penyebab batalnya pernikahannya dengan Kendrick tengah hangat diperbincangkan di media masa.


    “ Ken, maafkan Ibu mu ini nak karena sempat tidak mempercayai mu. Juga maafkan Ibu mu ini karena Ibu sama sekali tidak menyadari penyebab berakhrinya hubungan mu dengan Regina waktu itu. “ Ibu Kendrick memeluk putra semata wayangnya seraya mengusap rambut Kendrick dengan penuh kasih.


    “ Maafkan aku yang kurang terbuka pada Ibu, maafkan aku yang sempat berpikir untuk mengakhiri hidup dan tidak memikirkan Ibu saat itu Bu.  “ Kendrick terisak dalam pelukan Ibunya.


    “ Sudah sudah tidak perlu membahas Regina lagi, lihatlah istri mu juga menangis Ken. “ Suara Ayah Kendrick terdengar membuat Beatrice malu dan mengusap air mata yang jatuh ke pipinya.


    “ Sini sayang kemarilah, Ibu percayakan Kendrick pada mu Beatrice. Hanya kamu yang bisa membuat Kendrick melunak dan Ibu tahu dia sangat bahagia saat memiliki mu. “ Ibu Kendrick memeluk erat tubuh Beatrice.


    “ Beatrice juga sangat bahagia memiliki Kendrick bu, Beatrice sangat beruntung ditemukan laki – laki sehebat Kendrick. “ Beatice menyambut pelukan Ibu mertuanya.


     Setelah beberapa saat berbincang – bincang Kendrick dan Beatrice berpamitan pada orang tua mereka yang berdiri diteras rumah mengantarkan kepergian keduanya itu. Dengan perasaan yang sangat lega Kendrick berjalan menjauhi bangunan rumah yang sudah ia tempati sejak ia kanak – kanak.


    Sudah tidak ada lagi beban yang mengganjal didalam hati nya, sudah tidak ada apapun yang ia sembunyikan dari kedua orang tuanya. Ia sudah melepaskan segala kepahitan persoalan Regina dan masa lalunya, ia siap menyambut hari bahagia bersama Beatrice.

__ADS_1


***


    Setibanya dirumah seperti biasa Kendrick dan Beatrice langsung naik ke kamar mereka, wajah keduanya diliputi rasa syukur karena dapat melewati skandal luar biasa itu dengan sangat baik.


    “ Sayang kemarilah, aku sedang meminta Bibi siapkan air di bathtub. “ Panggil Kendrick pada Beatrice yang baru saja selesai membersihkan wajahnya didepan meja rias.


     “ Ada apa sayang? “ Ucap Beatrice dengan mesra.


     “ Tidak apa – apa, aku hanya ingin memelukmu. “ Kendrick memeluk dengan erat tubuh istrinya yang sudah duduk disampingnya itu.


     “ Ada bibi dikamar mandi. “ Bisik Beatrice sambil menarik bibirnya dari Kendrick, membuat laki – laki itu memasang wajah kesal.


     Beatrice hanya tersenyum tipis lalu mengusap rambut Kendrick dengan sangat lembut, perempuan itu juga tidak mengalihkan sedikitpun pandangan matanya dari mata Kendrick. Senyuman kedua nya tampak merekah, rona – rona bahagia tidak dapat disembunyikan dari pasangan itu.


    “ Tuan, airnya sudah siap. “ Suara Bibi Rasi membuat Beatrice menarik dirinya dari pelukan Kendrick.


    “ Iya Bi, terima kasih. “ Kendrick mengikuti Bibi Rasi dari berlakang kemudian mengunci pintu setelah wanita itu keluar dari kamarnya.

__ADS_1


    Kendrick menghampiri kembali wanitanya yang masih duduk pada sofa disudut ruangan kamar mereka. Lelaki itu memeluk kembali tubuh Beatrice dan mengangkat perempuan itu keatas pangkuannya sehingga wajah kedua nya tampak sejajar.


    “ Aku sangat mencintaimu Beatrice. “


    Lelaki itu kemudian ******* bibir Beatrice yang masih terlihat kemerahan, Kendrick menikmati setiap kelembutan yang tercipta diantara bibir keduanya yang saling berpagut. Perlahan ia membuka kancing dress yang dikenakan oleh Beatrice dan menanggalkan seluruh pakaian  dari tubuh istrinya itu.


    Wajah Beatrice tampak malu – malu saat Kendrick melepaskan ciumannya dan ia sudah menyadari pakaian yang ia kenakan sudah lolos dari tubuhnya. Namun Kendrick justru mengangkat tubuh polos Beatrice dan membawanya masuk kedalam kamar mandi.


    Keduanya berendam didalam bathtub berukuran besar itu sambil menikmati anggur yang ternyata sudah disajikan oleh Bibi di dalam sana. Kendrick tidak sedikitpun melepaskan tubuhnya dari Beatrice, ia mendekap erat wanita itu dalam pelukannya sambil menciumi nya sesekali.


     “Aku sangat bahagia hidup bersama mu sayang, menemukanmu adalah suatu keuntungan terbesar dalam hidupku. Jangan pernah meninggalkan ku sayang. “ Bisik Kendrick tepat ditelinga Beatrice.


    “ Aku juga sangat mencintaimu sayang, terima kasih sudah memilihku. “ Beatrice kemudian mencium bibir Kendrick dalam. Hingga mereka menghabiskan malam panjang mereka, menikmati setiap kehangatan dan sentuhan kulit melebur menjadi satu.


    Keduanya bahagia, pertemuan mereka yang tidak terduga membawa keduanya berjalan sejauh ini. Pertemuan tidak terduga keduanya menumbuhkan benih – benih asmara dan menjadi penyembuh luka serta lara yang sempat bersemayam jauh didalam jiwa.


    Selamat berbahagia Kendrick Leandro dan Beatrice ^^

__ADS_1


__ADS_2