THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
BICARA


__ADS_3

    Waktu berjalan dengan sangat lambat bagi Beatrice, namun untungnya seluruh staff dan asisten Kendrick memperlakukan Beatrice dengan baik, memang selayaknya istri seorang bintang besar. Beatrice sudah sangat bosan, hingga akhirnya ia tertidur dengan lelapnya  di sofa bahkan ia tidak menyadari Kendrick sudah beberapa kali bolak – balik kedalam kamar untuk mengganti outfitnya.


Kring.. Kring.. Kring.. Kring


    Beatrice tersentak mendengar nada dering dari ponselnya, sesaat ia mengerjapkan mata nya lalu meraih HP dari dalam tas selempangnya. Dilihat nya Kath menelpon, bergegas ia menjawab panggilan dari adik tersayangnya itu.


    “ Hai Kath. “ sapa Beatrice pada Kathleen.


    “ Apa yang terjadi Kak? Orion mengabariku, bahwa Kak Rigel marah pada mu karena tahu Kakak sudah menikah. “ Terdengar suara Kath yang sangat khawatir.


    “ Iya seperti itulah Kath, aku tidak menyangka jika reaksinya akan demikian. Tapi biarkan saja, aku tidak peduli sekarang, dia bahkan menganggapku menikah karena aku butuh uang Kath. “ Terlintas kesedihan dalam hati Beatrice, ia tidak menyangka jika orang yang ia anggap sebagai kakak akan berpikiran sedemikian.


    “ Sudahlah Kak, tidak perlu dipikirkan. Aku tahu Kak kamu sangat mencintai Kak Kendrick. Lalu bagaimana dengan Kak Kendrick? Apakah dia marah Kak? Aku dengar ia mendapati kalian tengah beradu mulut disana. “ tanya Kath dengan cemas.


    “ Benar Kath, aku sangat mencintai Ken dan iya seperti nya dia marah sehingga aku sekarang dihukum untuk mengikutinya syuting. “ bisik Beatrice.


    “ Jangan terlalu lama saling marah ya Kak, ya sudah kabari aku jika ada apa – apa.Aku sedang dijalankan, bye! “ Kath menutup teleponnya, dan ternyata Kendrick sudah ada di ambang pintu menatap Beatrice dengan tatapan kesal.


     “ Siapa? “ tanya Kendrick curiga.


    “ Kath. “ Beatrice tidak banyak berbicara pada Kendrick karena disana ada banyak orang, ia takut jika salah bicara.


    “ Aku ganti baju dulu. “ Pria itu kemudian melenggang ke kamar ganti diikuti Evan, sementara staff lain terlihat merapikan beberapa barang  yang masih tertinggal didepan meja rias.

__ADS_1


Tok.. Tok..Tok


    Laura segera berlari membuka pintu, dilihatnya wanita cantik berambut panjang berdiri dibalik pintu, Regina.


    “ Apa Kendrick masih didalam? “ tanya Regina pada Laura.


     “ Masih Nona, ada apa? “ jawab Laura pelan, seketika Regina menerobos kedalam ruangan itu tanpa permisi.


     “ Nona Regina, ada yang bisa kami bantu? Tunggu Nona. “ teriak Laura berusaha menghentikan wanita itu.


    Tak lama Kendrick keluar dari kamar ganti, ia mengenakan sweater berwarna biru dipadukan dengan light jeans dan sneakers berwarna putih. Dengan gaya berpakaian kasual seperti ini saja ia tetap terlihat tampan.


    “ Ada apa? “ tanya Kendrick pada Regina dengan kaku.


    “ Ken, bisa antarkan aku ke dokter? “ pinta Regina seraya menarik ujung pakaian Kendrick. Sesaat Kendrick menatap mata Regina kemudian ia menghela nafas, diliriknya Beatrice di sofa sedang memperhatikannya.


     “ Ayo sayang. “ Kendrick kemudian melewati Regina dan menarik tangan Beatrice agar ia segera berdiri.


    “ Kunci Clo, aku pulang sendiri. Jemput aku besok pukul enam pagi. “ Kendrick meraih kunci mobil dan tas tangan dari Clovis, dengan gagah ia menuntun Beatrice meninggalkan tempat itu.


***


    Sepanjang perjalanan pulang Kendrick tidak mengatakan apapun pada Beatrice, mereka hanya saling diam dengan pikirannya masing – masing. Setiba nya dirumah Kendrick langsung masuk kedalam ruang tengah, melewati ruang makan dan menuju kamar, Beatrice mengikuti dengan berlari kecil.

__ADS_1


    “ Selamat  malam Tuan dan Nyonya “ sapa Bibi Inah saat melihat Kendrick dan Beatrice pulang bersamaan. Kendrick hanya menyunggingkan seberkas senyuman, dan terus melangkah menuju kamar.


    “ Beatrice! Apakah kamu se- sembrono ini?Bagaimana bisa bertemu dengan orang itu disana? “ teriak Kendrick saat Beatrice menutup pintu.


    “ Aku sudah mengatakan nya tadi Ken, kami tidak sengaja! “ tidak mau kalah Beatrice menimpali dengan nada yang sedikit tinggi.


    “ Berhati – hatilah jika memang tidak ingin tertangkap basah Beatrice, bagaimana jika itu Ayah atau Ibu yang melihat? Untung nya itu Tim ku! Mereka pernah melihat bocah itu menarik tanganmu di depan lift. “ Kendrick kemudian duduk disofa panjang dan Beatrice mengikutinya.


    “ Dan lagi, tolong hati – hati saat bicara, bahkan Clovis tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Aku ini menggantungkan seluruh hidupku pada mu Beatrice, jangan sampai kita tertangkap basah! “ masih saja Kendrick mengomeli Beatrice, wanita itu hanya menundukkan kepalanya karena menyadari ia bersalah dan hampir saja ia terlepas bicara didepan Clovis.


    “ Maafkan aku Ken, sungguh aku tidak pernah bermaksud begini, apalagi membuka semuanya didepan orang lain. “ sesal Beatrice.


    “ Lalu kedai kopi, apakah kamu bersikeras ingin tetap membuka nya? Kenapa? “ kini suara Ken mulai berubah sedikit lembut.


    “ Iya Ken, aku mohon izinkan aku membukanya. Aku tidak tahu kapan akan berpisah dengan mu, setidaknya aku harus memiliki penghasilan sendiri. “ tersirat kesedihan dari nada bicara Beatrice. Ia takut akan berpisah dari Kendrick karena ia sadar ia menyukai pria itu, ia tidak ingin berpisah dengan Kendrick. Lelaki tampan itu  sejenak  terdiam, seolah sedang mempertimbangkan apa yang diminta oleh Beatrice.


    “ Ck, baiklah kalau memang begitu. Tapi ingat, kamu boleh pergi saat aku sudah berangkat bekerja dan kembali sebelum aku pulang. “ Kendrick berdecak namun tetap meluluskan keinginan Beatrice.


    “ Apakah kamu sudah tidak marah Ken? “ tanya Beatrice pada pria yang duduk disampingnya, namun laki – laki itu hanya diam.


    “ Ken, apakah aku boleh bertanya sesuatu? “ dengan hati – hati Beatrice mencoba berbicara dengan Kendrick.


    “ Apa? “ jawab Kendrick singkat.

__ADS_1


    “ Apakah kamu masih mencintai Regina Ken? Apakah dia juga masih mencintaimu Ken? “ tanya Beatrice penuh harap, ia berharap Kendrick mau menjawabnya.


     “ Apakah kamu seingin tahu ini Beatrice? “ Kendrick menatap Beatrice dalam.


__ADS_2