
Setelah acara selesai Kendrick keluar dari ruangan pesta sembari menggandeng tangan istrinya. Ia melihat Beatrice sedikit frustasi kerena banyaknya rekan – rekan Kendrick yang datang menyapa dan berkenalan dengannya. Ditambah dengan kamera yang tidak henti – hentinya berfokus pada keberadaannya, karena ini adalah kali pertamanya tampil didepan public sebagai istri Kendrick.
“ Kendrick boleh perkenalkan istirmu? “ Wartawan masih menyerbu mereka berdua saat mereka hendak menuju mobil dan meninggalkan gedung pesta.
“ Oke, boleh teman – teman mundur sedikit? Tolong berikan sedikit ruang untuk istriku, dia belum terbiasa dengan hal seperti ini. “ Ucap Kendrick kemudian diikuti langkah mundur dari para wartawan.
“ Perkenalkan semuanya ini adalah istri saya, Beatrice Leandro. Dia adalah wanita hebat yang berhasil membuat saya kembali bergairah menjalani hidup, yang membuat saya tetap berdiri menghibur para penggemar semua. Saya harap rekan – rekan semua dapat selalu mendukung pernikahan kami dan saya memohon khususnya untuk teman – teman media supaya tetap menghargai kehidupan pribadi kami. Terima kasih. “ Sambung Kendrick lalu menarik Beatrice ke pelukannya dan berjalan menuju mobil.
Keduanya kemudian masuk kedalam mobil, Beatrice menghela nafas lega setelah menjatuhkan tubuhnya keatas kursi. Kendrick terlihat memegang wajah mungil Beatrice dan menatapnya dalam.
“ Apakah kamu baik – baik saja sayang? “ Ucap Kendrick lembut. Sementara Beatrice mengangguk mengiyakan pertanyaan Kendrick.
“ Apakah kalian bertemu Regina? “ Tanya Laura dari kursi depan dengan penasaran.
“ Lau! “ Bentak Clovis dari kursi kemudi, membuat wanita itu terdiam.
“ Sejujurnya aku sangat tidak nyaman, dia menatapku terus sepanjang acara. Tapi aku baik – baik saja karena kamu ada disampingku Ken. “ Tukas Beatrice sambil memandangi lelaki disampingnya itu.
“ Biarkan saja sayang, tidak perlu kamu pikirkan ya. “ Kendrick mengusap lembut pipi Beatrice.
“ Ken bukalah internet, lihatlah K-News sudah merilis foto kalian berdua satu jam yang lalu. “ Clovis menatap Kendrick dari spion depan.
Kendrick kemudian meraih HP dari dalam saku jasnya, ia melihat beritanya bersama Beatrice sedang menjadi trending topic malam itu. Sesekali ia tersenyum membaca isi berita yang ada disana.
“ Kamu cantik sekali sayang. “ Kendrick tersenyum sambil memandangi foto Beatrice yang terpampang dalam berita.
“ Mulai sekarang pakai sopir ya Beatrice? Semua orang sudah mengenalimu. “ Sambung Clovis dari bangku depan kemudi.
__ADS_1
“ Kita lihat dahulu seperti apa Clo, selama masih bisa ku atasi aku akan tetap seperti biasanya. “ Lagi – lagi Beatrice menolak dengan halus.
“ Sayang?!” Rengek Kendrick, tetapi buru – buru Beatrice membungkam mulut Kendrick dengan meletakkan jari telunjuknya disana.
“ Sst, percayalah sayang aku akan baik – baik saja. “ Beatrice menatap Kendrick lembut, dan tatapannya sungguh meneduhkan.
***
Sesampainya dirumah, Beatrice langsung masuk kedalam kamar ia menghapus riasan wajahnya lalu berlari kekamar mandi untuk membersihkan diri. Sementara Kendrick terlihat mengambil satu kaleng beer dan membawa nya masuk ke dalam kamar. Setibanya disana ia menjatuhkan tubuhnya diatas sofa sembari melepaskan jas dan dasinya kemudian meneguk minuman itu.
“ Sayang! “ Panggil Kendrick saat melihat Beatrice keluar dari kamar mandi, hanya selembar handuk kimono berwarna salem yang membungkus tubuh perempuan itu.
“ Ada apa Ken? “ Beatrice menghentikan langkahnya. Kendrick terlihat melambaikan tangannya meminta Beatrice mendekatinya.
Kendrick langsung meraih tangan Beatice dan membuat perempuan itu jatuh dipangkuannya, ia langsung mendekapnya dengan erat. Sementara Beatrice membelai rambut Kendrick yang terlihat basah berkilau karena pomade yang ia pakai.
“ Untuk apa? “ Beatrice bertanya pelan, namun Kendrick tidak menjawab.
Laki – laki itu kemudian mengecup bibir Beatrice lagi, dengan lembut dan dalam. Keduanya saling berpagut menikmati setiap kecupan dalam ciuman mereka yang semakin menghangat. Kendrick ******* bibir lembut itu semakin dalam, lalu menggendong tubuh Beatrice dan membawanya keatas ranjang dan membaringkannya disana tanpa menghentikan ciumannya.
Beatrice sesekali menarik ciumannya dari Kendrick untuk mengambil nafas karena laki-laki itu tidak melepaskan bibirnya barang sedetikpun. Kendrick tepat berada diatas tubuh Beatrice, lelaki itu mengecup leher wanitanya pelan sementara Beatrice terlihat gugup karena ulah Kendrick.
Lelaki itu kemudian menatap wajah Beatrice lekat seraya membelai rambut wanita itu berkali – kali dengan lembut. Kendrick tidak melepaskan tatapannya dari wajah Beatrice, dan ia tidak menggeser sedikitpun tubuh kekarnya dari atas Beatrice.
“ Aku sangat mencintaimu Beatrice. “ Ucapnya dengan tulus.
“ Aku juga sangat mencintaimu Ken. “ Jawab Beatrice sambil berkaca – kaca, ini adalah kali pertama Kendrick mengungkapkan kecintaannya pada Beatrice melalui kata – kata.
__ADS_1
Keduanya kembali saling berpagut, semakin dalam dan membuat keduanya terbawa suasana. Kendrick semakin tidak dapat mengendalikan dirinya, ia menciumi setiap lekuk tubuh Beatrice. Lelaki itu kemudian melepaskan kemeja nya, terlihat cetakan pada dada dan perutnya mulai basah berkeringat. Kembali ia ******* dengan lembut bibir Beatrice dengan perasaan yang menggebu - gebu.
Dengan lembut lelaki itu menarik tali handuk kimono yang menutupi tubuh Beatrice, perlahan ia menanggalkan kain yang menutupi tubuh indah istrinya itu. Kendrick mengecup hampir seluruh wajah Beatrice, ia juga meninggalkan beberapa hickey mark pada leher dan dada Beatrice.
Hingga akhirnya keduanya menyatu melebur diri mereka dalam malam panjang yang indah. Malam yang tidak akan pernah terlupakan bagi keduanya, malam dimana Beatrice menjadi milik Kendrick seutuhnya. Tidak ada lagi batasan diantara keduanya, mereka telah memiliki satu dengan lainnya, mereka telah melepaskan hasrat dari dalam diri mereka masing – masing dan menyatu dibawah pelukan rembulan malam itu.
“ Jangan pernah meninggalkan ku sayang. “ Kendrick mendekap erat tubuh Beatrice disampingnya, hanya selembar bed cover tebal yang membungkus tubuh mereka berdua.
“ Hmm, tidak akan pernah Ken. “ Jawab Beatrice malu – malu.
“ Ken?! “ Gerutu Pria itu lagi, lalu ia menggigit lembut lengan Beatrice.
“ Ah! Sakit sayang! “ Beatrice memukul ringan dada bidang Kendrick.
“ Aku mau mandi dulu ya Ken. Tapi dimana kamu melempar handuk ku? “ Beatrice masih terlihat mencari – cari kain untuk membungkus tubuh telanjangnya, ia tampak masih malu – malu pada Kendrick.
“ Hahaha, kamu ini sayang. Kita sudah melakukannya tapi kamu masih seperti ini. “ Kendrick tersenyum lalu menarik handuk yang ada dibawah bantalnya dan mengulurkannya pada Beatrice.
Sekelebat Beatrice memakai handuk itu lagi dan berlari menuju kamar mandi, tidak lama kemudian ia keluar dan langsung menuju kamar ganti. Sementara Kendrick masih diatas ranjang sambil tersenyum melihat tingkah menggemaskan Beatrice.
Wanita cantik itu kemudian kembali keatas ranjang, namun Kendrick sudah tidak terlihat disana. Beatrice tersenyum kecil, wajahnya sedikit memerah mengingat hal yang baru saja ia lakukan bersama Kendrick. Perempuan itu menarik bed cover nya hingga menutupi seluruh wajahnya, ia terlalu bahagia bisa melewati malam yang indah bersama laki – laki yang sangat ia cintai.
“ Sayang, bantu aku mengeringkan rambut. “ Panggil Kendrick dari dalam kamar mandi, namun tidak terdengar jawaban dari Beatrice.
Pria tampan itu kemudian mendongakkan kepala nya melihat seisi kamar, ia tersenyum kecil saat mendapati istrinya sudah terlelap diatas tempat tidur. Kendrick mendekatinya, menyibakkan selimut tebal itu dari wajah Beatrice, perempuan itu sudah benar – benar terlelap.
“ Apakah kamu selelah itu sayang? “ Gumam Kendrick sambil tertawa lalu mengecup kening Beatrice pelan.
__ADS_1
“ Selamat tidur Beatrice ku. “ Bisik Kendrick lagi.