THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
PANGGILAN TELEPON


__ADS_3

Beatrice mengeringkan rambutnya didepan kaca didalam kamar mandi, ia terpaksa harus mandi lagi karena seluruh badannya terasa sangat lengket oleh sisa – sisa air laut. Sementara ia melongok kearah kamar dan  Kendrick belum terlihat datang, lalu ia menatap lagi bayangan dirinya didepan kaca.


“ Kendalikan dirimu Beatrice “ ucapnya pada pantulan wajah wanita di dalam cermin.


Kring.. Kring.. Kring


Terdengar HP Beatrice berdering dengan cukup nyaring, segera ia mematikan hair dryernya lalu meraih ponsel diatas meja. Terlihat Rigel menghubunginya kembali, ia teringat bahwa ia masih berhutang untuk menjelaskan statusnya saat ini pada Rigel, Beatrice pun mengangkatnya.


“ Halo Gel ? “ sapanya pada pria disambungan telepon.


“ Halo Be, apa kabar mu? Apakah baik – baik saja? “ jawab Rigel dengan lembut.


“ Baik Gel, bagaimana dengan mu? “ Beatrice balik bertanya pada laki – laki yang sudah ia kenal belasan tahun belakangan ini.


“ Aku baik Be, dan aku sudah berada di Kota ini Be, kota tempat mu berada. Apakah kita bisa bertemu? “ tanya laki – laki itu lagi.


Braaaak!


Tiba – tiba terdengar suara pintu dibanting dengan cukup keras, wajah Kendrick menyembul didepan pintu. Kali ini wajahnya terlihat cukup kesal, sampai – sampai ia tidak mengetuk pintu sebelum ia masuk kedalam kamar.


“ Kamu ini benar – benar ya Be. Bisa – bisanya kamu pergi tidak menungguku! Bagiamana kalau kamu tersesat?! “ bentak Kendrick pada Beatrice yang saat itu masih terhubung dengan Rigel di telepon.  Melihat kemarahan Kendrick segera ia matikan teleponnya tanpa mengatakan apapun pada Rigel.


“ Maafkan aku Ken, aku takut mereka melihatku. Lagi pula lihatlah aku baik – baik saja “ Beatrice melakukan pembelaan.

__ADS_1


“ Lalu apa salahnya mereka melihatmu Be? Cepat atau lambat mereka juga pasti segera mengetahuinya! “ tetap dengan nada tinggi Kendrick menjawab Beatrice.


“ Maaf Ken, sudah membuatmu khawatir. Aku hanya belum siap Ken, aku takut membuat mu dibenci banyak orang karena menikahi wanita seperti ku “ mata Beatrice menatap Kendrick dengan nanar.


“ Be, kalau aku sudah memutuskan sesuatu pasti aku sudah memikirkan segala dampak yang mungkin akan timbul Beatrice. Sekarang aku bertanya pada mu sebagai penggemarku, kamu memilih melihatku menjadi pria homo atau melihatku menikah dengan wanita? “ ucap Kendrick seraya berkacak pinggang.


“ Beri aku waktu Ken “ jawab Beatrice lembut


“ Tapi kamu baik – baik saja kan? “ Suara Kendrick sedikit lembut. Lalu Pria itu mendekati Beatrice, dengan santai ia menyibakkan rambut Beatrice yang terlihat jatuh dipundak nya.


“ Kendrick! “ bentak Beatrice sambil menepis tangan pria itu.


“ Jangan menyentuhku sesukamu! “ lanjut Beatrice sambil berjalan ke arah sofa.


“ Aku baru menyadari kalau rambutmu cukup panjang Be makanya aku penasaran, maafkan aku. Aku mau mandi dulu “ laki – laki itu tergagap kemudian menghilang dibalik pintu kayu berwarna cokelat itu.


“ Halo Rigel, maafkan tadi sambungan telepon kita terputus. “ ucap Beatrice saat Rigel sudah mengangkat panggilannya.


“ Oh iya Be, apakah ada masalah Be? Mengapa setiap kali aku menelponmu ada suara pria disana? “ tanya Rigel to the point.


“ Gel, sebelumnya aku meminta maaf padamu ada hal yang ingin kusampaikan “ sedikit kebingungan Beatrice mencari kata – kata yang tepat untuk menjelaskan pada Rigel.


“ Beatrice, aku tahu. Namun jangan katakan sekarang, katakan saat kita bertemu Be,  Aku mohon temui aku segera, mungkin aku bisa mengubah pikiranmu. “ Rigel menolak penjelasan Beatrice.

__ADS_1


“ Apa yang kamu tahu Gel? Dengarkan aku dulu Gel sebenarnya aku “ Beatrice siap menceritakan pernikahannya pada Rigel.


“ Jangan katakan apapun Beatrice, katakan saat kita bertemu.Bye,aku mau membersihkan kamarku dulu. “ potong Rigel sebelum Beatrice menyelesaikan ucapannya, lalu pria itu menutup sambungannya di telepon. Rigel berpikir bahwa wanita yang ia sukai akan mengatakan bahwa ia sudah memiliki kekasih, dan dengan tekatnya Rigel ingin membuat Beatrice meningalkan pacarnya dan menjalin hubungan bersamanya.


Beatrice sedikit bingung dengan apa yang dikatakan oleh Rigel baru saja, ia khawatir jika Rigel sudah mengetahui pernikahannya dengan Kendrick.


“ Halo Kath? Apakah kamu sedang sibuk? “ sapa Beatrice saat Kathleen sudah berada disambungan telepon.


“ *A*ku baru mau pulang Kak, bagaimana liburanmu? Apakah semuanya baik – baik saja? “ tanya Kath dari seberang sambungan telepon.


“  Sangat menyenangkan Kath, Kath apakah kamu sudah menceritakan semuanya pada Rigel? “ tukas Beatrice kemudian.


“ Mengenai pernikahan mu dengan Kak Ken? Tentu saja tidak Kak, Orion juga tidak mengatakan apapun pada Kak Rigel. Ada apa Kak? “ terdengar kekhawatiran dari nada bicara Kath.


“ Rigel bilang jika dia sudah mengetahui semuanya Kath, dan dia ingin bertemu denganku. Rigel juga bilang pertemuan ku dengannya mungkin bisa mengubah pikiranku Kath. Bagaimana ini? Apakah aku harus menemuinya Kath? “ Beatrice meminta pertimbangan adiknya.


“ Kak, kamu wajib memberitahu hal ini pada Kak Rigel supaya dia tidak terus berharap padamu. Kakak juga perlu menjelaskan pada Kak Ken jika akan menemui Kak Rigel, supaya tidak ada kesalahpahaman Kak “ dengan bijak Kath memberikan saran.


“ Baiklah Kath, aku akan menemui Rigel. Thank you Kath, hati – hati dijalan ya. Bye “ Beatrice kemudian menyudahi panggilannya, lalu membiarkan tubuhnya meringkuk diatas sofa.


Sekelabat Kendrick keluar dari kamar mandi, ia hanya mengenakan handuk kimononya. Terlihat dada bidangnya mengintip dari bagian lipatan handuk yang tidak tertutup dengan rapat.


“ Be, minta tolong ambilkan bajuku “ laki – laki itu berucap seraya mengeringkan kepalanya dengan handuk kecil.

__ADS_1


“ Hmmm sepertinya ini adalah kebiasaanmu ya Ken, memamerkan bentuk tubuhmu pada orang lain “ Beatrice kemudian membuka koper yang mereka bawa sambil menggerutu.


“ Aku lupa membawa baju ke kamar mandi Be “ Kendrick membela diri. Beatrice kemudian mengulurkan celana pendek berwarna mustard dan kaos hitam polos kearah Kendrick. Pria itu bergegas menuju kamar mandi untuk berganti pakaian.


__ADS_2