
Sore itu Beatrice sudah di sibuk kan dengan persiapannya mengikuti gala dinner bersama Kendrick yang diadakan oleh agensinya. Hera membantu Beatrice memilih gaun malam yang akan ia kenakan, sementara Dami akan membantu Beatrice bersolek.
“ Kak? Apakah semuanya akan baik – baik saja. “ Tanya Beatrice pada kakak iparnya yang juga terlihat sedang bersolek didepan cermin.
“ Tenang saja Beatrice, semua akan baik – baik saja. Kendrick ada disampingmu, begitu juga kami, akan selalu berada dibarisan terdepan saat terjadi sesuatu padamu. Tetapi aku yakin, semuanya akan baik – baik saja. “ Hera meyakinkan adik iparnya itu.
Beatrice terlihat melepaskan nafas panjang, ia berharap semuanya akan baik – baik saja. Terlebih orang – orang yang ia sayangi akan berada di garda terdepanuntuk melindunginya, ia meyakini bahwa Kendrick akan selalu menjaganya.
“ Selesai Kak! Kamu cantik sekali Kak Beatrice, meski dengan riasan sederhana seperti itu. “ Puji Dami saat melihat paras ayu Beatrice yang sedikit dipulas dengan riasan makeup natural.
“ Berkat tangan luar biasamu Dami! Terima kasih banyak. “ Beatrice balik memuji wanita yang selalu menjadi stylish Kendrick itu.
“ Sebenarnya tanpa riasan pun kamu sudah terlihat sangat cantik Be! ” Puji Hera sambil memasang anting – anting teardrop chadelier dengan bohemian faux gemstone berwarna zamrud itu pada telinganya.
“ Kakak selalu berlebihan! “ Beatrice menimpali pujian Hera.
Malam itu Beatrice mengenakan long lace dress berwarna hitam dengan belahan hingga atas paha, bagian belakangnya terlihat terbuka sehingga terpampang disana punggung mulus Beatrice yang bahkan Kendrick pun belum pernah melihatnya.
Tok.. tok.. tok
Terdengar ketukan ringan pada pintu kamar Beatrice yang saat itu sedang ia gunakan bersolek bersama Hera. Kendrick terlihat menyembul masuk kedalam kamar setelah mendengar jawaban dari Beatrice yang mengizinkan nya untuk masuk.
Pria itu terlihat sangat menawan, dengan setelan jas berwarna hitam dan kemeja putih dengan dasi kupu – kupu hitam. Kendrick juga tampak terbius melihat penampilan anggun istrinya, Beatrice sangat cantik malam itu.
“ Sudah siap? “ Tanya Pria itu lembut.
“ Sudah, aku ambil tas dulu. “ Beatrice membalikkan badannya dan meraih clutch bag berwarna hitam dari atas meja rias.
__ADS_1
“ Tunggu, kamu pakai baju ini? “ Kendrick mendekati Beatrice saat melihat belahan pada punggung dressnya.
“ Ganti, terlalu terbuka, ganti. “ Perintah Kendrick sambil mendorong istrinya masuk kedalam kamar ganti.
“ Tapi aku pakai baju apa? “ Beatrice merengek.
“ Biarkan lah Ken, lihatlah Beatrice sangat cantik. “ Ucap Hera sambil mendekati adik semata wayangnya itu.
“ No! Lihatlah Kak, punggung Beatrice akan menjadi tontonan orang, aku tidak suka. “ Kendrick tetap mendorong istrinya masuk kedalam kamar ganti, sementara Hera terkekeh melihat tingkah adiknya itu.
“ Kamu ini Ken, pencemburu sekali. “ Hera kemudian menyusul Beatrice masuk kedalam kamar ganti. Ia kemudian mengambil gaun lain yang ada dilemari pakaian istri Kendrick itu. Hera meraih black tie gown dengan potongan off shoulder neckline dengan bagian bawah yang melebar dan belahan hingga bawah lutut.
“ Pakai ini saja Beatrice. “ Hera mengulurkan night gown itu pada Beatrice, lalu ia keluar membiarkan Beatrice mengganti bajunya.
“ Kamu sangat mencintai Beatrice ya Ken, hingga sampai cara ia berpakaianpun kamu mengaturnya. Tidak seperti saat kamu bersama perempuan itu, kamu sedikitpun tidak pernah mengometarinya. “ Ucap Hera saat mendapati Kendrick masih duduk disofa didalam kamar.
Tidak lama Beatrice keluar dari kamar ganti, dengan gaun berwarna hitam senada dengan setelah jas yang dipakai oleh Kendrick. Pria itu kemudian bangkit berdiri, memeriksa pakaian yang dikenakan istrinya itu.
“ Lihat, bahkan kamu semakin cantik kalau memakai pakaian tertutup. “ Omel Kendrick pada Beatrice.
“ Ck! Sudah ayo berangkat! “ Decak Hera seraya menarik handle pintu kamar itu.
***
“ Ken, aku sangat gugup. “ Ucap Beatrice saat mobil mereka berhenti tepat didepan red carpet. Kendrick meraih tangan Beatrice, dan menggenggamnya dengan sangat erat.
“ Ada aku disini. “ Tatapan mata Kendrick meyakinkan Beatrice.
__ADS_1
Seorang petugas parking valet membuka pintu belakang mobil, Kendrick kemudian terlihat menyembul dari mobil van nya. Wartawan berlomba – lomba mengambil gambar lelaki tampan pujaan ribuan wanita didunia itu. Kendrick mengulurkan tangannya dan membantu Beatrice turun dari dalam mobil, dengan gagah ia menggapit pinggang Beatrice yang tampak sangat ramping.
Melihat seorang perempuan datang bersama Kendrick membuat suasana menjadi riuh, para wartawan tidak mengetahui jika Kendrick akan datang bersama seseorang. Hampir semua orang yang ada disana terbius dengan paras ayu Beatrice, juga dengan ketampanan Kendrick.
“ Wow, Kendrick apakah dia istrimu? “ riuh terdengar suara para wartawan saling bersautan.
“ Kendrick, boleh foto sebentar? “ Kendrick melambaikan sebelah tangannya dan berjalan sambil mendekap Beatrice dalam pelukannya.
Lelaki itu kemudian berhenti di party backdrops untuk sesi foto, Kendrick membawa serta Beatrice berdiri disampingnya. Masih dengan menggapit erat pinggang Beatrice, dengan menyunggingkan senyuman yang menawan.
“ Selamat malam Kendrick Leandro, tolong berikan sepatah kata untuk perayaan ulang tahun Giant Entertaiment yang ke tiga puluh tahun ini. “ Sapa seorang MC yang menunggunya di interview spot di depan pintu masuk.
“ Selamat ulang tahun Giant Entertaiment, terima kasih tidak terhingga karena selalu mendukungku hingga sejauh ini, semoga agensi ini semakin berkembang bersama artis - artis hebatnya, terima kasih. “ Ucap Kendrick sambil menatap pada kemera yang sedang merekamnya.
“ Lalu apakah boleh tahu, siapa wanita cantik disampingmu Ken? Apakah Nyonya Leandro? “ Sambung MC tersebut sambil tertawa.
“ Ah, benar. Dia adalah Beatrice Lenadro, wanita yang sangat kucintai, dia adalah istriku.“ Kendrick dan Beatrice menyunggingkan senyuman mereka bersamaan.
“Wah, senang bisa bertemu dengan anda Nyonya. “ Pria itu kemudian menjabat tangan Beatrice, kemudian keduanya melenggang masuk kedalam ruang pesta.
Sesaat masuk kedalam ruangan pesta, terdengar riuh para tamu saat melihat Kendrick datang bersama istrinya. Banyak yang terpukau dengan paras ayu Beatrice, namun tidak sedikit yang memasang wajah tidak suka, Regina salah satunya. Sebuah kebetulan yang tidak terduga, Kendrick dan Beatrice harus duduk satu meja dengan Regina. Tidak heran karena mereka adalah bintang besar yang dimiliki oleh Giant Entertaiment.
Regina duduk tepat menghadap kearah Beatrice, dan perempuan itu tidak sedetikpun mengalihkan tatapan matanya dari istri Kendrick itu. Kobaran kebencian juga rasa tidak suka terpancar dari tatapan mata Regina pada Beatrice. Bahkan ia sesaat membuang mukanya ketika Beatrice melemparkan senyumannya pada Regina.
“ Sudah tidak usah kamu hiraukan sayang. “ Bisik Kendrick seraya menggenggam tangan Beatrice erat saat mendapati Regina tidak berhenti menatapnya.
Meski cukup terintimidasi oleh keberadaan Regina disepanjang acara, tidak sedikitpun membuat Beatrice merasa takut karena ia tahu Kendrick disisinya. Sebagian orang yang datang menyapanya juga terlihat sangat menyukainya, itu yang membuat Beatrice tidak takut lagi menghadapi dunia.
__ADS_1