THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
MASA LALU DENGAN REGINA


__ADS_3

    Kendrick kemudian menyilangkan tangannya lalu memandang wajah polos Beatrice lagi, terlihat Kendrick menggigit bibir bagian bawahnya seolah ia sedang dipenuhi keraguan.


    “ Be, apakah kamu pernah punya pacar? “ tanya Kendrick tiba – tiba.


    “ Kenapa malah mengalihkan pembicaraan Ken? “ dengus Beatrice.


    “ Aku tidak mengalihkan pembicaraan Beatrice, aku hanya bertanya. Jawab saja, apakah kamu pernah berpacaran? “ lagi, Kendrick mengucapkan pertanyaan yang sama.


    “ Ya, hanya cinta monyet. Tidak bisa dibilang pacaran, atau bisa? “ Beatrice menjawab dengan bingung.


    “ Hahaha kamu bohong, umur mu berapa Beatrice?  Bagaimana bisa belum pernah pacaran? “ tawa Kendrick terdengar sangat lepas.


    “ Hish! Apasih yang sebenarnya ingin kamu katakan Ken? “ Beatrice menjejak kaki Kendrick pelan.


    “ Regina itu pacar pertamaku Be, dia cinta pertamaku. Sebenarnya tidak baik jika kamu mendengarkan hanya sisi ku saja, tapi baiklah karena kamu ingin tahu. “ ucap Kendrick kemudian, sementara Beatrice hanya mengangguk kecil mendengar perkataan Kendrick.


    “ Cinta pertama?! Hish menyebalkan sekali kau Regina! “ gerutu Beatrice dari dalam hatinya.


    “ Aku jatuh cinta padanya sejak dia belum menjadi apa – apa seperti saat ini, waktu itu dia masih menjadi trainee di Giant Entertaiment. Dia perempuan yang sangat perhatian, dia sangat baik padaku, bahkan saat aku meminta tolong padanya dia akan sangat cepat datang membantuku. “  lanjut Kendrick lagi, ia terlihat tersenyum mengingat masa lalunya dengan Regina yang sungguh manis.


    “ Sepertinya kamu yang menyukainya dahulu Ken. “ dengus Beatrice.


    “ Hahaha, sepertinya begitu Be. Hingga akhirnya aku memberanikan diri untuk mengutarakan perasaanku padanya. Aku tidak menyangka dia menerima ku sebagai pacarnya waktu itu, dan bodohku dari awal berpacaran aku sudah terbuka pada publik bahwa Regina adalah kekasihku. “  Kendrick masih melanjutkan ceritanya.


    “ Iya aku tahu, sampai membuat Kath enggan makan dan tidur karena patah hati dibuat oleh mu. “ ujar Beatrice sambil menaikkan kakinya ke atas sofa.


    “ Hahaha?  Serius Be? “ tanya Kendrick tak percaya, Beatrice hanya mencebikkan bibirnya mengiyakan perkataan Kendrick.


    “ Lalu Ken? “ Beatrice seolah tak ingin melewatkan cerita masa lalu antara Kendrick dengan Regina.

__ADS_1


    “ Ya pada awalnya hubungan kami berjalan baik – baik saja Beatrice, kami sering bepergian bersama, keluarga kami saling mengenal satu sama lain, bahkan pasti kamu tahu jika kami sudah merencanakan pernikahan, tapi semua orang juga tidak akan menduga kalau kami akan batal menikah. Dia mengkhianatiku Be “ suara Kendrick terdengar bergetar.


    “ Dia berselingkuh? “ tebak Beatrice. Selama ini Kendrick tidak pernah mengungkapkan alasannya berpisah dengan Regina, ia tetap bungkam baik kepada keluarganya juga kepada publik.


    “ Hmm, dengan managerku sebelum Clovis. “ Kendrick mengiyakan.


    “ Hah? Bagaimana bisa? “ Beatrice tidak percaya dengan jawaban Kendrick baru saja.


    “ Bukan berselingkuh Be, lebih tepatnya aku dimanfaatkan oleh mereka. Regina dan manajer lama ku sudah berpacaran jauh sebelum Regina bergabung dengan Giant Entertaiment. Lucky juga yang membawa Regina masuk sebagai trainee, dan Lucky dengan sengaja mendekatkan kami untuk membuat popularitas Regina melejit saat dia sudah debut. “


    “ Lucky, itu nama manajermu bukan? “ Beatrice meyakinkan. Kendrick mengangangguk mengiyakan.


    “ I’m out of words Ken! “ sambung Beatrice lagi.


    “ Iya, memang begitu Beatrice. Aku hanya dijadikan sebagai batu loncatan saja untuk karir Regina, tapi sudahlah. Dahulu memang aku sangat menyukainya, aku sangat mencintainya Be, sampai – sampai aku tidak punya semangat hidup setelah berpisah dengan Regina. “ tutur Kendrick dengan getir.


    “ Lalu bagaimana bisa kamu tahu jika Regina berhubungan dengan Lucky? “ rasa penasaran kembali menyeruak di hati Beatrice.


>>> Flashback Kendrick On <<<


     “ Kamu dimana sayang? “ sapa Kendrick pada Regina melalui sambungan telepon, saat mendapati rumah Regina kosong.


    “ Aku sedang berlatih untukcasting filmyang akan datangBaby, aku di studio. Ada apa? “jawab Regina sesaat setelah mengangkat telpon Kendrick.


    “ Okay, hubungi aku jika sudah selesai. “  Kendrick kemudian mematikan teleponnya, ia lalu meletakkannya diatas nakas dibawah lampu.


    Dua jam berlalu, Kendrick tetap setia menunggu kedatangan pujaan hatinya dengan sabar. Sedikit bosan, lalu ia menggeletakkan tubuhnya diatas sofa panjang yang ada didepan televisi, ia mematikan dan menyalakan televisi berkali – kali hingga akhirnya terlelap.


Dreet.. Dreet.. Dreett..

__ADS_1


    Tiba – tiba HP Kendrick yang tergeletak diatas meja bergetar, pria itupun terjaga dari tidurnya. Dilihatnya Travis menelpon tetapi ia tidak menanggapinya, lalu diliriknya jam dari layar Hpnya, pukul setengah dua belas malam. Kendrick menyapukan pandangannya kesekeliling ruangan, tidak ada satupun lampu yang menyala,  wanita yang ia tunggu sejak sore tadi tidak kunjung kembali. Segera ia memanggil Regina melalui saluran telepon, namun setelah beberapa saat tidak ada jawaban, hingga Kendrick mengulangi panggilannya hampir sepuluh kali tetap tidak ada jawaban.


Dubrak!


    Tiba – tiba pintu terbuka, pintu itu  langsung terhubung dengan ruang tamu tempat Kendrick menunggu Regina seharian. Terlihat dalam kegelapan bayangan seorang wanita berambut panjang dan seorang pria sedang saling berciuman satu dengan yang lain sejak menapakkan kaki kedalam rumah. Mereka terlalu sibuk untuk saling memagutkan bibir satu sama lain hingga mengabaikan suasana rumah yang gelap.


    Dengan sengaja Kendrick menunggu mereka menyelesaikan kesibukannya, namun semakin lama ia menunggu justru semakin terlihat bayangan yang bukan – bukan. Akhirnya Kendrick menyalakan lampu diatas nakas didekatnya. Keduanya terkaget dan menghentikan aktifitas tidak senonohnya itu.


    Kendrick pun berjalan kearah saklar lampu dan menghidupkan seluruh lampu diruang tamu, hati nya tercabik – cabik saat melihat sosok perempuan berambut panjang itu. Regina masih dalam posisi bersandar pada tembok dengan sebagian kancing baju yang telah terbuka. Sementara pria yang berdiri didepannya tak lain adalah Lucky, manajernya sendiri.


    “ Ken, Kendrick aku bisa jelaskan. “ ucap Regina panik seraya meraih tangan Kendrick.


    “ Aku tidak menyangka kamu serendah ini Regina, tidak perlu kamu jelaskan pun aku sudah bisa membaca situasi, lihatlah hasrat yang membara dimatamu. “ Kendrick menimpali dengan kesal.


    “ Bagaimana bisa kamu bermain – main hingga sejauh ini dengan pria seperti dia! “ Kendrick dengan sebal berteriak sambil menunjuk wajah Lucky.


    “ Pria seperti apa?! Pria yang terlihat seperti pembantu? Pria yang selalu menangani semua pekerjaanmu?! Pesuruh mu? Iya?! Asal kamu tahu Kendrick, Regina adalah kekasihku sejak semula! Kamu lah yang menarik Regina terlalu dalam, tapi terima kasih kamu membuat wanitaku menjadi sepopuler ini. “ Ucap Lucky dengan berteriak sambil meraih krah kemeja Kendrick. Seolah memang ada kebencian atau dendam yang ada didalam dada Lucky.


    “ Apa!? “ Kendrick sontak dibuat terkejut dengan perkataan Lucky.


    “ Maafkan aku Kendrick, tapi percayalah aku benar – benar mencintaimu Ken. Aku tetap ingin menikah dengan mu! “ rengek Regina sambil menarik tangan Kendrick.


    “ Cukup, aku sudah cukup ngeri melihat kalian, tidak ada yang perlu dilanjutkan lagi baik antara aku dan kamu maupun aku dengan pria ini. Jangan pernah lagi muncul di kantor agensi! “ dengan keras Kendrick memberi peringatan.


    Setelahnya Kendrick meraih HP nya yang masih ada diatas nakas, kemudian meninggalkan rumah itu dengan perasaan yang hancur. Dia benar – benar mencintai Regina dengan segenap hatinya, dia juga benar – benar percaya pada Lucky yang selalu menolongnya. Namun ternyata, ia terjebak dalam lingkaran hubungan yang menyakitkan.


    “ Aaaaaaargggghhhhh!! “ Kendrick berteriak dengan sangat keras sambil memukul - mukul roda kemudinya menangisi Regina didalam mobil.


>>> Flashback Kendrick End <<<

__ADS_1


    Mata Kendrick terlihat berkaca – kaca saat ia mengakhiri ceritanya pada Beatrice, tanpa sadar wanita itu memeluk tubuh Kendrick dan menyandarkan kepalanya pada bahu Kendrick.


    “ Kamu hebat Ken, bisa melalui segalanya dengan terlihat sangat baik. “ ucap Beatrice sambil menepuk – nepuk punggung Kendrick pelan.


__ADS_2