THE FORTUNATE

THE FORTUNATE
SKANDAL


__ADS_3

Hari ini Beatrice memutuskan untuk mengunjungi sebuah Botanical Garden yang sangat terkenal dikawasan ini. Dia sangat menyukai wisata alam, karena dengan wisata alam dia bisa berelaksasi menikmati keindahan alam dan bahkan bisa sekedar bermalas – malasan duduk bersila disana. Serta menikmati keindahan bunga – bunga taman yang mungkin sedang bermekaran, memamerkan warna cantiknya dengan aroma wangi semerbak.


Saat didalam kereta Beatrice duduk seraya menyandarkan kepala nya pada dinding jendela kereta, sambil sambil men- scroll layar HP nya membaca berita. Ia terbelalak saat membaca sebuah headline berita, disana ada nama Kendrick Leandro.


***“ SKANDAL ; Tiga Tahun Putus Dari Regina Altair\, Kendrick Leandro Dikabarkan Homo”***.


Begitu judul berita Kendrick yang menjadi trending topic didunia maya pagi ini,  berita yang menurut Beatrice sangat tidak masuk akal. Bagaimana bisa, seorang pria yang terlihat sangat normal juga tampan dan baik (melihat pertemuan dengannya  kemarin) menyukai sesama jenis. Namun, apa karena kisah cintanya yang kandas dengan Regina Altair membuat Kendrick menjadi begini? Lelaki mana yang tidak akan sedih jika berpisah dengan seorang wanita yang sangat sempurna seperti Regina, pikir Beatrice.


Beatrice tiba – tiba menjadi sangat khawatir, takut jika berita tersebut akan mempengaruhi reputasi produk


perusahaan nya bekerja. Disisi lain sebagai penggemar, berita ini sungguh membuat Beatrice patah hati jika benar Kendrick seorang pria penyuka sesama jenis.

__ADS_1


Beatrice sudah berada di pintu masuk Botanical Garden lalu ia membeli tiket masuk untuk dapat mengunjungi Taman Anggrek.  Setelah mendapatkan tiket Beatrice masuk kedalam Botanical Garden  dengan kaki  yang masih dibalut dengan perban elastis, menyusuri setiap sudut di taman itu. Pada pintu masuk para pengunjung  disambut dengan hamparan danau buatan yang cukup luas dan dikelilingi oleh berbagai macam tanaman buah. Disisi kanannya terdapat playground khusus anak – anak,  suasana pagi itu sudah sangat  ramai oleh anak – anak kecil berlarian kesana kemari. Udara di Botanical Garden  sungguh sejuk, benar – benar terasa seperti sebuah oase ditengah kota.


Setiap mata pengunjung disuguhi  pemandangan segar oleh hijaunya rerumputan taman serta pepohonan yang bergoyang lembut tertiup angin. Saat sudah memasuki bagian tengah taman, Beatrice melihat Taman Anggek didalam sebuah bangunan rumah kaca yang terlihat begitu anggun juga indah. Wanita yang memiliki paras cantik itu mempercepat langkahnya menuju rumah kaca.


“ Wuaaah “ gumam Beatrice terkagum – kagum saat ia memasuki taman anggrek, ditengah – tengah bangunan rumah kaca terdapat sebuah air terjun buatan yang dikelilingi oleh berbagai macam tumbuhan. Disisi kanan dan kiri bangunan tergantung berbagai macam bunga anggrek berwarna – warni yang sedang bermekaran. Beberapa bunga juga tumbuh dengan indah pada pot keramik yang disusun rapi disana, sesekali Beatrice membaca papan identintas tanaman, juga ia memotret beberapa dengan HP barunya pemberian Clovis.


Tidak terasa setengah hari telah dihabiskan oleh Beatrice untuk mengelilingi  area Botanical Garden, Beatrice berjalan menuju cafetaria untuk sekedar membeli snack dan minuman. Saat di depan counter pemesanan ia  memesan satu cup lemonade dan satu buah snack bucket berisi kentang goreng, chikcen popcorn dan chicken strip. Sesudahnya Beatrice segera membayar pesanannya, tiba - tiba HP Beatrice  bergetar terlihat disana nomor baru yang tidak ia kenal menelpon. Karena merasa tidak mengenali nomor tersebut, Beatrice mengabaikannya. Tak lama setelah panggilan berakhir, nomor yang sama kemudian mengiriminya sebuah pesan.


>>> number XXXX wrote message <<<


Deg! Tiba – tiba Beatrice merasa seperti mendapat sengatan listrik, Kendrick? Apakah Kendrick Leandro? Apakah dia? Wanita lajang itupun gusar bertanya – tanya di dalam benaknya. Kemudian ia mengambil pesanan makanannya dan berjalan menuju area duduk ditaman itu. HP nya kembali berdering, orang yang mengatakan bahwa ia adalah Kendrick itu pun menelpon lagi.

__ADS_1


“ Halo “ jawab Beatrice tergagap sesaat setelah panggilan tersebut di angkat nya.


“ Hai, Nona Beatrice ini Kendrick, masih ingat kan? “ dan benar, suara yang menyaut dari seberang adalah suara milik Kendrick Leandro.


“ Oh Tuan Kendrick Leandro, tentu saya ingat Tuan. Ada yang bisa saya bantu Tuan ? “ jawab Beatrice gamblang. Beatrice semakin penasaran, ada keperluan apa seorang Top Star seperti Kendrick Leandro tiba – tiba saja menghubunginya.


“ Nona Beatrice masih di kota ini bukan? Bisakah kita bertemu? Ada satu hal yang ingin saya bicarakan dengan Nona. Tepatnya saya butuh bantuan Nona, jika Nona bersedia “ . Semakin keras Beatrice berfikir setelah mendengar jawaban Kendrick, mereka tidak pernah saling mengenal sebelumnya. Bahkan dikantor pun mereka sangat jarang bertemu lalu saat ini Kendrick tiba – tiba meminta bantuannya.


“ Apa yang bisa saya bantu Tuan? “ terdengar nada penasaran dari suara Beatrice.


“ Maaf Nona Beatrice saya tidak dapat menjelaskannya melalui telepon. Nona dimana? Saya akan menjemput Nona “ jawaban Kendrick terdengar setengah memaksa.

__ADS_1


“ Saya di Botanical Garden Tuan “ Beatrice menjawab singkat.


“ Bisakah Nona Beatrice menungguku di Shuttle Bus didepan Botanical Garden? Saya akan kesana “ ujar pria tampan itu, dan Beatrice pun mengiyakan.


__ADS_2