
Zhi berusaha menyadarkan Calvin dengan kekuatan sihirnya. Namun, semua hanya sia-sia saat ia tidak dapat berkonsentrasi karena terlalu pilu melihat keadaan Calvin yang lemah. Biasanya, di selalu melihat Calvin adalah lelaki yang gagah dan berani. Akan tetapi, kali ini keberaniannya malah justru membuatnya celaka hanya karena ingin menolongnya.
Teriakan Gracella mampu membuat Zhi menengok ke belakang. Sorot mata wanita itu tengan menatapnya tajam seolah menyimpan dendam. Entah apa tujuan Gracella datang ke rumah Calvin malam-malam seperti ini, Zhi hanya mengabaikannya sesaat setelah dia menengok.
"Puas kamu celakain Calvin! Dasar wanita sihir!" bentak Gracella menjambak rambut Zhi dari belakang. Suara wanita itu lantang hingga mampu membuat Zhi terenyak. Gracella begitu yakin, ini semya ada kaitannya dengan mimpinta waktu itu. Bahwa Venus bilang padanya, akan ada sesuatu yang besar terjadi. Namun, Gracella mendapat jaminan untuk kembali ke pelukan Calvin. Dia tidak menyangka bahwa sekarang malah melihat Calvin celaka.
Zhi yang sedang fokus terhadap Calvin, kini langsung bereaksi begitu merasakan rambut panjangnya ditarik oleh Zhi. Air mata Zhi yang masih basah pun, kini terpaksa disekanya karena harus menghadapi Gracella.
"Jangan menguji kesabaranku! Atau aku akan berbuat nekat!" ancam Zhi, setelah meletakkan kepala Calvin ke tanah dengan perlahan.
__ADS_1
"Makhluk astral sepertimu memang nggak seharusnya ada di bumi ini. Harusnya kau sadar, ini bukan tempatmu! Dengan berada di sini sekarang atau pun nanti, itu hanya akan membuat nyawa Calvin terancam. Apa kau bodoh?" Gracella memberi peringatan pada Zhi.
Zhi terdiam sejenak, tetapi saat dia mencerna kalimat Gracella memang ada benarnya. Rasa bersalah menyelimuti hatinya. Memang benar, kalau saja dia tidak dekat dengan Calvin, mungkin hidup Calvin akan baik-baik saja. Namun, sejurus kemudian dia mulai menyadarkan otaknya.
"Dengarlah Wanita Tua! Ini semua karena kamu, kamu yang sok pintar membuka portal penghubung. Kamu pikir itu tidak akan berdampak untuk bumi manusia?Jangan karena egomu mencintai Calvin, terus kamu bisa seenaknya menghalalkan segala cara. Dan satu lagi, sampai kapan pun Calvin tidak akan pernah jatuh ke pelukan wanita iblis sepertimu. Paham!" tegas Zhi.
Zhi sudah tidak peduli lagi dengan identitasnya kali ini. Toh, Geacella sudah mengetahui semuanya, termasuk yang Zhi bukanlah manusia. Zhi tahu apa yang sebenarnya terjadi. Kemunculan Erdo malam ini tidak mungkin secara tiba-tiba. Dia sudah menduga dan sangat yakin, ini semua ada campur tangan Gracella.
Emosinya tersulut, hingga tangan Gracella melayangkan tamparan pada Zhi. Tak tinggal diam, Zhi langsung membalasnya dan tidak berhenti sampai disitu, Gracella terus mencoba menyerang Zhi.
__ADS_1
Saat Zhi mulai jengah dan teringat keadaan Calvin yang membutuhkan pertolongan, dia tidak akan membuang waktu begitu saj. Keselamatan Calvin lebih penting daripada harus melayani wanita gila seperti Gracella.
Zhi langsung mengambil tindakan terhadap Gracella. Dia memberikan serangan tak kasat mata pada tubuh Gracella sehingga wanita itu langsung tak sadarkan diri.
Saat Gracella sudah pingsan, Zhi langsung memeluk tubuh Calvin dalam keadaan duduk. Lalu dengan konsentrasi penuh, Zhi menggenggam liontinnya. Pikirannya terpusat pasa sesuatu yang harus dia lakukan saat ini. Nyawa Calvin lebih penting dari apa pun. Tak peduli jika dia harus menghadapi lagi lelaki di negerinya saat kembali nanti.
.
.
__ADS_1
Tolong tinggalkan like dan komen, ya. Buat penyemangat. Terima kasih.