You Are My Life Kanaya

You Are My Life Kanaya
Bab 12


__ADS_3

Kanaya sudah bersiap untuk kembali kuliah setelah beberapa hari dia tidak masuk, Walau anak tunggal dari keluarga Kaya raya namun Kanaya tidak pernah menggunakan nama keluarga nya untuk bolos kuliah dan lulus atas nama keluarga.


" Sayang,, Kamu bener mau berangkat tapi kamu baru pulang dari Rumah Sakit Loh.,," Ucap Nia menghampiri putrinya.


" Yes Mom,, Nay udah ketinggalan kelas, Nay juga sudah sehat."


Nia mengangguk,,


Ini lah Putri nya, terkadang sangat manja namun terkadang begitu dewasa.


Robi yang menunggu di meja makan pun tersenyum melihat Putri juga istrinya berjalan turun.


" Dua bidadari Daddy " Ucap Robi tersenyum


Nia menggeleng,,


Suaminya selalu saja seperti itu..


" Morning Daddy"


" Morning Sayang, Bener Kamu mau kuliah hari ini ?"


" Iya Dad, Nay sudah sembuh Loh."


" Baiklah,, Tapi ingat pesan Daddy jika kejadian ini kembali terulang, Daddy tetap akan publish siapa kamu."


" Iya Nay, ingat Dad "


" Ya Sudah sekarang kita sarapan. "


Kanaya mengangguk dan menikmati sarapan paginya.


_____


Kanaya sampai di Kampus, Hari ini tidak bersama Revan karena Revan harus mengikuti Meeting bersama Ayahnya di Perusahaan.


Kanaya berjalan masuk, dia akan mencari Davin untuk memberikan jaket yang di pinjamnya.


dan tidak lama terlihat Davin yang baru saja sampai dan berjalan.


" Kak Davin " Ucap Kanaya


Davin menoleh saat mendengar seseorang memanggilnya, Kanaya yang berjalan mendekat pun membuat Davin terus menatapnya.


" Ini Kak, Aku mau balikin Jaket Kakak . Maaf baru bisa aku balikin " Ucap Kanaya menjulurkan paper bag ke arah Davin yang menerimanya.


" Lo udah sehat ?"


Kanaya tersenyum,,


" Udah Kak,, Makasih Kaka Davin sudah anterin aku ke Rumah sakit juga pinjemin Jaket, Maaf jadi merepotkan."


Davin hanya mengangguk,,


" Ya Sudah Kak, Aku ke kelas terima kasih sekali lagi "


Davin terus menatap Kanaya yang berjalan pergi meninggalkan nya, Pantas semua menyukai Kanaya karena memang dia sangat cantik dan lembut.


" Vin,, Itu bukannya Kanaya " Ucap Gilang dan Davin mengangguk.


" Gila memang Cantik parah dia, Pantas Revan Bucin banget sama tuh cewek." Lanjutnya.


Davin melupakan jika Kanaya adalah kekasih Revan sahabat nya.


Dia pun harus bisa menahan perasaan nya, karena persahabatan mereka.


" Tapi udah sembuh tuh Anak, Kok udah masuk "


Davin tidak menjawab dan hanya melangkah pergi.


Kanaya menyusuri Lorong menuju kelasnya, beberapa mahasiswi pun menatapnya namun kali ini mereka tidak ada yang membicarakan nya.


Mereka tidak mau seperti Bela yang mendapatkan hukuman.


" Siska,, Itu bukannya anak baru "

__ADS_1


" Masih berani kuliah juga tuh Cewek "


Siska berjalan menghampiri Kanaya,,


" Eh Anak Baru " Teriak Siska membuat semua yang berada di sana melihatnya.


Kanaya menoleh,,


Lagi dan Lagi dia berurusan dengan Mereka.


" Aku maksud kalian ?" Ucap Kanaya.


" Siapa Lagi, Lo anak baru kan..


Cukup nyali juga Lo masih berani kuliah."


Kanaya menggeleng,,


" Lo tau apa yang sudah Lo Lakuin, Gara gara Lo temen gue kena Skorsing Pak Jaya. "


Kanaya menautkan alisnya,,


Dia tidak paham dengan ucapan mereka.


" Mending Lo keluar deh dari Kampus, dan cari kampus lain yang sesuai dengan Keluarga Lo." Ucap Siska menatap Kanaya dari atas sampai bawah.


Sebenarnya Pakaian yang selalu Kanaya pakai sehari hari termasuk barang barang branded.


" Bener kata Siska, mending Lo Kuliah di Kampus yang setara dengan Lo, Di sini Semua anak dari Kalangan Orang kaya tapi Lo sendiri,-


" Aku memang dari keluarga biasa saja, tapi bukannya Kampus tidak membedakan dan siapa saja bisa kuliah di kampus ini."


Bruk..


" AW.. " Runtuh Kanaya


Siska mendorong Tubuh Kanaya hingga terbentur dinding.


Bukan karena Kanaya lemah, namun Siska melakukan nya di saat Kanaya lengah.


" Lo Berani Sama gue Ya, Lo gak atau siapa Gue.


Kanaya menggeleng,,


Masih ada anak yang sangat sombong seperti mereka.


" Kanaya " Ucap Dita langsung berlari dan memeluk Sahabatnya.


Kanaya tersenyum dan membalas pelukan Dita .


" Gue kangen,, "


" Sama Aku juga kangen "


Dita melepaskan pelukannya dan menatap Kanaya,,


" Lo sudah sembuh, kok masuk kuliah "


Kanaya tersenyum dan mengangguk,,


" Gue Seneng Lo masuk, jadi ada temen deh gue."


Kanaya memeluk Dita,,


Hanya Dita teman kampus nya yang baik, berbeda dengan semua.


" Kita ke kelas "


Mereka berjalan bersama dengan terus mengobrol, beberapa hari tidak bertemu membuat keduanya merasa kangen dan banyak hal yang mereka obrolkan.


_____


Siska masuk ke dalam kelasnya,,


" Gue gak nyangka dia bisa berani sama Lo Sis, Mending Lo bilang deh sama Bokap Lo buat keluarin dia."

__ADS_1


" Iya Bener Sis, Adanya dia cuma bikin semua cowok mengidolakan nya. Cantikan juga Lo."


Siska tersenyum..


" Kalian lihat aja nanti,, Apa yang bakal gue lakuin. "


Davin terlihat masuk bersama temannya, Dan Siska mencari keberadaan Revan yang tidak terlihat.


" Eh Vin, dimana Revan "


Davin menoleh,,


" Gue bukan Emaknya Kali " Ucap Davin membuat semua tertawa.


Sialan Davin,,


Gue heran Kenapa Bela bisa suka dengan cowok modelan kulkas ke Davin gitu.


" Ih,, Biasa Aja kali " Kesal Siska .


______


hari semakin siang,,


Kanaya baru saja selesai kelasnya dan berjalan keluar, dia baru saja menghubungi Sopir di rumah untuk menjemput nya.


" Yah,,, Kok hujan sih " Gumam Kanaya saat malah turun hujan.


Dia pun menatap sekeliling,,


" Tunggu di sini deh " Lanjut nya saat tidak melihat tempat lain untuk berteduh.


Kampus sudah cukup sepi, Dita sendiri sudah lebih dulu pulang.


Kanaya duduk sendiri dengan bermain ponselnya sembari menunggu Jemputan.


" Lo belum pulang "


Kanaya menoleh mendengar ucapan seseorang, dia pun menggeleng saat melihat Davin yang berdiri di belakangnya.


" Nunggu Jemputan?"


" Eum,, Kak Davin juga belum Pulang "


Davin menggeleng dan duduk di samping Kanaya.


" Udah sampai mana Jemputan Lo "


" Belum tau Kak, tadi sih bilang di jalan."


Tin,,


Tin,,


Davin menoleh dan melihat sebuah Mobil menghampiri mereka.


Terlihat Revan turun dengan membawa payung menghampiri mereka.


" Kak Revan " Ucap Kanaya dengan senyuman nya.


" Maaf Ya telat Jemput,, Hai Vin " Ucap Revan saat melihat Davin juga berada di sana.


Davin mengangkat tangannya dan mengangguk,,


" Mau pulang atau ,-


" Aku Lapar, kita makan dulu ya "


Revan mengangguk dengan mengacak pucuk rambut Kanaya.


Davin yang masih berada di sana melihat apa yang mereka lakukan bahkan memang mereka terlihat jelas sangat dekat dan Revan yang begitu Menyayangi Kanaya.


" Vin, gue duluan ya " Ucap Revan dan Davin mengangguk.


" Duluan Kak " Ucap Kanaya berjalan dengan Revan yang memegang payung untuk mereka menuju Mobil.

__ADS_1


Revan membuka pintu mobil dan terlihat begitu perhatian dengan Kanaya.


Davin terus menatap mereka hingga Mobil melaju keluar dan Dia baru berlari menuju Mobilnya.


__ADS_2