You Are My Life Kanaya

You Are My Life Kanaya
Bab 41


__ADS_3

Hari ini Kanaya bersama Nia sedang berada di sebuah Supermarket, mereka sedang membeli bahan makanan di rumah yang memang sudah banyak yang habis.


Bukan hanya mereka namun dia orang pelayan pun terlihat ikut bersama mereka.


" Mom, Nay ke sana sebentar ya "


" Iya Sayang, "


Nia masih memilih sayur juga buah buahan yang segar, sementara Kanaya berjalan mencari sesuatu yang dia butuhkan.


" Kanaya "


Seseorang berjalan menghampiri Kanaya yang sedang memilih sesuatu.


" Hai Nay "


Kanaya menoleh dan terlihat Siska berdiri dengan tersenyum menatapnya.


" Kak Siska "


" Lama gak ketemu, Gimana kabar Lo "


Kanaya terdiam,,


Ada apa dengan Siska, kenapa dia bisa berubah menjadi baik seperti saat ini berbeda saat di Kampus.


" Baik Kak "


" Oya Lo sendiri atau ,-


" Bareng Nyokap "


Siska mengangguk,,


" Oya Nay, gue minta Maaf selama ini gue sudah banyak salah sama Lo, gue sudah terhasut oleh omongan Bela saat di kampus, gue benar benar menyesal. "


Kanaya masih terdiam dan hanya menatap Siska yang tampak menyesali nya.


" Maafin gue ya, seharusnya gue tidak percaya dengan semua ucapan Bela dulu.


Semua salah gue, dan mungkin kesalahan gue benar benar fatal. "


Kanaya menghela napas nya dan menggeleng.


" Aku sudah maafin Kak Siska "


Siska tersenyum,,


" Beneran ? Thanks banget Nay " Ucap Siska yang langsung memeluknya.


Kanaya mengangguk dan membalas pelukan Siska.


" Ya Sudah,, Gue duluan ya Thanks Lo udah maafin gue "


Kanaya mengangguk dan menatap Siska yang berjalan pergi meninggalkan dirinya.


Kanaya pun menghela napas nya dan kembali mencari apa yang dia butuhkan,,


_______


Di rumah Davin hanya berada di Kamarnya, sesekali bermain game karena memang tidak ada jadwal kuliah hari ini.


Revan sibuk dengan Bokap nya di Perusahaan sedangkan Gilang entah kemana dia .


Tok,,


Tok,,


Tok,,


" Dave, Mama masuk ya "


" Ya Mah *


Ceklek,,


Pintu terbuka, Hana berjalan masuk dan menghampiri putranya.


" Dave,, Mau anterin Mama gak ke Supermarket"


" Sekarang Ma "


" Mama lupa banyak sayur yang habis, Anterin Mama yuk "


" Dave siap siap dulu Ma "


" Mama tunggu di bawah, Cepet ya "


Davin mengangguk dan beranjak berganti bajunya,,


Hanya memakai Kaos lengan panjang dan celana jeans panjang, Davin berjalan turun.


Hana tersenyum melihat putranya yang selalu bisa menemani nya.


" Yuk " Ajak Hana .


Mereka menuju Mobil Davin,,

__ADS_1


Di Supermarket Kanaya sudah membeli apa yang dia butuhkan, dia pun berjalan menghampiri Nia yang masih sibuk dengan memilih Ikan, Ayam juga beberapa lainnya.


" Mom "


" Sayang,, Sudah cari yang kamu butuhkan."


" Sudah Ma "


Nia mengangguk,,


Kanaya mengambil ponselnya dan membukanya,, tidak ada pesan di sana membuatnya Kembali menyimpan nya.


Dua Pelayan mendorong troli yang sudah mulai penuh, mereka menuju Kasir untuk membayar nya.


" Mom,, Nay ke Toilet dulu ya "


" Ya Sayang "


Kanaya mencari Toilet di dalam Supermarket.


Setelah memarkirkan mobilnya, Davin berjalan masuk bersama Hana.


Nia yang sedang membayar tidak menyadari kedatangan Davin, begitu pun sebaliknya Davin berjalan masuk dengan mendorong troli bersama Hana.


" Dulu tuh Papa seneng banget kalo Anterin Mama belanja, Bahkan Papa sering membantu Mama memilih Sayuran juga Buah."


Davin hanya mengangguk dan mengikuti Hana yang sedang memilih semua kebutuhan mereka.


Kanaya keluar toilet dan berjalan menuju Kasir, namun dia berpapasan dengan Davin yang berada di sana.


" Kak Davin " Sapa Kanaya membuat Davin menoleh.


" Nay, Lo di sini juga "


Hana yang menyadari nya langsung menoleh dan menatap Kanaya yang berdiri di depan mereka.


Perempuan berwajah cantik dengan rambut hitam panjang nya.


" Ma, Ini Kanaya Nay Ini Nyokap gue "


Kanaya tersenyum dan menjulurkan tangannya,,


" Halo Tante " Ucapan mencium punggung tangan Kanaya.


" Halo,, Kamu cantik sekali Sayang " Ucap Hana refleks Melihat kecantikan Kanaya yang alami tanpa riasan make up.


" Tante juga cantik "


Hana tersenyum,,


" Sama Mommy "


Davin mengangguk,,


" Em,, Aku duluan ya Kak Mommy sudah nunggu di mobil, Tante Naya duluan ya "


" Iya Sayang "


Kanaya kembali mencium punggung tangan Hana ,,


" Bye Tante, Kak duluan "


" Hati hati Kanaya "


Kanaya menoleh dan tersenyum, dia berjalan keluar karena ternyata Nia sudah berada di mobil.


Hana terus menatap Davin yang seakan terus melihat Kanaya tanpa berkedip.


" Jadi Apa dia perempuan yang kamu suka Dave "


Davin tersadar dan membalikan wajahnya menatap Hana yang masih tersenyum.


" Pantas saja kamu suka, Kanaya begitu cantik dan sopan "


Davin tersenyum dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


" Mama mau cari apa lagi " Ucap Davin sengaja mengalihkan pembicaraan.


" Ke sana, Mama mau cari buah dulu "


" Oke Ma "


Davin mendorong troli dan kembali mengikuti Hana yang berjalan lebih dulu.


Kanaya masuk ke dalam mobil nya,,


" Sudah Sayang,, "


" Maaf Mom, tadi Nay ketemu Kak Davin sama Mamanya di dalam."


" Loh Mommy gak lihat tadi "


" Baru datang sih kayaknya."


Nia mengangguk,,


" Pak kita pulang "

__ADS_1


" Baik Nyonya "


Kanaya memasang Sealbeth nya yang duduk di samping Nia.


Mobil melaju meninggalkan Supermarket.


*********


Hari semakin Sore,,


Setelah belanja Kanaya masuk ke dalam kamarnya, dia merebahkan tubuhnya dan tidak terasa malah tertidur.


Derrt,,


Derrt,,


tangannya menjulur mencari benda pipih yang sedari tadi terus bergetar, dan tanpa membuka matanya dia langsung menggeser tombol hijau untuk mengangkat nya.


" Em Halo " Ucap Kanaya seakan masih merasa malas.


" Kanaya, Lo lagi tidur ?"


Kanaya kaget dengan suara yang sangat dia kenali, matanya terbuka dan menatap Layar ponselnya ternyata Davin lah yang menelpon nya.


" K- kak Davin "


Terdengar suara kekehan dari balik telpon,,


Kanaya beranjak bangun dan merasa sangat malu.


" Maaf gue ganggu tidur Lo "


" Gapapa Kak, Lagian sudah sore juga "


" Oya Nay, Sebenarnya gue mau ajakin Lo nanti malam. Lo ada acara ?"


" Kemana Kak "


" Terserah,, Jalan atau Nonton."


" Emm,, Ya Udah boleh "


" Jam 7 gue jemput ya "


" Eum,, "


" Ya udah, Jangan lanjut tidur ya sudah hampir magrib gak boleh ."


" Iya Kak "


" Bye,, "


" Bye "


Kanaya memegang jantung nya,,


Entah kenapa setelah beberapa hari ini dia selalu gugup jika bertemu atau bersama Davin padahal sebelumnya dia biasa saja.


Tok..


Tok,,


" Nay, Mau magrib sayang bangun dulu "


" Nay sudah bangun Mom "


Kanaya beranjak turun dan membuka pintu kamarnya,,


" Mommy buatin jahe hangat buat kamu, di minum dulu "


" Makasih Mom "


" Ya Sudah Mommy mau ke kamar, Kamu mandi tunggu selepas adzan magrib "


" Eum,, "


Kanaya membawa cangkir yang berisi jahe hangat ya masuk,,


Nia memang sering membuat Jahe hangat untuk nya, suami juga Kanaya di setiap sore.


apalagi cuaca saat ini yang kurang mendukung, itu hanya untuk menjaga kesehatan keluarga mereka.


Kanaya meletakan cangkir nya di atas meja, dia menatap jam yang hampir adzan magrib.


Robi ataupun Nia selalu mengajak Kanaya untuk tidak mandi saat Adzan magrib.


Kanaya mengambil ponselnya dan membuka grup Kampus yang kini sudah sepi, berbeda saat dulu dirinya baru masuk Kampus.


banyak bully juga hampir semua membicarakan nya.


"""""""""""""""


Guys,,


Mu'uph telat Up..


Semalem Ketiduran padahal Naskah sudah selesai ketik tinggal kirim aja.

__ADS_1


__ADS_2