
Revan tersenyum dengan pesan singkat yang Dita kirim kepadanya, Dita berada di Cafe dan dia akan menjemput cewek yang baru satu hari menjadi kekasihnya.
Dita masih berada di Cafe bersama Kanaya setelah menceritakan semuanya dia merasa lebih lega. Bagaimana pun dia tidak bisa memendam semuanya sendiri.
Revan langsung masuk dan menghampiri meja mereka.
"Tuh Kan Revan Dateng" Ucap Kanaya
Dita menoleh,,
Revan mengusap rambut Dita dan duduk di sampingnya.
"Maaf Lama, tadi aku harus ke Perusahaan dulu" Ucap Revan lembut menatap Dita yang mengangguk.
"Jadi udah ada Kak Revan, aku balik ya"
"Thanks ya Nay"
Kanaya mengangguk..
"Jangan Dita dan antar sampai rumah" Ancam Kanaya menatap Revan.
"Udah jadi tanggung jawab Kakak sekarang kali De" Ucap Revan membuat Dita malu dan memukul lengannya.
"Iye percaya,, Ayo kak kita pulang" Ajak Kanaya memeluk lengan Davin.
"Gue dulu"
Davin mengandeng tangan Kanaya keluar dan meninggalkan Revan bersama Dita.
"Kakak mau pesen makan dulu" Ucap Dita dan Revan menggeleng.
"Aku udah makan tadi, Kita pulang atau kamu mau kemana"
Dita menggeleng,
Untuk saat ini dia memang sangat tidak bersemangat untuk pergi kemana pun, dia memikirkan keadaan orang tuanya. Bagaimana mereka bisa membereskan semua masalah yang terjadi di Perusahaan.
__ADS_1
"Kita pulang " Ajak Revan menggenggam tangan Dita.
Dita sempat terdiam dan menatap genggamannya, namun dia tersenyum dan merasa nyaman dengan tingkah Revan terhadapnya.
*********
Sementara di rumah,,
Kedua orang tua Dita sedang sibuk dengan mencoba menghubungi beberapa rekan kerjanya, mereka mencoba untuk meminta bantuan namun mereka bahkan terlihat tidak bisa membantu.
"Bagaimana ini Yah, Ibu sudah mencoba menghubungi beberapa teman Ibu tapi mereka tidak ada yang bisa bantu."
"Sama Bu, semua teman Ayah pun sama."
Mereka mencoba mencari tau bagaimana lagi caranya.
Dita yang baru saja sampai mendengar semua pembicaraan mereka, hatinya kembali sesak , air matanya menetes di wajahnya begitu saja.
"Sayang kenapa,-
Revan menghentikan ucapannya saat melihat Dita menangis, dia pun menoleh dimana kedua orang tua Revan sedang sibuk menelpon dan secara tidak sengaja Revan mendengar pembicaraan mereka.
Pasti Dita pun ikut merasa bingung dengan keadaan keluarganya.
"Sekarang kamu istirahat dan jangan berpikir macam-macam" Ucap Revan dengan mengusap bahu Dita yang masih dalam dekapannya.
Dita mengangguk dan masih terus memeluk tubuh Revan.
________
Di dalam Apartemen,,
Revan membuka Laptop nya, dia mencari tau semua kabar yang terjadi dengan keluarga Dita.
Banyak berita yang memberitahu jika Perusahaan mereka mengalami bangkrut dan harus melunasi banyak hutang bahkan mereka pun di tuntut membayar semua gaji karyawan.
Revan kembali mencari tau alasan Perubahan mereka bangkrut, padahal selama ini Perusahaan mereka berjalan stabil banyak perusahaan lain yang juga bekerjasama dengan mereka.
__ADS_1
"Semua tampak baik-baik saja tapi aneh ke apa bisa jadi seperti ini, kenapa mereka bahkan bangkrut dan itu hanya dalam dua bulan saja."
Revan terus mencari tau tentang semuanya, menurut nya ini terlalu aneh.
Derrt..
bunyi ponsel membuatnya berhenti, dia pun mengambil benda pipih yang tidak jauh darinya.
Panggilan dari Dita membuatnya tersenyum dan segera menggeser tombol hijau.
"Kenapa belum tidur hmm" Ucap Revan menyandarkan tubuhnya.
"Aku tidak bisa tidur"
Revan memijat pelipisnya, dia tau jika Dita tidak bisa tidur karena memikirkan orang tuanya.
"Tapi kamu baru saja sembuh sayang, kamu harus istirahat Oke."
"Temani aku sebentar, setelah itu aku akan tidur."
"Baiklah, aku temani kamu"
Revan mencoba menenangkan Dita walaupun mereka tidak bersama, namun melihat Dita yang seperti ini membuatnya khawatir dan dia berjanji untuk segera membantunya.
Setelah beberapa menit,,
Revan tersenyum karena sudah tidak ada lagi suara di seberang dan yang pasti Dita telah tertidur.
"Aku janji sayang, akan mencari tau alasan kenapa semua terjadi mendadak dan aku bakal bantu jika memang semua itu murni karena kesalahan perusahaan.,"
Revan mengirimkan pesan kepada seseorang di sana, dia akan meminta seseorang untuk mencari tau.
**************
Hai Bestie..
Maaf kalau Hari telat Up 'ya,,
__ADS_1
Tapi tetap bantu dan dukung Yuh, bantu Like, vote juga Komen kalian dong aku pengin denger deh.