Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
11.Bakti sosial


__ADS_3

Aku terus disibukkan dalam banyak hal akhir akhir ini.Mulai dari sempro, menyusun skripsi, persiapan wisuda sampai masalah pendaftaran advokat.Dan sekarang bertambah satu kegiatan lagi,menjadi sukarelawan di sebuah yayasan.Walaupun cukup melelahkan tetapi hal inilah yang membuat ku bisa menjalani kembali hidupku dan mulai melupakan Farhan.Hari ini di yayasan mengadakan acara amal dengan membagi bagikan makanan kepada warga sekitar yang kurang mampu.Aku turut berpartisipasi dalam kegiatan ini dan membantu membungkus makanan yang akan dibagikan.


"Berapa total semuanya Za?."tanya Dafi.


"Ini ada 120 kotak fi!."


"oke... Andre, Rahman kalian bantuin bawa ya ke posko!."


Aku, Dafi,Andre dan Rahman membawa semua makanan yang sudah di bungkus ke posko yang sudah didirikan anak anak yang lain. Sebagian anggota yayasan sebenarnya adalah anggota remaja mesjid .Yayasan ini sendiri milik orang tua Dafi yang menjabat sebagai wakil ketua remes dan juga ketua yayasan.Aku lihat Dafi ini memang cocok menjadi pemimpin selain karena sifat nya yang tegas dan bijak,Dafi sendiri juga sangat kreatif dan yang jelas good looking la ya.Tampak dari setiap kegiatan yang dia usul kan dan ajukan pasti semua berhasil di bawah kendalinya.


"Memang sih ketua yayasan tapi statusnya masih wakil ketua remes jadi penasaran ketua remes nya gimana?."pikirku sambil tersenyum membayangkan gimana wajah ketua remaja mesjidnya.


Aku menggeleng kan kepala ku cepat menghilangkan semua fikiranku yang sekarang entah sudah kemana mana.Dan satu lagi di yayasan ini ada satu perempuan yang jadi temen dekat aku karena orang nya asik.Dan poin utamanya kenapa aku bisa suka temenan sama dia karena dia itu satu satunya perempuan yang gak suka ghibah.Jadi sepemikiran lah sama aku.Dia juga tipe cewe yang gak jaim dan humoris juga menurut aku.


"Ini buk!."kami menyerahkan satu persatu makanan yang sudah di bungkus rapi kepada warga yg kurang mampu.


"Makasi ya nak,semoga dibalas sama Allah!."


"Aamiin,makasi doanya buk!."


Semua makanan sudah habis di bagi bagikan kepada warga,saatnya berkemas dan bersiap pulang karena hari juga sudah mulai gelap dan sebentar lagi juga adzan Maghrib.Selepas berkemas semuanya bubar dan saling berpamitan ada yang kembali ke rumah dan ada yang memilih langsung ke mesjid.Aku sendiri memilih untuk kembali ke rumah.


Sebenarnya acara pembagian makanan akan dilakukan siang hari,dan kenapa jadi sore hari itu,karena sebagian anggota punya kegiatan setengah hari saat hari sabtu.Jadi kita semua sepakat buat ngadain acaranya sore karena semua anggota punya waktu buat hadir dan gak bakal banyak alasan buat gak datang.


Sesampainya di rumah aku langsung mandi membersihkan diri dan kemudian sholat Maghrib.Hari ini memang cukup melelahkan.Untung aja besok weekend jadi aku bisa merilekskan diri di rumah.


Selepas sholat Maghrib ada seseorang yang mengetuk pintu rumah.Ibu pergi membuka kan pintu.Aku melepas mukena ku bersiap melangkah ke ruang makan untuk makan malam bersama.


"Siapa Bu?."

__ADS_1


"Bang Zikri,Za!."


"loh bang Zikri kok datang nya kemaleman,Rafael ikut gak Bu!."


Aku berjalan ke depan pintu melihat kakak ku yang baru datang.


"kamu tu ya Abang nya dateng bukan ditanyain kabar malah nanyain Rafael!."


"Emang Zahra main sama Abang kan enggak, Zahra tu sering main sama Rafael!."


"Tanteee...."


"aaaa,Rafa ponakan tante paling ganteng dan gemesin sini sini sama tante yok kita makan.Pasti Rafa capek kan,sini tante gendong!."Aku menggendong Rafael sambil berjalan ke ruang makan.


"Ayo Zikri, Aira kita makan bareng soalnya dari tadi ayah udah nunggu di ruang makan!."ajak ibu Zahra


"iyaaa Buu..."


Kami makan sambil asik berbincang.


"Jadi kalian nginap disini?."Tanya ibu


"iya Bu,tapi besok sore langsung balik lagi.Kita gak bisa nginap terlalu lama Bu!."jawab kak Aira.


"iya gak papa Ra ibu ngerti kok, Zikri juga banyak kerjaan yang penting kalian sering berkunjung walaupun sebentar!."


"Besok tante bakal bawa Rafa main ditaman!."


"bener tante..."aku mengangguk mengiyakan

__ADS_1


"asikkkk makasi tante.."mendengar ajakan ku Rafael senang sambil teriak.


"iya sayanggg." jawabku sambil mencubit pipinya karena terlalu gemes.


"udah udah habisin makanannya,ntar keselek!."


Selesai makan mereka semua berbincang di ruang tamu.Aku yang tidak terlalu suka dengan obrolan mereka memilih mengajak Rafael ke kamarku dan meminta nya tidur bersama ku.


"Rafa kamu mau kan tidur sama tante??.."


"tapi Rafa mau tidur sama mama!."


"nanti Tante bakal cerita in dongeng seorang anak yang berani mau gak!."


"iya Rafa mau tante, Rafa bilang mama dulu ya tante!."Rafael berjalan ke arah ibunya dan meminta izin untuk tidur bersama ku.


"Ma Rafa malam ini tidur sama tante Zahra ya, soalnya Rafa mau di ceritain dongeng sama tante!."ucapnya terbata bata.


"iyaaa tapi Rafa jangan ngompol ya kasian tannte Zahra nanti mesti nyuci seprai pagi nya!."


"iya ma Rafa janji!."ucap Rafael sambil menunjukkan kelingking nya kepada kak Aira.


Author POV


Mereka tertawa melihat tingkah lucu Rafael.Zahra kemudian membawanya ke kamar dan mulai mendongeng untuk Rafa.Tak lama Rafael mulai mengantuk dan tertidur pulas.Zahra meninggalkan Rafael dikasur dan melaksanakan sholat isya.Karena banyak aktivitas yang dilakukan Zahra siangnya dia juga merasa sangat kelelahan.Setelah selesai mengerjakan sholat dia pun berbaring di kasur sambil mengutak Atik ponsel miliknya melihat beranda sosial media nya mencari apakah ada hal menarik yang bisa menjadi perhatian nya.


Dilihat nya foto dokumentasi yayasan yang mengadakan acara amal siang tadi yang menandai akun sosial media nya dan seketika dia merasa bahagia karena bisa membantu orang lain.Zahra sangat senang melihat foto para teman teman yayasan yang melakukan acara amal dengan ikhlas dan penuh senyuman.


"Seperti sebuah keluarga, kadang seneng aja punya banyak teman yang memiliki pemikiran yang sama!semoga aja kita bisa terus seperti ini,dan semangat membantu orang lain yang membutuhkan."ucapnya sambil kemudian mematikan ponsel dan menaruhnya di meja samping tempat tidur.

__ADS_1


Huahhhhhh


Zahra mulai menguap dan rasa kantuk sudah menguasai nya.Perlahan dia memejamkan matanya.Tak perlu waktu lama Zahra sudah terlelap hingga ke alam mimpi,dan tertidur dengan sangat pulas di sebelah Rafael yang sudah lebih dulu tidur sebelum dirinya.Mungkin karena terlalu lelah akibat banyaknya aktivitas nya sepanjang hari.


__ADS_2