Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
82


__ADS_3

"Farhan,jadi ikut nggak?."


"Kamu yakin Zahra bakal ada disana?."


"Alah kalau kamu mau tahu jawabannya ya harus lihat sendiri dong."


"Kalau dia gak ada disana, berarti aku datang sia-sia."


"Gak bakal ada yang sia-sia.Walaupun Zahra gak hadir,kamu juga gak ada ruginya."


"Itu namanya buang-buang waktu untuk sesuatu yang belum jelas."


"Tapi lebih baik mencoba dari pada tidak sama sekali."


"Terserah kamu."


"Buruan!!."


"Apa?."


"Mau ikut nggak?."


"Berdua?."


"Ya iyalah emang ada siapa lagi."


"Istri kamu gak ikut?."


"Emang dia satu alumni sama kita?."


"Kan kalau bawa pasangan seharusnya gak ada masalah?."


"Anggap aja aku masih melajang."


"G*la...."


"Udah buruan ganti baju."


"Ckkk..."


"Jangan lama!!."


"Berisik."


......_________......


"Zahra ayo buruan nanti telat!."


"Safira,..."Zahra memegang tangan Safira agar langkah nya terhenti.


"Kenapa?.Jangan bilang kalau kamu berubah fikiran."


"Kamu yakin kalau Farhan gak bakal hadirkan?."


"Aku gak terlalu yakin sih... tapi menurut sifat Farhan yang cuek dan gak peduli itu,aku bisa yakin kalau dia gak bakal suka acara seperti ini. Kecuali......."


"Kecuali apa?."


"Lupakan,kita akan terlambat kalau terus-terusan berbicara disini."Safira menarik tangan Zahra mempercepat langkah kaki mereka.


"Untung masih belum telat.Ayo kita cari tempat duduk dulu."


"Farhan kamu jalan lama banget sih udah kayak cewek aja."


"Kan kamu bisa masuk lebih dulu gak perlu nunggu aku."


"Kalau aku masuk sendiri itu namanya tidak setia kawan."


"Halah emang kamu mau nunjukin sama siapa? Lagian udah nikah aja tapi masih merasa sendiri."


"Farhan aku udah ngomong kan sama kamu,jangan ada yang tahu kalau aku udah punya istri."


"Kenapa kamu gak bisa terima itu semua kan fakta."


"Aku masih mending punya istri,lah kamu udah punya anak lagi."


"Kamu minta aku kesini cuma buat ngajak aku berantem."


"Kan kamu yang mulai. Waktu ngatain aku aja semangat nya minta ampun,saat dia yang dikatain malah marah. Gak jelas!!."

__ADS_1


"Berisik!!."


Mereka masuk ke cafe yang sudah di booking ketua kelas.


"Wow ternyata rame juga yang hadir, sepertinya tidak menutup kemungkinan kalau mantan terindah kamu pasti hadir juga."


"Bac*t."


"Sini sini kita cari tempat duduk di tengah biar bisa jadi pusat perhatian."


"Kalau mau jadi pusat perhatian silahkan pergi sendiri."


"Farhan kamu mau kemana?."


"Ke sudut ruangan biar gak ada yang sadar kalau aku ada di ruangan ini."


"Kamu tu gak pernah berubah ya? Apa enaknya sih menyendiri dan berpura-pura cuek."


"Kalau kamu gak suka silahkan duduk di tengah biar jadi pusat perhatian,aku gak maksa kamu buat duduk disini."


"Oke, aku juga tidak mau berdekatan sama orang aneh."


Farhan mengibaskan tangannya menyuruh Raja pergi.


"Terimakasih sebelumnya buat teman-teman yang menyempatkan hadir di acara reunian alumni IPA I SMA negeri 3. Saya selaku mantan ketua kelas dan juga yang memprakarsai kegiatan ini mohon maaf jika persiapan yang saya lakukan kurang berkenan di hati teman-teman sekalian.Adapun tujuan dari acara ini hanya untuk menguatkan tali silaturahmi kita. Tidak ada pidato panjang lebar saya harap teman-teman bisa menikmati acara ini."


"Safira, Zahra!."


"Eh ketua kelas."


"Kalian jangan panggil aku ketua kelas lagi,kita kan udah gak di sekolah lagi."


"Gimana dong,kita udah terbiasa dengan panggilan ketua kelas."


"Kalau kamu tetap memanggilku ketua kelas,aku malah jadi canggung."


"Hahaha iyaiya aku cuma bercanda Revan."


"Karokean yuk?."


"Ada ruang karaoke nya juga?."


"Iya."


"Kan memang dari dulu seperti itu."


"Za, gimana kamu ikut kita karaokean kan?."


"Ah malas banget."


"Zaaaa ayo dong,kamu kan dulu jago nyanyi."


"Itu dulu, sekarang beda."


"Kalau kamu nggak ikut kan nggak seru."


"Kenapa kamu nggak mau gabung bareng kita?."


"Aku gak ada mood buat karaokean."


"Ayolah Za masa kamu tega sih sama aku.Kita itu sudah jarang bisa kumpul begini."


"Bener Za kita juga gak tau kapan kita bisa kumpul seperti ini lagi."


"Zahra...."ucap Safira dengan tampang memelas.


"Huhhh... iyaiya."


"Nah gitu dong,ayo let's go."


"Eh bentar-bentar kayak nya itu Raja deh."


"Mana sih?."


"Itu yang disana.Samperin yuk."


"Raja!."


"Safira,Zahra kalian disini juga?."

__ADS_1


"Kalau kita disini itu wajar, sementara kamu ngapain ada disini?."


"Emang kenapa aku nggak boleh ada disini?."


"Kamu kan udah....mmmmpphhh." Raja buru-buru menutup mulut Safira dengan tangan nya.


"Kamu jaga rahasia dong,jangan ngerusak image aku hari ini."


"Apa sih nutup mulut orang segala,tapi dari tampang kamu ini aku yakin kalau istri kamu gak tau kan kamu ada disini?."bisik Safira di telinga Raja.


"Iya,tapi kamu harus tutup mulut kamu rapat-rapat."


"Apa kamu fikir aku orang yang membuka aib teman sendiri,kamu tenang aja."


"Safira kamu bisikin apa sih sama Raja?."


"Nggak papa kok Revan,katanya mau karokean ayo sekalian Raja ikut."


"Tunggu dulu..."


"Kenapa?."


"Aku kesini itu bukan sendirian."


"So..."


"Kalau mau karaoke mesti ngajak temen aku yang satu ini."


"Siapa?."


"Itu yang sedang menyendiri di sudut."


"Farhan?."ucap Safira terbelalak melihat Farhan yang duduk acuh tak acuh di sudut ruangan.


"Farhan,sini!!."


"Kamu aja yang kesini."


"Ya ampun ni anak."


"Sebentar ya teman-teman yang baik."


"Za kamu nggak papa kan?."


"Aku nggak papa kok fir..."


"Kamu yakin?."


"Nggak selamanya aku terus menghindar,ada saat nya semua harus di hadapi baru bisa menemukan akhir yang jelas."


"Kalau kamu nggak mau aku nggak bakal maksa kok Za,kita bisa balik duluan."


"Nggak papa kok fir,kamu jangan terlalu banyak mikir yang bukan-bukan."


"Zahra, Safira kita duluan aja ke ruang karaoke nya."


"Oke."


"Farhan kamu harus ikut aku karokean."


"Apaan sih,kalau kamu mau kamu bisa pergi sendiri gak usah ngajak aku. Aku gak punya waktu untuk hal yang begituan."


"Tapi kamu harus tetap ikut."


"Apa sih Ja malah maksa!."


"Kamu tau nggak siapa aja yang ada disana."


"Gak peduli,pergi sana."


"Farhan kamu itu ya...sss huhhh Zahra ada disana."


"Apa? Zahra? alah paling kamu cuma mau bohongin aku biar aku ikut kesana kan."


"Terserah deh kalau kamu gak mau percaya,aku pergi sendiri aja. Tapi jangan sampai kamu bilang kalau aku gak bantuin kamu."


"Raja tunggu... kamu serius Zahra disini."


"Farhan kalau kamu gak percaya sama omongan aku,ya udah liat aja sendiri."

__ADS_1


"Oke,tapi awas kalau sampai kamu bohongin aku."


"Gak ada untungnya juga buat aku."


__ADS_2