Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
23.Teman lama


__ADS_3

"Haiii....sendirian aja?."


Huhhh....


Zahra membuang nafas kasar karena pada saat gak mood ada aja yang gangguin.


"Boleh gue duduk disini.."Zahra melihat sekeliling mencari sebuah meja kosong untuk mengusir makhluk aneh ini.


"Disana masih kosong.... silahkan!!."


"Tapi gue mau nemenin lo,kan gak ada salah nya lagian lo juga sendirian."Zahra kembali menatap ke sekeliling ruangan.


"Disana itu dia juga sendirian,ya udah sana lo temenin."


Hahahaha...


"Kenapa Lo ketawa?."


"Gue suka cewe jutek kayak lo.."


"Ya udah gue duduk disini aja."Lelaki itu duduk berhadapan di meja yang sama dengan Zahra.


"Siapa yang nyuruh lo duduk disini?."


"Diri gue.."


"Lo gak punya malu ya?."


"Punya.."


"Gak malu apa duduk satu meja dengan orang yang jelas jelas nya gak suka sama kehadiran Lo."


"Kenapa gue harus malu, gue kan gak buat salah.Apa gue nyuri atau ngemis!!!.Lagian kalau gue mau duduk bareng Lo mestinya Lo seneng,karena banyak cewe di luar sana ngantri mau semeja sama gue."


"Kepedean Lo itu beli dimana?."


"Bawaan lahir dong."


"Hilang selera makan gue..."


"Ya jelas lah karena gue tampan.Lo liat gue aja bisa kenyang jadi Lo bisa hemat uang jajan."


"Kenyang!!!.Yang ada gue enneg ngeliat muka Lo..makanya selera makan gue ilang."


"Kalau gak selera makan,kenapa makanan nya cuma tinggal piring doang?."


"Eh sebelum Lo Dateng makanan gue juga udah mau abis.."


"Ya artinya Lo itu udah kenyang bukan enneg ngeliat gue.Udah la gak usah malu malu cewe kayak Lo yang ngejar gue banyak kok,gue juga gak terlalu terganggu jadi gak usah sok jaim."


"Lo ngeselin banget ya!!.asal Lo tau ya walaupun banyak cewe di luaran sana ngejar ngejar Lo,tapi gue bukan salah satu dari cewe bodoh yang suka sama Lo."


"Alah itu cuma omongan lo doang padahal dalam hati Lo gak gitu."


"Eh...emang Lo siapa tahu isi hati orang,lagian lo gak kenal gue tapi sok keakraban banget.."


"Oh gue tau kok nama Lo..."


"Lo Zahra kan?."

__ADS_1


Zahra sempat bingung bagaimana bisa laki laki ini tau namanya sementara dia tidak mengenal laki laki itu.


"Lo tau dari mana nama gue.."


"Gue punya kemampuan ngeramal orang lain."


"Makin lama omongan lo makin gak jelas.."


"Lo gak percaya?."


"Cuma orang bodoh yang percaya sama Lo.."


"Hahahaha!!! okeoke Lo itu jutek banget,gue cuma mau kenalan aja kok.."


"Lo kan udah tau nama gue.."


"Itu kan hanya salah satu kemampuan gue,gue mau Lo kenalan itu dengan cara yang wajar."


"Emang Lo anggap cara yang seperti ini tu wajar.Lo stalking gue sampai Lo tau nama gue,terus Lo ngikutin gue kesini dan pura pura minta kenalan.Lo kira itu wajar!!.."


"Hahahahha!!!..Prediksi Lo jauh amat,udah bisa jadi detektif lo.."


"Pasti yang gue omongin juga fakta."


"Okeoke!!! gue kesini emang mau kenalan sama Lo,mengenai gue ngikutin dan ngestalk Lo itu berlebihan.."


"Ya kalau Lo gak ngestalk gue Lo gak bakal tau nama gue.."


"Terus fungsi pin nama Lo itu apa."


Zahra baru sadar bahwa dia masih mengenakan seragam hitam putih yang biasa dia pakai saat pelatihan advokat.Zahra merasa wajahnya mulai panas dan memerah karena merasa malu.Dia langsung keluar dari restoran tanpa menunggu lelaki itu mengeluarkan kembali kata kata untuk mengolok olok nya.


"Zahra..lo pasti gak ingat gue kan.."


"Tetapi gue akan selalu ingat lo."


"Kamu masih aja lucu seperti dulu."


"Cuek sama orang yang gak kamu kenal.."


"Suatu saat kamu akan ingat siapa aku,tanpa perlu aku yang ngasi tau kamu."


Saat lelaki itu hendak keluar dari restoran dia di cegat oleh pelayan restoran.


"Mas mas tunggu..."


"Oh ada apa ya..."


"Mas pacar mbak yang tadi kan?"


"nggak.."


"Jadi mas keluarganya atau temannya..karena saya lihat tadi mas kayak akrab banget sama mbaknya.."


"Ini maksudnya apa mas langsung ke intinya aja..gak usah interogasi terus kayak saya tahanan aja."


"Maaf mas sebelumnya atas ketidaknyamanan nya.. masalah nya teman mas tadi pergi sebelum bayar..jangan bilang kalau mas gak kenal sama dia..kita punya cctv yang menjelaskan hubungan mas dengan mba yang tadi.."


"Sial!!!gue jadi korban nih.."

__ADS_1


"Ya udah mas mana tagihannya.."


Lelaki itu membayar tagihan makanan Zahra.Dia langsung keluar restoran sambil tersenyum dan menggelengkan kepala mengingat kejadian yang dia alami hari ini.


"Karena keusilan gue jadi apes sendiri..tapi Zahra masih sama seperti dulu gak berubah sedikitpun,cuma karena kesal aja sampai lupa bayar tagihan."


Laki laki itu mulai memasuki mobil nya dan meninggalkan area restoran.


"*~*"


Saat sedang fokus menyetir Zahra teringat dengan tagihan restoran yang belum dia bayar.


"Ya ampun!! gue sampai lupa bayar,ah gue mesti putar balik ni.Semoga aja gak ketemu cowo sial tadi."


Sesampainya di restoran, Zahra langsung menuju kasir dan menanyakan tagihan makanan nya tadi.


"Mbak!!!.maaf saya tadi lupa bayar tagihan!.."


"Meja berapa ya mbak?."


"Nomor 14."


"Sebentar mba saya cek.."


"Oke mba.."


"Udah di bayar mba.."


"Hah kok bisa? siapa yang bayar, soalnya saya makan cuma sendiri doang mba?."


"Kalau itu saya kurang tau mba.."


"Eh mba yang tadi ya,makan langsung pergi!."


"Ah iya mas maaf ya saya lupa."


"Gak papa mba lagian udah di bayar kok."


"Mas tau siapa yang bayar tagihan saya."


"Pacar mba yang tadi?."


"Pacar saya.."


"Iya mba mas mas yang tadi duduk bareng mba..itu pacarnya mba kan.."


"Oh nggak mas!!.itu temen saya,ya udah makasi ya mas,mba."


Zahra pun meninggalkan restoran dan mulai kebingungan bagaimana cara mengembalikan uang lelaki itu,pasalnya Zahra bahkan tidak tahu siapa namanya.Zahra merasa sangat familiar dengan wajah itu.Dia terus mengingat tapi tak ada seorang pun yang terbayang di otak nya.


"Gue kok ngerasa kenal dia ya,wajahnya kayak gak asing...tapi siapa ya?.."


"Ah udah la,kalau ketemu ntar gue ucapin makasih sambil balikin duitnya dia."


Zahra mulai menyalakan mobil nya dan menyetir ke arah jalan pulang.


"Hari ini bad banget..niat balikin jaket malah pemiliknya kasar banget,makan di restoran buat balikin mood malah ketemu cowo kepedean pakek punya utang budi segala lagi...huh..."


"ckk."Zahra berdecak kesal mengingat semua kejadian yang dia alami.Hari itu adalah hari yang paling mengesalkan bagi Zahra.

__ADS_1


"semoga aja besok hari gue lebih baik gak ngeselin."


__ADS_2