
"Siapa yang pertama nyanyi?."
"Aku aja,sudah lama banget gak karokean."
"Jangan mengecewakan kami sebagai pendengar."
"Hahaha gak bakal lah,kalian pasti terhibur."Safira menulis judul lagu yang akan dia nyanyikan.
"Oke teman-teman ayo nyanyi sama sama."
"Berasa konser ya,hahahah..." ledek Zahra.
"Habis ini gantian kamu yang nyanyi ya."
"Males banget."
sudah kubilang jangan terlalu yakin..
mulut lelaki banyak juga tak jujur..
bila sakit hati wanita bisanya nangis..
sudah kubilang jangan terlalu cinta...
kalau patah hati siapa mau nolong...
seperti langit dan matahari tak bersatu lagi...
"Ayo semuanya."
hai ladies jangan mau dibilang lemah...
kita juga bisa menipu dan menduakan...
bila wanita sudah beraksi dunia hancur...
....
....
....
"Terima kasih kepada pendengar yang sudah bersedia mendengarkan saya."
"Itu yang kamu sebut nyanyi?."sindir Raja.
"Emang kamu bisa nyanyi?."
"Bisa dong."
"Tampang kayak kamu aku gak yakin."
"Oke aku akan buktikan,kamu saksikan sendiri."
"Awas aja ya kalau sampai false."
"Revan kamu aja yang ngetik lagunya!."
"Apa judulnya."
"Tak selamanya selingkuh itu indah."
"Bukan nya itu duet ya?."
"Tenang aja aku sendiri juga bisa."
"Belagu amat."
"Oke musik mainkan."
betapa ku mengerti sebagai selingkuhan mu...
ku harus menjalani ikatan yang tersembunyi...
ku mencoba bertahan meskipun menyakitkan...
tak menyisakan sebuah sesal dihatiku....
...
...
...
...
"Wow keren keren,gak nyangka suara kamu bagus banget Ja."Revan bertepuk tangan karena mendengar suara Raja yang merdu.
"Apa bagus nya sih suara cempreng begitu."
"Kenapa kamu iri kan aku bisa ngalahin kamu."
"Udah kenapa jadi malah berantem, sekarang aku yang bakal nyanyi."
"Semangat ketua kelas."
"Kalau agak menyakitkan telinga kalian harus berpura-pura kalau suara ku bagus ya."
"Okeoke tenang aja,kita paling bisa bersandiwara."
...
...
...
...
"Suara kamu bagus kok Van,"
__ADS_1
"Iya bagus banget malahan."
"Kalian gak usah ngeledekin aku dong."
"Ini kita gak lagi sandiwara ya,kita ini berbicara jujur."
"Emm sekarang giliran Zahra yang nyanyi,dulu kan dia ratunya karaoke."
"Ratu karoke apaan."
"Kan emang kenyataan."
"Iya Za ayo dong buruan nyanyi."
"Gak mau ah."
"Masa kamu gitu sih Za,satu lagu aja please."
"Kalian aja yang nyanyi,aku jadi pendengar aja."
"Zahra...."ucap Safira memelas
"Kenapa kamu gak mau nyanyi?."ucap Farhan tiba-tiba yang membuat mata semua orang melotot padanya.
"Malas aja."jawab Zahra singkat tanpa menoleh ke arah Farhan.
"Malas atau kamu emang gak bisa nyanyi!."
"Apa...aku... gak bisa nyanyi heh kenalin ni Zahra penyanyi handal."
"Kalau kamu memang penyanyi handal terus kenapa kamu gak mau nyanyi,atau sekarang suara kamu udah gak semerdu dulu lagi."
"Sembarang kamu ya..Oke aku bakal buktiin."
Semua orang tersenyum melihat perdebatan Zahra dan Farhan
"aku harap mereka bisa kembali seperti dulu." bisik Safira dalam hati.
"Revan kamu cariin lagu yang judul nya tak jodoh dari T2."
"Oke sipp, jangan kecewain kita Zahra."
"Tunggu sebentar."
"Ada apa Raja?."
"Karena tadi ada yang nantangin Zahra nyanyi, gimana kalau setelah itu dia yang nyanyi.. gimana menurut kalian."
"Ide yang bagus."
"Jelas dong harus nyanyi...jangan cuma tau nya nantangin doang."
"Gimana Farhan kamu mau kan."
"Oke siapa takut."
"Ayo Zahra lanjut."
mengingat tentangmu....
tentang kita yang tak jodoh....
dulu pernah bermimpi....
saling memiliki....
nyatanya pun tak kesampaian....
rela relakanlah masa itu biarkanlah jadi masa lalu....
kenang diriku...
selalu di hatimu...
selalu di jiwamu...
simpan di memorimu...
kunanti dirimu
...
bila malam pun...
tiba cukup kita yang tahu...
mimpi jadi saksinya...
...
...
...
...
Tanpa sadar Zahra terlalu mendalami lagu nya sehingga dia meneteskan air mata.
"Za kamu nangis,kamu nggak papa kan."ucap Safira panik.
"Eh gak papa kok,aku cuma terbawa suasana lagu. Aku ke toilet bentar, kalian lanjut aja."Zahra segera menyeka air matanya.
"Aku temenin nggak,gak usah aku gak papa kok."
"Bener "
"Iya Safira."
"Sekarang giliran kamu Farhan."
__ADS_1
"Nggak nggak nggak nggak kita tunggu Zahra balik baru Farhan yang gantian."
"Gak bisa Safira,kalau tunggu Zahra bisa-bisa waktunya habis,Nanti nya kita jadi gak bisa dengerin suara emas nya Farhan. Lagian Zahra gak bakal lama kok,bentar lagi juga balik."
"Ya udah deh."
"Oke Farhan mulai."
*Ka**mar mandi*
"Ya ampun bisa-bisanya aku nangis,pakek terbawa suasana segala lagi. Kalau gini kan aku jadi malu.Zahra Zahra beg* banget sih,udah tau kisah cinta nya berakhir tragis,ngapain sih tadi pakek nyanyi lagu sedih segala."
"Aduh kalau gini gimana aku caranya balik kesana. Aku udah gak punya muka."Zahra buru-buru mencuci wajah nya dan segera kembali ke ruang karaoke.
Di depan pintu Zahra mendengar suara seseorang yang menyanyi.Dia mengintip dari kaca depan pintu dan melihat kalau yang sedang bernyanyi itu Farhan.
Zahra tak berani masuk dan hanya mendengar kan Farhan dari luar.
cinta memang tak selamanya bisa...
cinta juga bisa berubah menjadi sakit...
begitu yang kurasakan kini...
tinggal kehancuran...
tak pernah terbayangkan dan tak pernah terpikirkan...
cintamu dan cintaku akan berpisah...
namun harus ku relakan itu...
untuk hidup mu agar lebih baik...
maafkan aku setulus hatimu...
kepergian diriku itu bukan keinginan ku...
terima saja dengan pilihan yang lain dari orang tuamu...
jangan bersedih dengan keadaan ini...
jika kamu menangis aku juga ikut menangis...
terima saja semua ini kulakukan untuk kebaikanmu...
Zahra menangis di depan pintu mendengar lagu yang dinyanyikan Farhan. Dia tahu kalau dia dan Farhan memang tidak akan bisa bersatu.
"Ah gak seru kalian nyanyi nya galau Mulu,bikin aku mewek."ucap Safira.
Zahra yang sudah kembali menyeka air mata menarik pintu dan masuk.
"Za kamu telat datang."
"Emang kenapa?."
"Tadi Farhan nyanyi loh,kamu kelamaan jadi nya gak sempet denger dong."
"Kalian semua kan udah dengar suara nya,jadi gimana bagus nggak."
"Nggak bagus,jelek."
"Kenapa false?."
"Farhan nyanyi nya sedih banget sampai kita pada nangis."
"Berarti lagu nya sukses dong nyentuh hati kalian ."
"Sayang banget kamu nggak denger."
"Gak papa kok."
"Yuk keluar!."
"Kenapa Van?."
"Waktunya udah habis."
"Loh cepat banget sih aku masih mau nyanyi."
"Kamu mau nyanyi lagi? suara cempreng begitu malah mau nyanyi terus."
"Raja kamu tu ya.."
"Apa kan aku emang ngomong fakta."
"Ihhh ngeselin banget."
"Udah fir yuk kita balik,ntar kemaleman."
"Iya, guys kita balik duluan ya."
"Iya kalian hati-hati ya kalau sudah sampai rumah kasi kabar."
"Sippp."
"Zahra tunggu..."Farhan menghentikan langkah Zahra.
"Aku mau ngomong sama kamu."
"Tapi aku mau langsung balik sama Safira."
"Gak papa kok Za,kalian ngobrol aja aku bakal tunggu kamu,tapi jangan lama ya."
Zahra tak punya alasan untuk menolak berbicara dengan Farhan.
"Mau ngomong apa?."
"Kita bicara diluar."
__ADS_1
Zahra mengikuti Farhan dari belakang menuju ke taman di sekitar cafe.