
"kamu udah pulang!."Aisyah langsung bertanya dengan perasaan senang karena Farhan sudah berada di depannya.
"Iya,Gimana keadaan kamu!ada yang kurang nyaman!."tanya Farhan memperhatikan.
"Apa ada yang gak enak!."lanjut Farhan memastikan.
"Gak kok,aku gak ada apa apa!."
"Kalau kamu butuh sesuatu kamu jangan sungkan buat ngomong ke aku!."
"Kenapa aku harus sungkan..kamu kan suami aku!."
"Iya.."senyum terpaksa yang Farhan lontarkan tercetak jelas di wajahnya. Aisyah menyadari semua itu tetapi memilih untuk berpura pura tidak tahu.Selagi Farhan ada di sisinya semua itu tidak masalah.
"Kamu udah makan kan?."
"udah kok!."
"Kamu perhatiin terus kesehatan kamu,jangan sampai kamu kenapa-napa dan jangan terlalu banyak beraktifitas nanti kamu kelelahan,gak baik buat calon bayinya!."
"Iya.."melihat Farhan yang begitu perhatian Aisyah semakin menyukai nya dan berharap suatu saat Farhan akan membuka hatinya untuk ku.
"Aku mandi dulu ya."
Aisyah hanya mengangguk.
"Aku tahu kamu masih belum bisa mencintaiku tapi aku akan terus mencoba sampai kau bisa membuka hatimu untuk ku!."
__ADS_1
"Aku tidak akan menyerah semudah itu karena aku yakin suatu saat kamu pasti akan menyadari betapa besarnya perasaan cintaku padamu!."
"Apalagi dengan adanya anak ini,aku punya banyak cara agar kau bisa bersamaku lebih lama!."ucap Aisyah sambil mengelus perutnya.
Selesai mandi Farhan mencari alasan agar tak tidur dalam satu kamar yang sama dengan Aisyah.Dengan alasan banyak pekerjaan Farhan mengatakan akan lembur di ruang kerjanya. Aisyah sebenarnya tahu bahwa Farhan masih enggan untuk tidur bersama dengan nya kecuali saat ibunya memaksa.Tetapi dia tak ingin memaksa Farhan karena dia tahu Farhan akan membenci nya kalau dia terus memaksa.Aisyah tidak keberatan kalau Farhan tidak mencintai nya.Tetapi dia akan sangat menderita kalau di benci org yg paling dia sayang.
Setiap malam Farhan akan tidur di ruang kerja,kecuali saat ibunya meminta nya menemani Aisyah baru dia akan kembali ke kamar.Itupun hanya sebatas kembali.Dia akan tidur di lantai dan Aisyah akan tidur di kasur.Aisyah sudah terbiasa dengan sikap Farhan yang seperti itu.Walaupun demikian Farhan tetap peduli pada Aisyah yang sedang mengandung anaknya.Saat malam hari Aisyah merasa haus atau menginginkan sesuatu Farhan akan segera mengambilkannya.
"*~*"
Sudah 6 bulan berlalu sejak kehamilan Aisyah.Farhan memperlakukan Aisyah dengan baik, selama kehamilan dia terus menjaga membantu aisyah dalam segala hal layaknya seorang suami mencintai istrinya. Kalau dilihat dari luar mereka seperti suami istri yang saling mencintai padahal hanya Aisyah sendiri yang mencintai Farhan. Semakin hari Aisyah mulai curiga kenapa sudah begitu lama Farhan masih belum bisa mencintainya. Aisyah mulai berpikir apakah ada wanita lain di hati Farhan sehingga dia tidak bisa mencintai Aisyah. Sudah sekian lama dia bersama dengan Farhan tapi dia masih belum bisa mendapatkan hati Farhan. Semua perhatian dan perlakuan baik yang dia dapatkan dari Farhan selama ini hanyalah sebatas rasa kasihan dan karena ibu Farhan yang terus mendesak Farhan.
Aisyah mulai melihat lihat privasi Farhan,mulai dari laptop kerja dompet dan hal lain yang tak pernah ia sentuh sebelumnya. Tetapi tetap saja nihil, Aisyah tidak menemukan petunjuk apapun tentang seorang wanita yang Farhan cintai bahkan sampai saat ini. Hanya ada satu benda pribadi milik Farhan yang belum Aisyah sentuh. Apalagi kalau bukan ponsel Farhan. Bukannya Aisyah tidak memiliki kesempatan untuk dirinya tetapi ponsel Farhan memiliki sandi yang Aisyah tidak ketahui. Sebenarnya Aisyah sangat penasaran dengan isi ponsel Farhan tapi apa boleh buat dia tidak bisa membuka sandi ponsel itu tanpa di beritahu oleh Farhan sendiri.
Curiga Aisyah semakin menjadi-jadi hingga suatu ketika dia mengunjungi Farhan di kantor. Dia berpikir bahwa seseorang yang dicintai Farhan adalah karyawan kantor. Aisyah berpura-pura membawakan makanan untuk Farhan. Tetapi Farhan menegurnya dengan alasan masalah kesehatan Aisyah.
"Kamu nggak perlu nganterin aku makan kayak gini, yang harus lebih kamu perhatikan itu adalah kesehatan kamu sendiri!."
"Kamu nggak perlu antar, di kantor juga ada kantin karyawan..yang perlu kamu perhatiin sekarang itu kesehatan kamu,jangan sampai bayi kamu kenapa napa ngerti?."
Aisyah hanya mengangguk. Kata-kata Farhan membuat kecurigaan Aisyah semakin besar. Dia yakin wanita itu pasti karyawan satu kantor Farhan. Tapi Aisyah adalah wanita yang selalu menuruti perkataan Farhan.Dia bergegas kembali ke rumah,setelah di perintah oleh Farhan.
Di kamar Aisyah terus mondar mandir dan memikirkan siapa sebenarnya karyawan wanita yang disukai oleh Farhan. Aisyah adalah tipe perempuan yang pencemburu. Kemudian berjalan menuju ruang kerja Farhan untuk mencari tahu sesuatu. Sesampainya di ruang kerja Farhan,Dia mulai mencari cari apapun saja yang bisa dia temukan untuk mengetahui siapa wanita itu sebenarnya.Aisyah yang sedang mencari sesuatu seperti maling itu kepergok dengan mertuanya.
"Kamu lagi ngapain!."ibu Farhan tiba tiba datang dan melihat Aisyah yang sedang mencari sesuatu.
"Oh ma,Mmmm Aisyah lagi nyari barang Aisyah yang hilang!."Aisyah mencari berbagai alasan agar ibu mertuanya tidak curiga.
__ADS_1
"Barang kamu?ada di ruang kerja Farhan."
"Mmm itu ma,aku fikir terjatuh disini waktu aku ngantar kopi buat Farhan!."
"Ohh,.udah ketemu!."
"Belum ma!."
"Ya udah Mama bantuin cari ya!kamu lagi hamil jangan terlalu banyak gerak!emang kamu nyari apa!."
"Bukan apa apa kok ma!."
"Kamu kasi tau dong biar mama bantuin nyari,kalau banyak yang mencarikan kemungkinan ditemukan nya lebih besar!."
"Nggg gak usah deh ma mungkin gak ada disini.Aku cari di kamar aja!."
"Kalau gitu kamu hati hati ya jangan sampai terjadi sesuatu sama bayi kamu!."
"Iya ma!!.."
"Mama tinggal ya!." Ucap ibu Farhan dan kemudian keluar ruangan itu.
"Hufttt hampir aja,kayaknya emang gak ada disini!."
Aisyah yang sedang kesal kembali ke kamar karena tidak menemukan petunjuk apapun mengenai wanita yang di cintai Farhan.Dia duduk di tepi kasur dan mulai berfikir dengan ekspektasi nya sendiri.
"Sebenarnya Farhan punya pacar atau nggak ya,kok gak ada petunjuk apapun yang bisa aku dapatkan!disembunyiin dimana ya,kan gak mungkin satu barang pun gak ada yang berhubungan sama pacarnya Farhan!."
__ADS_1
"Ah udah lah ntar aku juga tahu sendiri!."
"Mau sampai kapan Farhan menyembunyikan semuanya,aku hanya harus bersabar sedikit.Semoga suatu saat nanti Farhan bisa melihat ku yang selalu tulus!."gumam Aisyah meyakinkan diri nya sendiri.