Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
38.Wacana


__ADS_3

Selesai advokat Zahra langsung menuju tempat rapat yang di beritahukan oleh Dafi.


Dia adalah orang pertama yang hadir, sementara Dafi sendiri belum berada di tempat. Zahra tak ada kegiatan lain hari ini,makanya dia langsung menuju ke tempat yang di beritahukan Dafi.Tak lama Karina juga datang dan menyapa Zahra.


"Cepat banget nyampe nya Za."


"Iya ni Karin soalnya gue gak ada kegiatan apapun hari ini,makanya gue datang lebih awal.Lo sendiri kenapa kecepetan?."


"Ya itu karena Lo gak pernah datang lebih awal seperti ini,kalau gak Lo pasti tau siapa yang selalu datang lebih awal!."


"Maksud Lo,Lo emang selalu datang lebih awal."


"Iya,gue lebih milih datang cepat dari pada terlambat.Karena gue tau menunggu itu gak enak!."Zahra merasa perkataan Karina seperti sindiran baginya.Pasalnya selama ini mau bertemu dengan siapa pun pasti dia tidak pernah tiba terlebih dahulu.Baik dengan sahabat nya sendiri atau pun orang lain pasti dia akan tetap terlambat.


"Udah ah bantuin gue yok!."


"Bantuin apaan?."


"Bersihin ruangan ini!."


"Apa selama ini Lo juga yang selalu bersihin tempat ini?."


"Bisa di bilang begitu!."


"Lo rajin amat."


"Gak juga sih,karena bosen gak ada temen makanya gue lebih milih menyibukkan diri dengan bersih-bersih."


"Yang lain tau?."


"Nggak, cuma gue sama Dafi dan sekarang ada Lo.Jadi hanya kita bertiga."


Mereka membersihkan ruangan sambil mengobrol.


"Udah berdua sekarang?."tetapi Zahra dan Karina dan menggubris perkataan Dafi.


"Perlu bantuan nggak?."


"Kalau mau bantuin gak usah nanya!."


"Lo makin galak Rin."


"Ntar sulit nyari jodoh Lo."


"Ya kalau sulit tinggal paksa aja orang buat mau sama gue!."


"Lo itu sebenarnya cewe apa cowo sih."


"Lo mau liat?."


"Lo ngomong apaan sih Karin?."Zahra menarik tangan Karina menjauh dari Dafi.


"Muka Lo merah Za,Lo malu."Karina tertawa melihat tingkah Zahra yang ternyata masih sangat polos.


"Ya ampun orang kayak Lo ini mudah di manfaatin sama orang gak punya otak."

__ADS_1


"Ih gue gak peduli,tapi kata-kata Lo tadi itu gak sopan banget."


"Jaman sekarang itu udah lumrah Za,kayak Lo kurang pergaulan aja."


"Terserah kalian deh."


Mereka lanjut membersihkan ruangan.Setelah selesai mereka duduk di tempat masing-masing.Anggota yang lain mulai datang satu-persatu.Setelah semua anggota berkumpul, Dafi memulai rapat dan membicarakan berbagai hal.


"Selamat sore semuanya,terima kasih atas kehadiran kalian.Ada beberapa hal yang mau gue bahas sama kalian semua.Hal yang pertama mengenai kegiatan awal kita setelah komunitas diresmikan.Minggu depan gue mau nyaranin untuk mulai operasi pengumpulan dana komunitas kita, yang kita lakukan dalam seminggu penuh.Berapa pun dana yang terkumpul kita akan langsung masuk pada kegiatan kedua yaitu renovasi rumah warga yang tak layak huni."


"Dafi,yang mengerjakan perenovasian rumahnya siapa? Kalau kita yang lakuin bisa berabe tuh rumah."


"Gue setuju sama pendapatnya Andre. Kita nggak punya pengalaman sama sekali dalam hal pembangunan."


"Apa kalian punya saran?."


"Atau kita kasi dalam bentuk uang aja,biar mereka yang beli bahan dan cari tukang yang ahli sendiri."


"Tapi jaman sekarang banyak yang gak jujur, gimana kalau dia gak renovasi rumah nya secara menyeluruh."


"Kalau ini gue punya saran, kita bisa buat kesepakatan dengan penerima dana kalau satu bulan kemudian kita akan datang kembali untuk menyurvei rumah itu.Jadi kemungkinan berbohongnya itu semakin kecil."


"Boleh juga saran Zahra, dengan alasan ini mereka pasti menggunakan habis uangnya untuk renovasi."


"Oke, menurut pendapat kalian kita hanya perlu menyalurkan dana saja dan urusan pembangunan kita serahkan kepada ahlinya.Semuanya setuju?."


"Setuju!."


"Pembahasan terakhir,gue mau ngadain camping satu Minggu setelah penggalangan dana selesai."


"Masalah ini gue mau minta pendapat bersama, siapapun yang punya saran tempat yang bagus dan aman untuk kasih tahu sama kita semua."


"Gue tau tempat viral akhir-akhir ini, kalian pernah dengarkan negeri diatas Awan?."Tanya Zahra.


"Pernah sih,tapi gak tau dimana?."ucap Karina.


"Iya gue juga."sambung Rahman dan yang lain.


"Di puncak Bogor ada yang namanya desa Megamendung yang sekarang itu viral banget karena kampung awan nya,yang mirip banget seperti negeri diatas Awan gitu."lanjut Zahra.


"Gue jadi penasaran!."


"Asli ini view nya bagus banget,gak terlalu jauh dan juga spot nya aman."


"Gue sih yes yes aja."


"Yang lain gimana."sambung Dafi.


"Kita setuju!!."


"Kalau gue mau kemana pun pasti setuju asal rame rame bareng kalian."


"Aaa lu so sweet banget sih Ndre."ujar Salsa sambil memegang tangan Andre.


Salsabila adalah salah satu anggota komunitas yang agak cupu dengan rambut yang di dandan seperti orang zaman dulu.Tetapi dia orang nya percaya diri dan lucu.Dia yang selalu sukses buat anggota komunitas mereka tertawa.

__ADS_1


"Apa sih pegang-pegang gak muhrim tau gak."


"Kamu mah gitu,aku kan pacar kamu."


"Lo aneh banget ya,kapan gue pacaran sama Lo."


"Sejak hari ini."


"Gak ada gak ada, jauh-jauh Lo dari gue."


"Ih Andre aku kan gak bisa jauh dari kamu."


"Bisa,udah sana!."


"Kamu jahat banget sih Ndre."


"Lanjut aja fi rapatnya."


"Gak ada lagi yang mau gue bahas semuanya udah jelas.Jadi mulai Minggu depan setiap pukul 5 sampai 6 kita bakal minta sumbangan kepada masyarakat di sekitar jalan raya.Dan untuk camp nya setelah pengumpulan dana selesai kita akan bahas lagi.Yang jelas camping nya kita di desa Megamendung."


"Itu aja yang mau gue jelasin,yang mau bubar dan melanjutkan kegiatan silahkan dan yang mau bertanya atau mendiskusikan pengumpulan dana bisa tinggal disini."


"Gue duluan ya bro."


"Gue juga,ada urusan."


Semua anggota keluar melanjutkan kegiatan masing-masing.Yang tersisa hanya Dafi,Zahra, Rahman, Karina, Andre dan tentunya Salsabila.


"Fi,dari tadi gue gak liat Yazdan.Dia keluar dari komunitas kita."


"Nggak kok,tadi Yazdan telpon ngasi tau kalau dia gak bisa ikut kegitan komunitas Minggu ini karena lagi nemenin nyokap nya tugas diluar kota."


"Oh gitu ya,Tapi waktu ngecamp dia pasti ikutan kan?."


"Lo peduli amat sama Yazdan?."tanya Karina.


"Iya gak biasa nya Lo banyak nanya gini Za."sambung Rahman


"Jangan bilang kalau Lo naksir Yazdan!."ucap Andre.


"Apaan sih kalian semua,dia kan juga anggota komunitas wajar dong gue nanya.Kok kalian mikir yang aneh-aneh."


"Siapa tau kalian punya hubungan tersembunyi."


"Gak ada gue cuma nanya sebagai teman doang."


"Oh gitu..."


"Gue balik duluan ya!!."


"Oke hati hati di jalan."


Zahra keluar dan meninggalkan yang lain di dalam.Jangan kan mereka dia bahkan bertanya kepada diri nya sendiri kenapa dia begitu khawatir kalau Yazdan tidak ikut bersama mereka.


"Mungkin gue udah gila karena peduli sama dia."

__ADS_1


Zahra memutar mobilnya dan pulang ke rumah.


__ADS_2