Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
84


__ADS_3

"Kamu mau ngomong apa sampai bawa aku kesini?."


"Aku mau ngomongin tentang kita berdua."


"Ngomongin hal penting apa sehingga hanya kita berdua yang tahu,kenapa nggak di depan yang lain aja ngomong nya."


"Aku mau bahas masalah hubungan kita."


"Hubungan kita?... kamu lucu ya. Seingat ku kita gak punya hubungan apa apa lagi."


"Za,apa kita gak bisa balik kayak dulu lagi."


"Kita?, heh... seharusnya kalimat ini udah gak ada lagi, karena hubungan kita sudah lama berakhir."


"Za.. kamu segitu bencinya sama aku?."


"Benci....? gak juga sih."


"Artinya kamu masih sayang sama aku kan?."


"Sayang..? Aku hanya mengatakan kalau aku tidak membencimu bukan berarti aku masih punya perasaan buat orang seperti kamu."


"Zahra, apa gak ada lagi kesempatan buat aku menebus semua kesalahanku dulu."


"Kesempatan? kalau ada apa yang akan kamu lakukan?."


"Aku akan menebus semua kesalahanku dan aku janji aku tidak akan pernah menyakiti kamu lagi."


"Tapi aku bukan Zahra yang masih mencintai kamu seperti dulu."


"Aku akan berusaha memulai dari awal lagi,aku yakin kamu pasti bisa mencintai ku lagi seperti dulu."


"Semua itu tidak akan pernah terjadi, karena aku tidak akan kembali melakukan kesalahan yang pernah ku perbuat."


"Kamu menganggap hubungan kita dulu suatu kesalahan?."


"Kalau aku tidak menganggap itu suatu kesalahan lantas aku harus menerima nya sebagai anugerah."


"Aku tahu kesalahan ku sulit untuk dimaafkan,tapi aku akan terus mencari cara menebus kesalahanku itu dan membuat kamu kembali mencintai ku seperti dulu."


"Sebenarnya apa yang kamu mau?."


"Aku mau kita kembali lagi seperti dulu."


"Mustahil."

__ADS_1


"Kenapa Za,apa aku tidak bisa mendapatkan maaf dari kamu?."


"Maaf? itu hanya sebuah kata yang bisa keluar dari mulut kapan pun kita mau.Tapi apakah dengan maaf bisa menghapus semua sakit yang aku rasakan."


"Aku memang bersalah,tapi aku punya alasan sendiri Za. Aku mohon percaya sama aku ."


"Alasan? alasan apa sampai harus menikahi orang lain tanpa memberi kabar dan menghilang di telan bumi."


"Zahra aku tau aku pengecut karena tidak berani mengatakan semuanya sama kamu. Aku terlalu bodoh saat itu."


"Apapun itu aku tidak ingin mendengar apapun lagi.Karena kita sudah berakhir,aku harap kamu bisa menjalani hidup kamu dengan bahagia dan aku juga akan mencari kebahagiaan ku sendiri "


"Zahra aku cuma bisa bahagia kalau kamu kembali kepada ku seperti dulu."


"Itu tidak akan pernah terjadi."


"Tolong kasih aku kesempatan sekali lagi untuk menebus semua nya.Aku janji gak akan tinggalin kamu lagi.Aku janji tidak akan pernah menyakiti kamu lagi dan aku gak bakal ..."


"Cukup Farhan!!.. Aku udah bilang diantara kita hanya ada masa lalu. Sedangkan untuk sekarang dan kedepannya kita tidak mempunyai hubungan apa pun."


"Zahra tolong kasi aku kesempatan,aku bisa ngelakuin apa aja buat kamu."


"Kamu bisa ngelakuin apa aja buat aku? kata kata yang manis. tapi kamu lupa kamu juga bisa ngelakuin apa aja buat ninggalin aku."


"Za... aku gak pernah berfikir buat ninggalin kamu?."


"Zahra...apa yang harus aku lakuin agar kamu bisa percaya sama aku."


"Tidak ada yang perlu kamu lakukan, karena selamanya tetap tidak akan pernah berubah."


"Harus kah kamu seperti ini."


"Lantas aku harus seperti apa? apa aku harus menjadi seperti yang kamu inginkan."


"Aku mohon beri kan aku kesempatan sekali lagi untuk membuktikan kalau aku benar-benar serius sama kamu."


"Sekarang sudah terlambat untuk membuktikan, kenapa tidak dari dulu kamu melakukannya."


"Itu memang kesalahan ku yang tidak bisa benar-benar menghargai orang yang aku sayang.Tapi aku akan berusaha menebus nya."


"Apa yang ingin kamu tebus dan bagaimana caranya? Ingat Farhan kamu sudah berkeluarga,aku harap kedepannya kita tidak perlu berhubungan lagi."


"Zahra kamu dengar penjelasan aku dulu."


"Penjelasan apa lagi yang perlu aku dengar. Aku sudah muak dengan semua alasan dan ucapan manis dari mulut mu."

__ADS_1


"Zahra aku mohon selama ini aku fikir semua berjalan dengan baik,tapi aku salah. Aku tidak bisa hidup tanpa kamu."


"Cukup Farhan!!!... kamu sadar dengan semua ucapan kamu.Ingat kalau kamu sudah punya istri dan anak, apalagi yang kamu inginkan."


"Aku hanya tidak bisa kehilangan kamu. Aku hanya ingin kamu selalu ada di sisiku dan menemani ku selama nya."


"Kamu menganggap aku apa?.. Apa aku wanita yang tega menghancurkan rumah tangga orang lain demi kebahagiaan ku sendiri. Apa kamu ingin menyaksikan aku di sebut sebagai pelakor karena merebut suami orang."Zahra menetes kan air mata karena tak sanggup lagi membendung rasa sakit yang dia pendam selama bertahun tahun.


"Nggak Za, aku gak bermaksud begitu."


"Farhan aku sudah mengatakan nya dengan jelas. Kita itu hanya masa lalu baik sekarang atau pun nanti, keputusan ku tidak akan berubah."


"Walaupun aku tahu kalau aku tidak punya kesempatan lagi,tapi aku akan tetap berusaha."


"Farhan kamu sadar gak sih sama semua yang kamu ucap kan?."


"Aku sangat sangat sadar. Sadar akan diriku sendiri, sadar akan perasaan ku.."


"Farhan dari pada kamu membuang waktu mu terus menerus untuk melakukan hal yang tidak penting.Lebih baik melupakan aku dan mulai belajar mencintai orang yang selalu berada disisi mu."


"Aisyah?."


"Iya,aku yakin Aisyah itu sangat mencintai kamu. Hargai dia yang selalu berada di sisi kamu."


"Aku memang tidak pernah bisa menghargai nya dulu, sekarang dan nanti tetap tidak bisa."


"Apa maksud semua perkataan mu? Tidak ada yang tidak bisa. Kamu hanya perlu sedikit belajar jangan sampai kamu menyesal."


"Kalau pun aku belajar, semua nya sudah terlambat."


"Aku tidak mengerti maksud perkataan mu, jika kamu ingin mengubah semuanya masih belum terlambat. Kamu hanya perlu mencoba."Farhan menggeleng pelan sebelum kembali berbicara dengan Zahra.Mata nya sudah mulai berkaca-kaca.


"Farhan apa kamu tidak bisa berbicara dengan jelas,aku tidak mengerti dengan semua ini.Katakan apa yang membuat mu tidak bisa melakukan nya "


"Apa kamu benar-benar ingin tahu?."


"Iya."Farhan menarik nafas dalam-dalam.


"Karena Aisyah sudah tidak berada disini."


"Apa maksud kamu,apa Aisyah pergi meninggalkan kamu?


"Iya.."


"Apa? Aisyah pergi kemana? apa dia kembali ke rumah orang tua nya?."

__ADS_1


"Dia kembali kepada pencipta nya."Zahra seperti tersambar petir setelah mendengar kalimat yang baru terucap dari mulut Farhan Dia hampir tidak bisa percaya dengan berita itu.


__ADS_2