
"Assalamualaikum."
"Wa'alaikumussalam,cari siapa ya?."
"Ini bener rumah Zahra kan Tante?."
"Oh temen Zahra ayo masuk!."
"Makasi Tante!."
"Kamu duduk dulu,tante panggilin Zahra!."Salsabila hanya mengangguk.
"Zahra ada temen kamu ni!."
"Siapa Bu?."
"Kamu liat aja sendiri,dia di ruang tamu.Ibu mau ke dapur buatin minuman dulu."
Zahra melangkah keluar kamar setelah ibunya segera ke dapur.Dia melihat seorang perempuan duduk di ruang tamu sambil membelakangi Zahra."
Siapa ya?
Gue kayak nya gak punya temen cewe...
Kalau Safira sama Nisa mana mau dandan rambutnya..
Lagian ibu gak kenal,berarti bukan mereka dong.
Zahra bergegas melihat perempuan itu,betapa terkejutnya dia begitu melihat Salsabila.
"Salsa,Lo tau rumah gue?."
"Aku tanya sama Dafi!."
"Oh ya,ada apa kok kamu sampai nyamperin aku ke rumah?."
"Itu Za mmmm..."
"Itu apa?."
"Aku mau minta tolong kamu!."
"Apa yang bisa gue bantu, Lo ngomong aja gak usah sungkan!."
"Gue mmm..."
"Ayo ngomong!."
"Aku mau kamu bantu aku merubah penampilan!."
"Kenapa Lo mendadak mau ngubah penampilan lo.Apa karena perkataan Andre kemarin."
"Ng...nggak ko Za."
"Andre gak maksud kok Sal, setelah dia ngucapin itu dia langsung nyesel banget.Gue wakilin dia minta maaf sama Lo ya."
"Nggak kok Za,gue gak papa.Lagi pula yang diomongin sama Andre ada bener nya."
"Terus karena itu Lo mau merubah penampilan Lo?."
"Iya,gue capek di bully terus."
"Dengar ya Sal,Lo itu di bully karena lo gak berani melawan balik.Kalau Lo lebih berani orang lain gak bakal bully Lo!."
"Iya Za tapi kan..."
"Gue tau,gue bakal bantuin Lo biar orang lain gak anggap remeh sama Lo.Tapi Lo harus ingat bukan cuma penampilan yang di ubah,tapi juga sifat Lo.Lo harus lebih tegas sedikit jangan diam aja kalau di bully!."
"Iya Za gue ngerti."
"Tunggu bentar gue siap-siap!."
"Emang kita mau kemana?."
"Tapi mau ubah penampilan Lo,percaya aja sama gue."
__ADS_1
"Aku percaya kok,makanya aku milih kamu buat bantuin."
"Bentar ya."ucap Zahra sambil tersenyum.
Ibu Zahra datang menyuguhkan minuman untuk Salsa.
"Minum nak!."
"Salsa jadi ngerepotin tante."
"Udah gak papa,kamu juga baru pertama kali datang ke rumah Tante."
"Makasi Tante."
"Di minum ya!."
Tak berapa lama Zahra datang dan mengajak Salsabila keluar.
"Yuk buruan."Salsabila hanya mengikuti nya.
Di mobil Zahra terus bertanya tentang kehidupan Salsabila yang ternyata seorang anak broken home.Dia cukup kaya tapi kurang perhatian sehingga tak ada yang bisa mengajari nya cara berdandan.Dia tinggal dengan ayah nya, sementara ibunya menikah dengan lelaki lain.
"Lo tadi kesini sendiri?."
"Iya diantar sopir."
"Lo tinggal dimana?."
"Di perumahan Cendana."
"Jauh juga Lo ke rumah gue!."
"Gak masalah buat aku asal kamu mau bantuin aku,itu udah buat aku senang."
"Gue janji siapa pun yang ngeliat Lo pasti terpesona bukannya hanya Andre tapi semua laki-laki yang Lo temui."
"Makasih Za,tapi aku gak perlu itu semua asal aku gak di bully lagi itu udah buat aku senang.
Dan aku juga gak terlalu yakin kalau aku bisa buat mereka semua terpesona sama muka aku yang biasa aja."
"Makasih Za."
"Tapi ingat janji Lo,jangan jadi orang lemah lagi.Lo harus kuat buat nunjukin karakter baru Lo."
"Iya aku bakal tepatin janji."
"By the way kamu ikut kan ngecamp."
"Aku ikut kok Za,karena aku juga mau nunjukin sama Andre penampilan baru aku."
"Kalau udah berubah Lo masih mau sama Andre."
"Iya karena aku tulus suka sama dia."
"Walaupun ke depannya ada yang lebih baik,lebih tampan dari Andre yang suka kamu gimana?."
"Aku akan tetap pilih Andre."
"Serah Lo dah.Udah yuk turun!."
"Kita mau ngapain?."
"Belanja dong Salsa,masa mau makan!."
"Emang kita harus belanja ya?."
"Kalau mau berubah secara totalitas,hal pertama yang harus kita lakukan itu mengubah cara berpakaian.Udah Lo ikut aja,ntar Lo tau sendiri."
Mereka masuk ke dalam toko baju itu.Zahra memilih beberapa baju untuk di coba Salsabila.
Hasilnya sama seperti keinginan Zahra,semua baju itu cocok dan pas di tubuh Salsabila.
"Mbak bungkus semuanya ya!."
"Baik mba,mau bayar tunai atau pakai ATM."
__ADS_1
"ATM aja mba!."
"Pakai yang ini aja mba!."ucap Salsabila sambil menyerahkan ATM nya.
"Biar aku aja yang bayar Za,kan ini semua belanjaan aku!."
"Bagus deh,jadi uang gue gak berkurang."
"Setelah ini kita kemana."
"Lo ikutin aja,nanti bakal tau sendiri."
Zahra melajukan mobilnya ke sebuah salon tak jauh dari toko mereka berbelanja tadi.
"Ke salon?."
"Kita ubah bentuk rambut kamu dulu."Salsabila hanya mengangguk karena dia yakin jika Zahra yang membantu nya,dia pasti berhasil.
"Mba,tolong temen saya rambut nya di keriting bagian bawah!."
"Silahkan mba!."
Sambil menunggu Salsabila selesai, Zahra melakukan pijatan relaksasi sambil mendengarkan musik.Satu jam telah berlalu akhirnya rambut Salsabila selesai ditata.Betapa terkejutnya Zahra melihat penampilan Salsabila yang sekarang.Dengan rambut yang tidak di dandan dan kacamata yang di lepas itu terlihat sempurna.
"Lo gak pake make up aja udah cantik banget,gue penasaran gimana wajah Lo di make over."
"Kamu terlalu memuji Za,aku biasa aja kok."
"Sini Lo liat di cermin bagus kan! rambut nya cocok untuk karakter baru kamu yang tegas."
"Makasi ya Za,ini semua berkat bantuan kamu."
"Kita belum selesai."
"Apa lagi Za?."
"Gue bakal ajarin Lo make up tipis,biar makin bersinar."
"Ikut gue balik ke rumah."Zahra menarik tangan Salsabila.
Sesampainya di rumah ibu Zahra tercengang hampir tidak mengenali teman Zahra yang tadi datang ke rumah nya.
"Ini temen Zahra yang tadi?."
"Iya Tante."
"Ya ampun Tante hampir gak kenal,cantik banget."
"Ini semua berkat Zahra Tante."
"Udah dulu Bu mujinya, Zahra masih banyak yang harus dilakuin.Kalau udah selesai baru ibu liat gimana hasilnya."
Zahra kemudian menarik tangan Salsabila dan mengajak nya ke kamar untuk mulai make up wajah Salsabila.
"Lo duduk!."
Salsabila hanya duduk diam mengikuti perintah Zahra.Zahra mulai memoles bedak dan berbagai alat make up seperti foundation, conture, eyeshadow, eyeliner,maskara dan peralatan lainnya.Zahra juga menjelaskan satu persatu nama dan kegunaan barang itu kepada Salsabila agar kelak dia mudah untuk menggunakan nya.Setelah di rasa cukup, Zahra menyuruh Salsabila memakai pakaian yang mereka beli di toko tadi.Selesai mengganti baju barulah Zahra mengijinkan Salsabila melihat kaca.Salsabila tercengang dan takjub melihat wajah nya yang berubah drastis.Hanya sedikit make up dia jadi merasa lebih percaya diri.
"Ke depan nya aku bakal sering ke rumah kamu buat belajar make up."
"Gue juga seneng kalau Lo sering datang kesini,karena gue sendiri dirumah juga terlalu bosen gak punya temen."
"Makasi ya Za,aku gak akan pernah lupain kebaikan kamu.Kamu mau kan jadi sahabat aku."
"Mau dong, siapa juga yang gak mau temenan sama orang cantik."
"Kamu jangan ngeledekin aku Za!."
"Aku cuma bercanda."
Mereka bercengkrama sambil tertawa di kamar Zahra sampai sore dan akhirnya Salsabila pamit pulang karena telah di jemput sopir.Dia sangat berterima kasih kepada Zahra karena telah membantu nya merubah penampilan.
"Lain kali aku bakal traktir kamu sebagai ucapan terima kasih aku."
"Oke di tunggu traktiran nya."
__ADS_1
Salsabila masuk ke mobil dan meninggalkan kediaman Zahra.Zahra merasa senang karena bisa membantu orang lain dan mendapatkan sahabat baru.