Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
51.Pernyataan perasaan


__ADS_3

"Kepulangan kita tunda sampai besok pagi,dikarenakan kondisi Zahra yang kurang baik."


"Iya setuju fi,kita gak masalah kok.Tunggu Zahra agak baikan baru kita balik."


"Iya gue juga setuju."


"Mumpung masih siang kita bagi tugas.Sebagian nyari kayu bakar di sekitar sini untuk api unggun kita nanti malam.Sebagian lagi Turun buat ambil air."


"Buat cewe tinggal di tenda aja.Malam ini kita tidur bergiliran agar kejadian yang sama tidak terulang lagi."


"Sorry ya guys gue jadinya nyusahin."


"Nggak kok Sa,Lo gak usah merasa bersalah lagian udah lewat kok."pujuk Rahman.


"Tapi gue jadi gak enak."


"Gak papa kok Sa udah ah kita biasa aja."


"Thanks ya guys."


"Ya udah buruan kita gerak."


Mereka berpencar melakukan pekerjaan nya masing-masing.Dan perempuan hanya tinggal di tenda dan melakukan kegiatan yang bisa dilakukan disana.


Hari sudah menjelang sore semua anggota sudah kembali ke perkemahan.Mereka mulai menyusun kayu bakar untuk membuat api unggun.Yang perempuan sibuk memotong sayuran yang didapatkan mereka dari warga sekitar.Selesai mengerjakan semuanya hari sudah mulai gelap.Api unggun pun sudah selesai di buat.Mereka duduk mengelilingi api dan mulai memasak bahan makanan yang mereka dapatkan dan yang dari awal sudah mereka bawa.


Tak terhitung kebahagiaan yang mereka rasakan dari perkumpulan itu.Walau pun banyak peristiwa yang terduga mereka menjadikannya pelajaran untuk kedepannya kalau-kalau harus berkemah lagi.


"Udah selesai ni guys yuk makan."


"Caranya gimana Ndre."tanya Karina


"Dimasukkin mulut lah kemudian di kunyah,masa Lo gak tau!."


"Maksud gue kita makannya pakek apa?."


"Pakek mulut."


"Gue serius anj*r,Lo ngeselin ya!."


"Hahaha... gue becanda.Gak usah khawatir Rin demi Lo gue udah siapin piring dari rumah."


"Lo pengertian banget ya, makanya udah nyiapin semuanya."


"Demi Lo apasih yang nggak."


"Alah bac*t mulu Lo Ndre."


"Lo gak bisa ngeliat orang seneng ya?."


"Orang kayak Lo..Heh."


"Udah-udah,berhubungan piring nya sedikit jadi sepiring itu berdua."


"Kalian sendiri yang cari teman makan."ucap Andre.


"Lo sama gue aja Sa."ajak Rahman.Rhesa hanya mengangguk.

__ADS_1


Mereka berbagi makanan bersama.Yazdan dengan Zahra, Dafi dengan Karina, Rhesa dengan Rahman.


"Gue sama Lo ya Jess?."tanya Salsa.


"Sorry banget Sal,gue sama Alvin nih."


"Yusuf aja deh,kita berdua ya?."


"Aduh gue gak bisa bareng cewe Sal ntar gue gak jadi makan karena ngeliatin Lo terus.Makanya gue ajak Aryo."


"Terus gue sama siapa dong?."


"Sama gue aja Sal,gue belum ada temennya."Salsabila memutar bola mata malas menanggapi ucapan Andre.


"Gue sama Arkan aja! Lo gak ada temen nya kan?."


"Gak ada kok Sal."


Semua mata melotot ke arah Arkan.Pasalnya semua orang menolak ajakan Salsa supaya dia bisa makan bersama dengan Andre.Karena tatapan tajam dari temen nya baru Arkan sadar kesalahan apa yang telah dia perbuat.


"Lo apaan sih Arkan,tadi janjinya kan Lo bareng gue.Pas ada cewe yang ngajak makan Lo langsung ngelupain gue,gak setia kawan banget sih!."Dalih Randy.


"Ah ya ampun gue lupa Sal,sorry ya gue gak mau dicap pengkhianat nih."


"Ya udah deh gue tunggu kalian selesai makan aja baru gue makan."


"Loh kok gitu gak seru dong masa Lo nanti makan sendirian."


"Gak papa kok gue makan sendirian."


"Segitunya Lo gak suka sama gue.Sampai nyiksa diri Lo sendiri biar gak makan sepiring sama gue!!."


"Nih buat Lo!."ucap Andre sambil mengulurkan piring kepada Salsabila.


"Terus Lo?."


"Gue gak laper."


Andre pergi menjauh dari perkumpulan.Dia berdiri di tepi sebuah jurang memandangi langit malam yang penuh dengan lampu rumah penduduk.Salsabila berdiri dan akan menghampiri Andre.


"Kalian makan duluan aja,gue mau ngomong sama Andre sebentar."


Salsabila menghampiri Andre yang seperti sedang menghitung rumah penduduk.


"Kenapa Lo nggak makan?."


"Ah itu..."


"Apa Lo masih gak bisa makan walaupun gue udah milih buat menjauh."


"Ndre,bukan itu maksud gue.Gue cuma gak terbiasa sama Lo."


"Selama ini Lo biasa kok deket gue, kenapa sekarang Lo gak terbiasa?."


"Maafin sikap gue yang keterlaluan Ndre,gue gak ada maksud buat.."


"Gak papa kok Sal,ini juga salah gue yang awalnya udah nyakitin hati Lo.Kalau Lo gak bisa ngelupain semuanya itu hak Lo kok.Gue terima kalau Lo mau balas gue."

__ADS_1


"Gue bener-bener minta maaf sama Lo.Emang awalnya gue cuma mau bales Lo aja,tapi gue gak nyangka kalau gue keterlaluan."


"Lo gak keterlaluan kok,gue aja yang gak bisa terima perlakuan Lo yang berubah ke gue."


"Lo jangan ngomong gitu dong Ndre,gue jadi gak enak sama Lo ni."


"Gue gak terbiasa aja.Mungkin kalau Lo terus ngelakuin ini,pasti gue jadi terbiasa sama sikap Lo yang seperti ini."


"Ndre sebenarnya yang berubah itu cuma penampilan gue aja.Yang harus Lo tau seperti apapun perubahan sikap dan penampilan gue,itu gak akan mempengaruhi rasa suka gue sama Lo sedikit pun.Karena baik dulu atau sekarang gue tetap suka Lo.Dan gue tau waktu itu cuma sekedar ucapan Lo doang.Karena gue tahu setelah Lo ngucapin kalimat itu raut wajah Lo langsung berubah.Walaupun gue tau kenyataan tapi gue tetap gak bisa nahan diri gue buat gak terluka dengan kata kata Lo."jelas Salsabila panjang lebar."


"Gue tau kok gimana rasanya jadi Lo,kalau gue ada di posisi itu pasti gue juga bakal ngelakuin hal yang sama kayak Lo."ucap Andre setelah berbalik menghadap Salsabila.


"Lo ngerti gue?."


Andre mengangguk.Salsabila tak bisa menahan dirinya untuk tidak memeluk Andre.Dia merasa tenang karena sekarang dia bisa mendekati Andre tanpa harus takut Andre akan menjauhinya lagi.Andre balas memeluk Salsabila dengan erat.


"Gue mau denger ucapan Lo yang tadi!."


"Yang mana?."


"Yang waktu Lo ngomong panjang lebar."


"Emang apaan,gue ngomong kepanjangan jadi gue lupa!."


"Coba Lo fikiran perlahan."


Setelah mengingat semua perkataan nya wajah Salsabila tiba-tiba panas dan memerah.Tanpa dia sadari dia telah menyatakan perasaannya kepada Andre.Dia pun melepaskan pelukannya dari Andre dan berbalik secepat mungkin.Andre yang menyadari perubahan ekspresi Salsabila mulai menjahilinya.


"Kenapa Lo berbalik? udah inget kan."


Salsabila hanya diam tidak menjawab pertanyaan Andre karena malu.


Andre berdiri di depannya dan berkata kembali.


"Artinya tadi Lo nembak gue kan?."


"Apaan sih!."


"Kalau Lo gak jujur,gue yang bakal nembak Lo."


Tiba-tiba Andre berjongkok dan memegang tangan Salsabila sambil menyatakan perasaannya.


"Lo mau kan jadi pacar gue?."


Pernyataan cinta Andre membuat jantung Salsabila berdetak kencang.Lidah nya kaku tak bisa berkata-kata.


"Gue nungguin jawaban dari Lo!.capek jongkok mulu."


"Ya udah Lo bangun.Kan gue gak nyuruh.."


"Kalau Lo gak jawab gue gak mau berdiri."


"Apa yang harus gue jawab?."


"Perlu gue ulangi lagi?."


Salsabila mengangguk.

__ADS_1


"Salsabila mau kah kau menjadi pacar dari Andre."


Salsabila tertawa dan mengangguk sebagai jawaban iya dari pertanyaan Andre.Mereka berpelukan kembali di malam yang terang oleh purnama dan pemandangan lampu rumah warga yang sangat indah dan unik.


__ADS_2