Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
87


__ADS_3

"Kamu ngapain sih ngikutin aku terus."


"Biar kamu ada temen nya."


"Kamu gak capek apa ngikutin aku terus."


"Kalau itu bisa membuat kita makin dekat,capek dikit juga gak masalah."


"Yazdan, sejak kapan sih kamu tahu cara ngegombal."


"Sejak ketemu kamu."


"Perasaan dulu kamu gak begitu."


"Seseorang kan bisa berubah, begitu juga perasaan."


"Kayak kamu ngerti masalah perasaan aja."


"Jangan anggap aku gak punya perasaan ya!."


"Yang aku tau nih ya,dulu kamu itu cuek banget sok cool."


"Itu kan masa dimana aku belum kenal kamu. Sekarang udah kenal bisa aja kan aku berubah."


"Berubah jadi apa? ultraman?."


"Emang kamu gak ngerasa hal yang sama kayak aku."


"Gak tuh."


"Jangan terlalu jujur dong,bohong dikit biar aku senang."


"Terus kalau kamu senang aku dapat apa?."


"Dapat senyuman aku."


"Emang senyum kamu bisa menghasilkan uang."


"Nggak,tapi senyum kamu bisa menghasilkan getaran di dekat sini."ucap Yazdan memegangi dadanya.


"Kemampuan kamu makin meningkat ya.Udah berapa orang yang tertipu."


"Belum ada!."


"Kenapa? mereka gak tertarik sama kamu?."


"Mungkin aja."


"Makanya skill nya di tingkat lagi."


"Aku cuma mau pakai kemampuan ini buat dapetin hati seseorang. Kalau aku bukan bisa menaklukkan nya,maka wanita lain hanya akan seperti pajangan."


"Siapa orang nya?."


"Kamu gak boleh tahu."


"Kenapa aku gak boleh tahu."


"Karena ini rahasia."


"Emang tipe cewe yang kamu suka gimana sih."


"Yang pastinya gak cerewet kayak kamu."


Duhhh artinya Yazdan gak suka gue dong.


"Emang aku orang nya cerewet?."


"Gak nyadar?."


"Terus gimana lagi tipe cewe yang kamu suka."


"Gak ada syarat!."


"Maksudnya bebas siapa aja orang nya?."


"Iya semua yang berjenis kelamin perempuan boleh, kecuali kamu."


"Siapa juga yang mau sama kamu."


"Aku mau kesana kamu jangan ikut,ntar kamu dikira perempuan lagi."

__ADS_1


"Terus aku harus kemana?."


"Terserah kamu, lagian kamu ngapain sih ikut aku."


"Jagain kamu lah."


"Alasan yang selalu berubah setiap menitnya. Ya udah kalau kamu gak niat pergi,kamu tunggu disini aja jangan masuk!."


"Kenapa aku gak boleh masuk."


"Kamu gak liat di atas,toko ini khusus wanita. Ya kalau kamu maksa masuk juga gak papa. Artinya.....?."


"Gak usah di lanjutin aku udah tau.Aku tungguin kamu disini."


"Aku lumayan lama ya,kalau kamu bosen nunggu nya kamu bisa pergi duluan.Selamat menunggu."


"Aku bakal tetap disini sampai kamu keluar."


"Terserah."


Zahra masuk dan memilih berbagai keperluan yang dia butuhkan.Setelah lama berkeliling di toko akhir nya barang yang ingin dia beli sudah terkumpul semua.Saat akan ke kasir Zahra melihat ke luar dan masih mendapati Yazdan yang masih menunggu di depan toko.


"Ni anak kenapa sih masih disana,gak capek apa nungguin dari tadi. Atau aku yang kecepatan belanja nya."


"Selagi ada kesempatan mending aku kerjaan aja."pikiran jahil Zahra mulai aktif untuk mengerjai Yazdan.


"Aku keliling bentar lagi aja,liat dia masih sanggup nungguin apa nggak.Ini akibat nya kalau berani gangguin aku "


Zahra kembali berkeliling melihat-lihat seisi toko hanya untuk mengerjai Yazdan.


Setelah satu jam berkeliling kakinya mulai pegal. Dia kembali melihat keluar dan Yazdan masih setia berdiri di sana.


"Aduh kenapa masih belum pergi sih,aku udah capek keliling."Zahra mulai mengeluh.Karena merasa sangat lelah dia duduk di lantai melihat keluar memperhatikan Yazdan yang berdiri membelakangi toko.


Yazdan melihat jam ditangan nya sudah dua jam sejak Zahra masuk ke dalam toko.Karena bosan menunggu akhirnya Yazdan berjalan masuk ke toko di sebelahnya.


Melihat Yazdan yang telah pergi Zahra segera ke kasih dan membayar semua barang yang dia beli.Setelah menyelesaikan pembayaran dia buru-buru keluar.


"Huhh akhirnya dia pergi juga,aku udah capek mutar-mutar di dalam ternyata ada hasilnya juga."


"Zahra kamu udah selesai belanja?."suara dari belakang membuat mata Zahra terbelalak. Ternyata semua yang dia lakukan sia-sia karena Yazdan masih berada di sana.


"Eeee aku mau itu aku mau beli beberapa sayuran ah iya sayuran."


"Ayo aku temenin."Zahra mengangguk malas tapi masih tetap melangkah ke area penjualan sayur dan buah.


"Kamu beli apa sih tadi lama banget?."


"Cuma beberapa pakaian."


"Emang cewek kalau belanja selama itu ya."


"Eeemmm iya cewe emang gitu kalau belanja pasti lama."jawab Zahra ragu.


"Tapi..."


"Eh kamu tadi kemana?."Zahra langsung memotong ucapan Yazdan.


"Tadi aku bosen nungguin kamu,jadi aku masuk melihat-lihat di toko sebelahnya sekalian cuci mata."


"Sial malah aku yang ketipu.Aku gak punya cara lagi buat ngusir dia."


"Zahra kok kamu bengong?."


"Enggak kok siapa yang bengong."


"Jadi."


"Jadi apa."


"Kamu tadi ngomong nya mau kemana?."


"Beli sayur lah masa aku lupa."


"Iya kamu gak lupa,cuman..."Yazdan menghentikan ucapannya.


Zahra melihat ke arah Yazdan menunggu Yazdan menyelesaikan ucapannya.


"Apa?."


"Kamu yakin gak sadar?."

__ADS_1


"Kamu mau ngomong apa sih,jangan gantung dong."


"Tempat menjual sayur nya udah lewat."


"Ah masa sih."


"Ya makanya kalau jalan jangan sambil bengong."


"Terus kenapa kamu nggak panggil aku?."


"Aku udah manggil kamu dari tadi,kamu nya aja yang budeg."


Zahra mempercepat langkah kakinya karena malu di ledek oleh Yazdan.


"Eh eh kamu mau kemana?."


"Pulang."


"Gak jadi beli sayur?."


"Aku gak mood!."


"Bisa gitu ya!."


"Udah deh kamu pulang aja gak usah ngikutin aku."


"Kamu tega ninggalin aku sendirian, padahal tadi aku udah temenin kamu belanja loh."


"Kan aku gak minta di temenin,kamu nya aja yang ngotot ngikutin aku terus."


"Kamu kejam banget sih,ini namanya habis manis sepah dibuang."


"Kamu kok bisa ya jadi orang yang gak tahu malu."


"Demi kamu aku bisa jadi siapa aja."


"Ck......"Zahra berdecak kesal mendengar kata kata yang keluar dari mulut Yazdan yang membuat dirinya sedikit mual.


"Zahra tunggu dulu."


"Apalagi sih Yazdan."


"Okeoke aku sengaja buat kamu kesel,sorry ya."


"hmmm."


"Aku traktir kamu makan yuk."


"Emang kamu mau traktir aku apa?."


"Kamu mau nya apa?."


"Aku mau nya es krim."


"Oke yuk."


"Kamu yang traktir kan?."


"Iya dong."


"Oke let's go."


"Eh Za ini buat kamu."


"Bagus banget kamu beli dimana."


"Disamping toko yang kamu masukin tadi."


"Kamu suka?."


"Suka sih."


"Terus kalau suka kenapa gak langsung dipakai."


"Emang kamu gak mau masangin."


"Sini."Yazdan memasang kalung itu ke leher Zahra.


"Makasi ya Dan ini bagus banget."


"Ya udah yuk."Yazdan menggandeng tangan Zahra.

__ADS_1


__ADS_2