
"Sunset nya masih lama ya,bosen nunggu terus."
"Kamu tuh ya gak ada kesabaran sedikit pun."
"Kamu aja yang gak tau kalau menunggu itu adalah sesuatu hal yang paling membosankan."
"Kalau yang di tunggu itu sesuatu yang pasti dan indah,kan gak ada salahnya.Anggap saja itu suatu perjuangan."
"Semua yang di tunggu emang gak ada salahnya, tapi dalam proses menunggu itu yang perlu banyak pengorbanan.Iya kalau yang di tunggu pasti.Sama hal nya seperti yang kamu bilang tentang sunset ini.Apabila tiba-tiba awan mendung muncul, apa sunset nya akan tetap berada disana."
"Bukan berarti esoknya pasti terjadi hal yang sama kan?. Bukankah kita masih bisa menyaksikan nya keesokan harinya.So,If you can't achieve what you want today, remember there's still tomorrow."
"Kata-kata kamu bijak ya,tapi aku mau tanya kamu satu hal."
"Apa?."
"Apa suatu hal yang belum bisa kamu capai dan kamu masih berusaha menggapai nya sampai saat ini?."
"Gak ada sih,dulu pernah berfikir untuk melakukan sesuatu bersama seseorang.Tapi sebelum semuanya tercapai aku sudah kalah lebih awal."
"Tapi kamu yang ngomong gak boleh menyerah,suatu saat pasti bisa mencapai sesuatu yang kamu inginkan itu."
"Mungkin aku akan mewujudkan nya kembali,tapi bukan dengan orang yang sama."
"Jadi penasaran apa yang sebenarnya kamu inginkan?."
"Suatu saat kamu akan tahu dengan sendirinya."
"Hmmm..."
Zahra berjalan ke pinggir pantai,saat ini sunset sudah mulai terbit.Dia begitu menikmati nya.Matahari perlahan terbenam dan menyisakan cahaya jingga yang sangat indah.Yazdan mengambil beberapa foto Zahra yang sedang mengagumi keindahan sunset tanpa sepengetahuan nya.
"Yazdan ini bener-bener indah tau nggak.Gak sia-sia aku datang jauh-jauh dan menunggu lama."
"Kamu gak mau nyaksiin gimana situasi malam saat di pantai."
"Tapi kan udah gak ada lagi orang disini.Emang kamu gak takut?."
"Ngapain mesti takut,saat kamu lihat nanti gimana pemandangan nya pasti kamu merasa lebih kagum dari pada saat ini."
"Aku selalu penasaran sama semua ucapan kamu.Kok bisa kamu tahu semua hal sebanyak ini.Dan lagi,malam hari di tepi pantai apa kamu pernah ngerasain?."
"Karena aku udah pernah,makanya bisa rekomendasi sama kamu."
"Kamu kenapa bisa punya waktu buat menikmati keindahan alam seperti ini?."
"Karena aku tipe orang yang gak suka keramaian.Dimana tempat sunyi dan menenangkan maka aku akan betah berlama lama disana."
"Artinya kamu gak punya banyak temen dong?."
"Selain teman sekolah dan anggota komunitas,aku gak punya teman yang lain!."
"Aku yakin kok,dari sifat kamu yang cuek dan dingin ini pastinya gak bakal ada yang mau temenan sama kamu."
__ADS_1
"Terus kenapa kamu mau jadi teman aku?."
"Because i just like you."
"Masa sih? Tapi yang aku liat kamu friendly banget."
"Teman SD, SMP, SMA aku gak punya dan waktu kuliah cuma ada dua orang teman dekat.Selebihnya hanya teman komunitas sama kayak kamu."
"Kenapa teman kamu sedikit."
"Itu karena aku orang yang suka memilih siapa yang akan jadi teman aku."
"Pilihan kamu seperti apa?."
"Yang jelas satu frekuensi,gak jaim dan yang paling penting bukan yang suka ngomongin di belakang."
"Kamu suka ghibah?."
"Nggak!."
"Kenapa?."
"Kenapa apanya?."
"Biasanya cewe itu hoby banget ghibah,kenapa kamu nggak?."
"Sederhana.Aku orang yang gak suka ngurusin hidup orang lain.Gak ada guna nya juga."
"Berapa temen cewe kamu?."
"Yakin cuma itu aja?."
"Bentar aku mikir lagi!."
"Enough,gak ada hanya mereka."
"Ternyata kamu lebih penyendiri di banding aku."Tersenyum tipis.
"Ya,tapi kamu lebih banyak waktu untuk diri kamu sendiri di bandingkan sama aku."
"Kalau kamu mau aku bisa ajak kamu ke berbagai tempat yang bisa bikin kamu ingat selama-lamanya."
"Kalau kamu gak ngerasa aku ngerepotin, kenapa tidak."
"Coba kamu lihat ke atas."
Langit malam yang penuh dengan bintang yang menghiasi.Pandangan lepas ke langit tanpa ada penghalang.Sungguh pemandangan langka yang tak pernah disaksikan oleh Zahra.
"SubhanAllah..aku baru pertama kali melihat alam yang seperti ini.Menakjubkan,aku seneng banget.Dari mulai pantai yang luas sampai sunset dengan sinar jingganya dan sekarang langit yang ditaburi bintang.Jujur aku baru sekali menyaksikan semua hal seperti ini."
Melihat senyum bahagia yang terlukis di wajah Zahra, Yazdan tanpa sadar ikut tersenyum.Seakan kebahagiaan Zahra adalah kebahagiaan nya juga.
Dia berjalan mendekat ke arah Zahra yang sekarang sudah duduk di tepi pantai sambil mendongak ke atas menghitung bintang.
__ADS_1
Dia menyelempangkan jaketnya di punggung Zahra.Zahra yang terkejut dengan perlakuan Yazdan membuat nya menoleh menatapnya.
"Udara pantai cukup dingin jangan sampai kamu masuk angin."
"Thanks."
Yazdan duduk disamping Zahra dan ikut mendongakkan kepala melihat bintang yang bersinar terang.
"Kamu ngapain?."
"Menikmati keindahan alam."
"Yakin,aku liat kamu sedang menghitung bintang."
"Kayak aku kurang kerjaan aja."
"Kamu tau nggak,aku pernah baca suatu kalimat yang berisi jika sepasang kekasih duduk berdua dan mengamati bintang di pantai Parangtritis ini, katanya ikatan mereka bakal awet."
"Itukan hanya buah fikiran yang muncul,bukan sesuatu yang sebenarnya."
"Aku juga gak tau.Tapi kalau itu emang nyata,apa kamu mau bersama sama aku selama nya."
"Sama kamu? Dalam status apa?."
"Terserah kamu,kamu suka status yang sebagai apa!."
"Contoh nya?."
"Sekedar teman,sahabat,pacar atau bahkan istri kalau kamu mau!."
"Hahaha kamu ada ada aja."
"Kalau mau buat pengakuan itu harus yang romantis dan berkesan dong."
"Kamu yakin mau aku membuat sebuah pengakuan sama kamu?."
"Aku gak punya pilihan selain meyakini kalau kamu mau buat pengakuan."
"Pengakuan apa yang kamu mau?."
"Misalnya pengakuan kamu kalau aku ini cantik."
"Semua perempuan itu cantik, kecuali aku."
"Hahaha kamu lucu banget sih,yang ada kamu itu tampan bukan cantik.Ada ada aja."
Melihat Zahra yang tertawa lepas membuat Yazdan merasa kan sesuatu di hatinya seakan-akan ingin meledak.
Dia hanya berharap dapat terus melihat Zahra yang tertawa tanpa beban.Dia ingin semua kebahagiaan mengelilingi Zahra seorang.Terkadang keegoisan muncul saat kita memiliki perasaan berbeda pada orang yang kita inginkan.
"Za,balik ke penginapan yuk.Kalau terlalu lama disini kamu bakal masuk angin."
"Iya.Makasih ya Dan udah ajak aku kesini.Aku akan mengingat hari ini sampai kapan pun.Hari dimana aku bisa merasakan keindahan yang sesungguhnya."
__ADS_1
Yazdan hanya tersenyum membalas ucapan terima kasih Zahra.