Zahra'S Ark Of Love

Zahra'S Ark Of Love
9.Kabar bahagia


__ADS_3

Akhir-akhir ini Zahra sangat sibuk.Dia terus menerus menyelesaikan tugas-tugas dan penelitian untuk skripsinya. Seorang Mahasiswa jurusan hukum hanya mempunyai satu tempat yang harus dikunjungi untuk melengkapi skripsi nya, dimana lagi kalau bukan kantor polisi.Zahra harus mencari seorang narapidana yang bersedia diwawancarai agar dia bisa menyusun skripsinya dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Kesibukan ini terus berlangsung setiap hari nya.


Dua bulan setelahnya Zahra sudah menyelesaikan skripsinya dan menyerahkannya kepada dosen. Dia hanya menunggu waktu sidang tiba. Sebelum waktu itu tiba dia mempersiapkan diri secara mental dan fisik.Setiap hari berdoa agar skripsi nya lulus dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Di waktu seperti ini Zahra memutuskan untuk tetap di rumah karena dia tidak tahu kapan akan sidang. Biasanya dosen nya sering melakukan sidang mendadak kepada mahasiswa tahun sebelumnya. Zahra tidak ingin pada saat dia menghadapi sidang akan ada kendala yang menghalanginya. Inilah yang menyebabkan Zahra memilih stay di rumah dan selalu bersiap sedia.


Pada bulan berikutnya, Zahra menerima email dari dosennya yang memberitahukan bahwa sidangnya akan dilaksanakan minggu depan.


Setelah mendapatkan pemberitahuan, Zahra lebih memantapkan diri secara mental dan fisik agar dia bisa menerima semua kritik dan saran dosennya.


Di lain kesempatan entah bagaimana kabar sidang Zahra yang akan dilaksanakan seminggu kemudian terdengar oleh Farhan. Farhan sangat berharap Zahra akan lulus dan dia juga ingin memberikan ucapan selamat kepada Zahra saat sidangnya selesai. Saat ini Aisyah juga sudah memasuki tahap sembilan bulan kehamilan, yang mana dia akan segera melahirkan.


Seminggu kemudian hari sidang sudah tiba,Zahra diminta dosennya datang ke kampus. Dengan bergegas Zahra menuju kampus dan langsung ke ruangan dosen nya. Apakah rasa dari Farhan mengikutinya hingga ke kampus. Hanya ingin menjadi orang pertama yang menyaksikan kelulusan Zahra. Tiba-tiba ponselku Farhan berdering, dia ngangkat telepon yang ternyata dari ibunya sendiri.


"Halo ma!."


Farhan kamu hari ini gak usah ke kantor.. Aisyah sudah mau melahirkan,ini mama lagi dalam perjalanan ke rumah sakit!.


"Rumah sakit mana ma?."tanya Farhan dengan nada panik.


Nanti mama SMS alamatnya,kamu cepetan nyusul!.


"Iya ma Farhan segera kesana!."


Farhan menatap gedung kampus sebelum pergi.Dia masih berharap menjadi orang pertama yang menyaksikan kelulusan Zahra.Tetapi ternyata takdir berkata lain,dia harus menyaksikan kelahiran darah dagingnya sendiri.Dengan perasaan campur aduk dia melaju kan mobil nya ke alamat rumah sakit yang di berikan ibunya.


Zahra masih tetap setia dengan ketegangan nya dalam menghadapi sidang.Gugup dan takut itu pasti. Sekujur tubuh Zahra berkeringat saking gugupnya.


Dia masih menunggu keputusan dosen yang sekarang masih membolak-balik skripsinya mencari kesalahan.Tetapi Zahra membuat skripsi itu dengan sangat teliti sehingga dosen itu tidak dapat menemukan letak kesalahannya.Dan dosen juga mengatakan bahwa skripsi Zahra sangat sempurna.


"Selamat kepada saudara Zahra Nadila kamu dinyatakan lulus!."


"Terima kasih pak!."


Dosen itu meluluskan Zahra dan mengucapkan selamat atas gelar Zahra yang sekarang.Zahra merasa sangat senang. Kegigihan dan perjuangan nya beberapa tahun ini tidak sia sia.

__ADS_1


Zahra berterima kasih kepada dosennya dan bergegas pulang ke rumah untuk memberitahu orang tuanya gelar yang dia damba kan selama ini akhirnya tercapai.


Sesampainya di rumah Zahra berteriak saking senangnya.


"Ayah,ibu Zahra berhasil, Zahra lulus..."Teriak Zahra sambil memeluk ibunya.


"Alhamdulillah nak perjuangan kamu tidak sia sia!Selamat ya sayang!."


"Ibu senang kamu lulus..ibu akan buat syukuran atas kelulusan kamu!."


"Gak perlu buk,buat apa juga yang begituan!."cerutu Zahra.


"Zahra syukuran itu juga perwujudan syukur kita sama Allah dan juga nanti banyak tetangga yang datang dan doain kamu juga,itung itung silaturahmi juga sama tetangga!."jelas ayah Zahra.


"Terserah ayah sama ibu aja,Zahra mau telpon Safira sama Nisa buat ngasi tau kelulusan Zahra,mereka pasti bakalan seneng!."


Zahra kemudian menuju kamar dan melakukan panggilan video bersama dua sahabatnya.


"Guys gue lagi seneng!!tebak kenapa?."


"Ih ngeselin banget sih kalian,gue lulus!."


Aaaa beneran Za,seneng banget!.


Iya seneng banget tau gak..tapi kita masih belum sidang ni Za.Doain kita juga lulus ya Za soalnya nervous banget ni.


"Tenang... Kalian gak minta juga aku bakal doain kok."


By the way ni ya..kamu kan udah resmi ni gelar SH nya!.


"Terus......"sambung Zahra penasaran


"Traktir dong!."

__ADS_1


"Eh kebiasaan,kalian santai aja ayah sama ibu besok buat acara syukuran kalian datang aja itung itung traktiran dari aku!."


"Itu mah curang Za!."


"Iya Za masa sukuran sama traktiran disatuin sih kan gak seru!."


"Ya udah oke, selesai acara syukuran aku bakal traktir kalian!."


"Nah ini baru bener!."


"Selamat ya za,tetap jadi yang terbaik!."


"Semoga makin sukses ke depannya Za!."


"Amiinnnn makasih ya guys atas doanya,udah dulu ya aku mau bantuin ibu di dapur!."


"Oke za,bye di tunggu traktiran nya!."


"*~*"


Farhan sudah tiba di rumah sakit dan langsung menuju ruang bersalin.Farhan melihat ibunya yang berada diluar ruangan bergegas menemui ibunya.


"Farhan kamu buruan masuk ayo cepat!!."


Sebelum Farhan sempat bertanya,ibunya sudah lebih dulu mendorong Farhan ke dalam ruangan. Farhan bingung apa yang harus dia lakukan.Dokter memberitahu Farhan untuk terus menyemangati dan menenangkan istrinya.Farhan mengikuti saran dokter untuk terus menyemangati Aisyah.Lima belas menit berlalu akhirnya Farhan menjadi seorang ayah.


"Ini pak anaknya,selamat ya!."ucap seorang perawat.


Farhan lalu mengadzankan anaknya.Setelah anaknya selesai di adzankan, perawat membawa anak nya ke ruang bayi.


Farhan masih sempat berpikir andai anak ini adalah anaknya dan Zahra betapa bahagianya dia. Lalu ia melihat Aisyah yang terbaring lemah, Farhan merasa bersalah karena dia tak akan pernah bisa mencintai Aisyah. Hatinya sudah tertutup rapat, hatinya akan terbuka hanya untuk Zahra seorang.


"Ma, Farhan keluar sebentar.Tolong temani Aisyah ya!!."

__ADS_1


Farhan segera keluar meninggalkan ruangan dan juga Aisyah.Dia meminta ibunya untuk menemani Aisyah untuk sementara waktu.Farhan langsung bergegas keluar rumah sakit saat teringat dengan Zahra.Dia melajukan mobilnya kembali ke kampus Zahra.Tetapi Zahra sudah kembali ke rumah,dia berharap Zahra sudah menyelesaikan semua nya dan baik dan mendapatkan gelar sarjananya. Dengan perasaan kecewa dia kembali melajukan mobilnya ke rumah sakit dan menemani Aisyah di sana. Dia hanya berharap Zahra akan terus bahagia tanpa kehadirannya.


__ADS_2