
Setiap hari Zee berlatih berjalan layak nya seorang model, ia juga selalu men sugesti diri nya sendiri bahwa ia pasti bisa. Zee juga merawat diri nya dengan baik sesuai arahan Nyonya Celine, dari hari ke hari penampilan Zee semakin terlihat berbeda. Bahkan sering sekali Zee menangkap basah Ken menatap nya namun seperti biasa, iblis tampan itu akan tetap memperlihatkan sikap iblis nya yang menggemaskan.
Hingga hari yang di tunggu Zee pun datang, yaitu fashion show yang bisa di hadiri ratusan orang dari berbagai kalangan. Zee juga sudah melihat baju yang akan ia pakai, Zee begitu terposana dengan gaun yang terlihat simple namun elegan, apa warga keemasan nya membuat siapapun yang memakai nya akan tampak bersinar.
Zee di dandani oleh beberapa orang, dan ia juga di bantu memakai gaun nya. Dan saat melihat betapa banyak nya yang menonton acara fashion show itu, Zee seperti ingin berlari pulang dan bersembunyi di kamar nya.
Bahkan di ruangan yang ber AC, Zee tetap berkeringat saking gugup nya.
Salah satu model yang akan melakukan runaway adalah Sabina, dan Sabina juga terkejut karena melihat Zee di backstage apa lagi Zee di temani oleh Tante nya yaitu Nyonya Celine. Sabina pun menatap Zee dengan tatapan yang begitu meremehkan. Membuat Zee semakin gugup dan semakin takut.
__ADS_1
Sabina pun menghampiri Zee dan tersenyum miring pada Zee "Apa yang akan kamu lakukan di tempat ini, Zee?" tanya nya.
"Tentu saja melakukan runaway" jawab Zee singkat dan Sabina seketika tertawa remeh.
"Kau yakin? Aku rasa kau datang hanya untuk mempermalukan diri mu sendiri" cibir nya yang membuat Zee menatap tajam Sabina, Zee terlihat sangat kesal pada sepupu Kenzo Alvian ini namun Zee tak mau perduli, apa lagi di sana Nyonya Celine yang terus menyemangati Zee sejak tadi.
"Kamu harus percaya diri, Zee. Kalau kamu gugup dari sini, nanti di sana kamu bisa pingsan" ujar Nyonya Celine.
Sementara itu, Ken juga hadir di fashion show itu. Dan tak bisa Ken pungkiri, ia sebenarnya sangat penasaran dengan penampilan Zee dan sekarang ia sangat tidak sabar untuk melihat penampilan pembantu nya itu.
__ADS_1
Acara pun di mulai dan semua orang tampak sangat antusias.
Satu persatu model tampil dengan begitu percaya diri dan mendapatkan tepuk tangan serta respon yang begitu antusias dari penonton. Kamera tak berhenti merekam dan mengambil gambar mereka.
Hingga tiba giliran Zee. Ia menarik nafas dan kemudian berjalan di atas catwalk dengan percaya diri. Mata nya berbinar dan senyum terus mengembang di bibir nya, Zee juga menatap penonton hingga tatapan nya bertemu dengan tatapan Ken yang juga sangat terpukau dengan penampilan Zee. Zee berjalan tanpa hambatan apapun, ia juga berputar di atas stage, memperlihatkan tubuh cantik nya yang terbalut gaun berwarna keemasan yang tampak bersinar.
Zee berjalan layak nya model professional dan ia tampak sangat menikmati menjadi pusat perhatian.
Ken yang melihat itu begitu terpukau, bukan hanya karena kecantikan wajah Zee dengan polesan make up yang begitu nyentrik. Melainkan karena binar mata nya yang seolah berbicara dan senyum percaya diri yang terus mengembang di bibir nya.
__ADS_1
Orang tua Zee juga hadir di sana dan mereka pun hanya bisa menganga melihat penampilan Zee, putri mereka yang dulu terlihat kucel kumel, kini tampil bak tuan puteri di atas sana.
Dan saat Zee berjalan di atas catwalk dengan begitu antusias, tatapan Zee bertemu dengan Ken. Senyum di bibir Zee mengembang semakin lebar dan tanpa di sangka, ia mengedipkan mata nya pada Ken dan itu seperti panah asmara yang langsung mengena di hati Ken.