A DREAMER

A DREAMER
Episode 91


__ADS_3

Ken terpukau saat melihat Zee yang tampak sangat cantik dengan gaun hitam yang melekat ditubuhnya. Gaun itu panjang hingga menyentuh tanah, namun memiliki belahan panjang hingga pahanya dan memiliki potongan dada yang rendah. Memperlihatkan dada Zee yang cantik dan manis di mata Ken.


"Siap?" tanya Ken dan Zee mengangguk. Dandan Zee cukup menarik hatian malam ini, apalagi lipstik Zee yang berwarna merah menyala yang membuat bibir Zee terlihat sangat seksi.


"Kami pergi dulu ya, Om, Tante" kata Ken sambil tersenyum ramah pada calon mertuanya itu.


"Pulang secepatnya, Ken. Mumpung Zee tidak bekerja, jadi dia bisa istirahat" kata Pak Arif dengan tegas.


"Tentu, Om. Aku pun sangat memperhatikan kesehatan Zee" jawab Ken dengan gantle.


...


Ken membawa Zee ke sebuah restuaran yang sangat mewah, bahkan Zee tercengang saat melihat restaurant itu dari luar.


"Aku tidak ingin ada yang melihat betapa seksi nya kekasih ku malam ini..." Kata Ken sembari melepaskan jaketnya dan memakaikan nya pada Zee "Biarkan aku sendiri yang menikmati nya nanti" lanjutnya kemudian ia merangkul pinggang Zee dengan posesif.


Seorang pelayan khusus mengarahkan Ken dan Zee ke ruangan khusus, dan kedatangan mereka sungguh menarik perhatian para pengunjung restaurant. Tak terkecuali Divya, yang memang saat ini sedang makan malam bersama kedua orang tuanya di sana.

__ADS_1


"Kak Zee..." teriak Divya dengan sangat lantang sambil berdiri dari kursi nya, para pengunjung pun kini memperhatikan Divya yang berlari ria menghampiri Zee yang justru tertawa kecil.


"Apa, Div?" tanya Zee saat Divya sudah berada di sampingnya.


"Wah, Kak Zee cantik banget" puji Divya yang benar benar kagum dengan penampilan Zee malam ini.


"Terimakasih, Div. Kamu juga sangat cantik" kata Zee sambil tersenyum.


"Adik kecil..." seru Ken sambil mengetuk kepala Divya dengan jarinya membuat Divya langsung cemberut.


"Tapi semua orang mempehatikan Kak Zee" kata Divya.


"Ada yang mau foto sama Kak Zee?" seru Divya tiba tiba yang membuat Ken dan Zee langsung melotot terkejut.


Sementara sebagian besar pengunjung restaurant tentu sangat antusias dan mereka semua langsung mengerumini Zee.


"Astaga..." geram Ken kesal.

__ADS_1


Dan kini para pengunjung itu berebut ingin foto sama Zee, bahkan tanpa senagaj Ken sampai tergeser dan terpisah dari Zee. Zee pun merasa tak nyaman dengan hal ini, karena malam ini ia benar benar ingin menghabiskan waktu bersama Ken tanpa ada gangguan apapun.


"Maaf, semuanya..." seru Zee tiba tiba kemudian ia menarik tangan Ken dan menggandeng tangan nya dengan erat "Maaf karena aku datang kesini sebenarnya hanya untuk makan malam bersama tunanganku, jadi maaf kami harus pergi" ujar Zee kemudian ia dengan cepat membawa Ken meninggalkan ruangan itu dan menuju ruangan khusus yang sudah Ken booking.


Sementara para pengunjung yang tadi antusias ingin berfoto dengan Zee justru tersenyum mencibir dan tampak kecewa pada Zee.


"Ternyata aslinya sombong ya..." kata salah satu dari mereka.


"Sombong banget, baru juga jadi model lokal" seru yang lain.


"Mentang mentang menjalin hubungan sama Kenzo Alvian, jadi sombong. Padahal aslinya orang tidak punya"


"Aku fikir dia orangnya ramah, seperti yang selalu dia tunjukan tapi aslinya, ih. Sombong"


Divya yang mendengar cercaan mereka pada Zee tentu tak terima, apalagi Divya sangat mengenal Zee.


"Kak Zee tidak seperti itu!" seru Divya namun tak ada yang mau mendengarkan Divya , mereka pun kembali ke meja mereka masing masing dengan prasangka yang buruk terhadap Zee.

__ADS_1


__ADS_2