A DREAMER

A DREAMER
Episode 93


__ADS_3

Berita negatif itu bisa menyebar dengan sangat cepat tanpa bisa di cegah seperti sebuah wabah, dan itulah yang sedang di alami Zee saat ini.


Hanya karena hal sepele, dimana ia sangat ingin menikmati waktunya bersama sang kekasih, ternyata justru menjadi topik hangat untuk menjatuhkan Zee. Berita Zee yang sombong pun beredar begitu saja.


"Astaga, aku tidak percaya ini benar-benar menjadi sebuah masalah," kata Zee pada Kayla


"Sudahlah, Zee. Hadapi dengan tenang, itu hanya gosip kecil dan tidak bermutu karena kamu masih menjadi model lokal, coba kalau kamu sudah go internasional, gosipnya pasti lebih bermutu dari ini," kata Kayla panjang lebar.


"Iya, sih. Tapi aku jadi malu, orang yang tidak mengenal ku pasti benar benar akan mengira aku sombong," ujar Zee


"Tapi orang yang mengenal mu sangat tahu berita itu bohong, jadi kamu fokus pada saja pada orang yang mengenal mu!" seru Kayla memberi semangat pada Zee dan Zee pun tersenyum lebar kemudian mengangguk.


"Lagian, orang yang berfikir sempit akan menganggap kamu sombong sedangkan orang yang mampu berfikir luas akan mengerti kalau kamu butuh privasi. Faham 'kan?" tanya Kayla lagi yang ingin memastikan Zee tidak menanggapi serius gosip yang berdebar ini.


"Iya, Kay. Aku faham kok" jawab Zee kemudian.

__ADS_1


..........


"Harus tahan banting kalau kata Zee, Ma," ujar Ken saat ia melihat Mamanya sedang membaca koran, dimana ada berita Zee disana yang mengatakan bahwa Zee adalah model yang sombong dan tidak menghargai penggemarnya.


"Mama cuma heran, kenapa perlu di lebih-lebihkan seperti ini? Wong Zee hanya ingin makan dengan tenang" kata Nyonya Celine yang merasa tak habis fikir dengan gosip gosip konyol yang menerpa calon menantunya itu.


"Ya mungkin membuat gosip seperti ini adalah cara untuk mencari makan, Ma," ucap Ken yang membuat Nyonya Celine meringis.


"Oh ya, Ma. Tadi malam aku sama Zee sudah membicarakan tentang hubungan kami, kami sepakat akan segera menikah" tukas Ken kemudian yang membuat Nyonya Celine tampak sangat senang.


"Tentu saja, Ma. Kami saling mencintai, dan tidak perlu ada acara pertunangan dan sebagainya. Kami akan langsung menikah." mendengar ucapan Ken, alih alih merasa senang Nyonya Celine justru merasa curiga.


"Kamu tidak menghamili Zee kan, Ken?"


"Astaga, Mama!" geram Ken gemas "Mana mungkin aku menghamili Zee, aku tidak sempat, Ma. Makanya aku ajak Zee menikah, biar ada waktu untuk menghamili dia," ucap Ken dengan tenang nya yang membuat Nyonya Celine.

__ADS_1


"Eh, tapi beneran kamu serius?" tanya Nyonya kemudian.


"Sangat, Ma," jawab Ken.


"Berarti kita harus menemui keluarga Zee dong, dan kita harus membicarakan banyak hal, mempersiapkan banyak hal"


"Iya, Ma. Tidak usah terlalu terburu-buru tapi tetap secepatnya ya, Ma," rayu Ken yang membuat Mama nya tertawa kecil.


"Padahal dulu kamu jahat banget sama Zee lho, Ken. Sekarang malah ngebet mau nikahi, aneh sekali" desis Nyonya Celine di tengah tawanya.


...... ...


Sementara itu, Sabina pun juga tidak ketinggalan berita negatif tentang Zee. Hal itu membuat nya senang seolah ia menemukan celah untuk memperlihatkan sisi buruk Zee,


Beda hal nya dengan Sabina, Jose yang juga sudah mendengar kabar itu pun merasa aneh karena ia cukup mengenali Zee dengan baik. Jose pun memposting foto dirinya dan Zee saat di proyek yang sama beberapa waktu yang lalu, dan Jose membuat postingan yang membela Zee. Bahkan Jose memuji Zee dan tentu itu akan semakin menarik pro dan kontra.

__ADS_1


__ADS_2