
Setelah berbicara dengan Mama nya, Ken langsung menggosok gigi, cuci wajah kemudian naik ke atas ranjang nya. Dan memang menjadi sebuah kebiasaan, Ken tidur tanpa baju.
"Zee malu? Masak sih? Rasa nya tidak mungkin" gumam Ken sembari mengingat kembali kejadian tadi siang.
"Hem, mari kita lihat. Apakah dia pemalu atau tidak" monolognya kemudian ia mengambil ponselnya, Ken pun berselfi ria untuk pertama kalinya.
Awal nya Ken tersenyum, menampilkan sederetan gigi gigi nya yang tersusun rapi dan putih.
"Agh, seperti iklan pasta gigi saja" gumam Ken kemudian ia menghapus foto nya. Ken pun mencoba pose kedua, menampilkan tatapan tajam nya dan ekspresi datar seperti biasa.
"Agh, seperti foto KTP" gumam Ken kesal kemudian ia kembali menghapus foto selfi nya itu.
"Bagaiamana orang bisa mengambil gambar dengan bagus? Apa aku harus kursus dulu?" gumam Ken kesal kemudian ia pun mencoba nya sekali lagi. Memasang ekspresi sedikit manis dan menjauhkan kamera nya sehingga dada nya pun terfoto.
"Hem, mari kita lihat respon calon istri ku" kata Ken sambil terkekeh kemudian ia mengirimkan foto itu pada Zee. Dengan sangat tak sabar Ken menunggu balasan apalagi Zee sudah membuka fotonya.
__ADS_1
.........
"Astaga, dia menggoda ku atau apa?" geram Zee dan ia menelan ludah nya dengan susah payah saat melihat dada Ken yang terlihat sangat menggoda, seolah memanggil Zee, meminta untuk di sentuh.
"Sudahlah, abaikan saja" kata Zee kemudian ia melemparkan ponsel nya ke tengah ranjang baru nya itu, yang berhasil ia beli setelah menjadi model.
...............
Ken cemberut sembari memandangi ponsel nya yang masih tak mendapatkan notif apapun, apalagi pesan dari Zee.
"Apa dia tidak suka? Tidak mau komentar, begitu? Memuji? Atau apa?" gerutu Ken kemudian tanpa membuang waktu, ia pun langsung menghubungi Zee lewat video call.
"Dia mau live show?" gumam Zee karena Ken justru ingin video call padahal hari sudah sangat malam. Namun karena Zee juga merindukan Ken, akhirnya ia pun mengangkat panggilan calon suami nya itu.
"Astaga, Ken..." seru Zee saat ia melihat Ken yang tak memakai baju.
__ADS_1
"Love, kenapa kamu tidak membalas pesan ku? Atau setidaknya komentari foto ku, kamu mengabaikan ku? Kenapa?" Ken mencecar Zee dengan pertanyaan yang membuat Zee ingin tertawa namun ia menahan nya setelah melihat raut wajah Ken yang sedang dalam mode kesal.
"Bukan begitu, Ken. Cuma untuk apa kamu pamer dada sama aku? Kirim foto selfie begitu?" tanya Zee.
"Memangnya tidak boleh? Aku pernah melihat Arun mengirim foto ke pacar nya" jawab Ken membela diri.
"Ya bukan tidak boleh" kata Zee dan ia sungguh tidak bisa mengalihkan tatapan nya dari layar ponselnya yang menampilkan ketampanan sang calon suami.
"Terus?" tanya Ken masih cemberut.
"Kamu tampan, Sayang. Itu komentar aku sama foto mu ya" kata Zee kemudian yang membuat Ken tersenyum simpul "Oh ya, sekarang sudah malam. Aku harus tidur karena besok aku bekerja jam 7" ujar Zee dan Ken pun mengangguk mengerti.
"Baiklah, Love. Maaf menganggu istirahat mu" kata Ken dengan lembut yang membuat Zee terkekeh.
"Kamu meminta maaf?" tanya Zee tak percaya dan kini Ken yang terkekeh.
__ADS_1
"Aku fikri pria seperti mu tidak bisa mengucapkan maaf" lanjut Zee yang membuat Ken justru tertawa geli.
"I'm not the monster you think I am, Love"