A DREAMER

A DREAMER
Episode 45 - Makan Malam Keluarga


__ADS_3

Orang tua Zee tentu sangat senang saat Zee memberi tahu bahwa Ken dan Mama nya mengundang mereka untuk makan malam bersama, dan mereka lebih senang lagi setelah Zee mengatakan ia pun akan ikut dan membatalkan janji nya pada rekan kerja nya.


Saat ini Zee sedang bersiap siap, ia memakai kaun casual namun terlihat elegan berwarna biru langit dan ia memakai flat shoes dengan warna senada.


Tak lama kemudian terdengar suara teriakan Ibu nya dari luar yang memanggil Zee dan memberi tahu bahwa Ken sudah untuk menjemput mereka.


Zee pun segera menyambar tas nya dan keluar dari kamar nya.


"Hai, Love" sapa Ken dan Zee pun berhambur ke pelukan Ken tatapan memperdulikan tatapan terkejut orang tua nya. Zee masih ingat dengan kejadian tadi siang saat ia di abaikan oleh Ken, membuat nya takut jika Ken benar benar mengabaikan nya. Ken terkekeh, ia mengusap kepala Zee dengan lembut.


"Sudah siap? Kita bisa berangkat sekarang?" tanya Ken sembari melepaskan peluka Zee.


"Iya" jawab Zee lirih.

__ADS_1


"Tunggu, aku lupa tidak pakai parfum" kata Zee kemudian dan ia hendak kembali ke kamar nya namun Ken menarik tangan Zee.


"Pakai punya ku saja nanti, ada di mobil parfum nya" ucap Ken dan Zee pun menganggukan kepala nya.


Meraka pun berangkat ke restaurant menggunakan mobil Ken, dan tentu Zee sudah menyemprotkan sedikit parfum Ken ke tubuh nya.


"Aroma nya enak, jadi seperti memeluk kamu" ucap Zee malu malu.


"Kamu mau? Ambil saja, kalau kangen sama aku, bisa pakai parfum itu" kata Ken "Aku juga cuma punya satu macam parfum, aku tidak suka ganti ganti" lanjut nya yang tentu saja membuat Zee sangat senang.


Sesampainya di restaurant, mereka pun langsung turun dan seorang pelayan datang menyambut hangat mereka kemudian mengantar mereka ke ruang VIP.


"Hai, Tante..." sapa Zee manis sembari memeluk mantan boss nya itu.

__ADS_1


"Hai, Dear" Nyonya Celine pun menyambut Zee dengan hangat, begitu juga dengan kedua orang tua Zee. Ini pertama kalinya Zee mempertemukan kedua orang tua nya dengan Nyonya Celine dan jujur saja itu membuat Zee gugup, karena mereka berasal dari kelas yang berbeda.


Meraka pun duduk di sofa yang melingkar dengan meja bulat di depan nya.


"Aku sudah memesan makanan yang paling enak di sini, aku harap kalian suka. Tapi jika kalian ingin memakan yang lain juga tidak apa apa" ujar Nyonya Celine sembari memberikan buku menu pada orang tua Zee. Mereka mengambil nya namun saat membuka buku menu itu, mereka hanya bisa tersenyum masam karena itu menggunakan bahasa inggris yang sama sekali tidak mereka mengerti.


"Kenapa, Ma?" tanya Zee dan ia pun mengintip buku menu yang di pegang Mama nya.


"Tidak apa apa, Zee. Mama rasa kita tidak perlu memesan yang lain, yang Nyonya Celine pesan pasti sangat enak" ucap nya yang membuat Nyonya Celine terkekeh.


"Kenapa memanggil ku Nyonya, Bu? Aku itu bukan bos Zee lagi, tapi calon mertua nya" tukas Nyonya Celine sambil terkekeh yang membuat Zee merona, orang tua Zee pun juga tersenyum karena ternayata Zee benar, Nyonya Celine adalah wanita yang sangat ramah dan baik.


Sementara Ken, sejak tadi ia memperhatikan Zee dan Ken tersenyum senang karena bisa membuat Zee dan kedua orang tua Zee tampak senang malam ini.

__ADS_1


Saat makanan datang, meraka pun segera menikmati nya sembari membicarakan beberapa hal tentang Zee dan Ken. Namun meraka masih belum berani membiarkan tentang kemana arah hubungan mereka, karena Ken dan Zee sendiri tidak pernah membahas hal itu.


__ADS_2