
Saat masuk ke kamar nya, Ken mendapatkan telfon dari Arga dan tentu saja Ken menjawab nya dengan cepat.
"Bagaiamana? Sudah kamu temukan siapa dalang nya?" geram Ken.
"Sudah, Pak. Emm dalang nya" Arga tentu merasa ragu untuk memberi tahu Ken namun Ken mendesak Arga.
"Siapa, Arga?" tanya Ken tegas.
"Sabina, Pak"
"Apa?" pekik Ken terperangah namun beberapa detik kemudian ia justru tersenyum sinis "Seharusnya aku sudah tahu ini pasti ulah nya" geram Ken.
"Jadi apa yang harus saya lakukan sekarang, Pak?"
"Gadis culun itu, dimana dia?"
"Masih ada di bawah tahanan ku, Pak. Di apartement ku, sesuai perintah mu"
"Tahan dia sampai aku pulang, aku akan mempertemukan nya dengan Zee. Siapa tahu dia mau menampar gadis lancang itu"
"Baik, Pak. Seusai perintah mu"
Ken memutuskan panggilan nya kemudian ia duduk tegak di tepi ranjang "Sabina..." geram Ken "Aku tidak menyangka kamu bisa bertindak sejauh ini, sebenarnya apa masalah mu dengan Zee?"
__ADS_1
.........
"Kenapa kamu tidak memberi tahu ku tentang gosip itu, Kay?" tanya Zee sembari menghapus make up nya, Kayla yang mendengar ucapan Zee sedikit terkejut "Aku sudah membaca nya, hal seperti itu tidak mungkin bisa di rahasiakan"
"Aku tidak mau kamu kefikiran, Zee. Itu hanya gosip" ujar Kayla kemudian.
"Bagaiamana kamu tahu itu hanya gosip?" tanya Zee sembari menoleh pada Kayla.
"Aku memang baru mengenal mu, Zee. Tapi aku sudah lama mengenal Kenzo, dia bukan tipe pria seperti yang di gosipkan. Dan jika pun dia memang ingin tidur dengan wanita, dia bisa mendapatkan artis papan atas ataupun model yang sudah go international dengan mudah. Lalu kenapa dia harus memilih pembantu nya dan itu pun dengan imbalan yang tidah mudah?" tutur Kayla panjang lebar yang membuat Zee tersenyum.
"Aku tidak menyangka ternyata kamu mempercayai kami, Kay. Aku sempat takut tadi nya"
"Sudahlah, jangan fikirkan itu. Itu sudah menjadi hal lumrah, lagi pula jika memang benar kalian sudah tidur, ya itu urusan pribadi kalian. Apalagi aku lihat Kenzo sangat mencintai mu, Zee" Zee tersipu mendengar ucapan manager nya itu.
"Kalian cuma ciuman bibir sekali?" pekik Kayla dan Zee mengangguk malu.
"Serius, Zee? Kamu sehat kan? Pria setampan Kenzo kamu cuma cium sekali?"
"Bukan aku yang cium, Kay. Dia yang cium duluan" sanggah Zee.
"Astaga, Zee. Terus? Habis itu kalian tidak pernah ciuman lagi?" Zee menggeleng membuat Kayla semakin melongo.
"Bagaiamana bisa kamu anggurin pria sepanas itu, Zee? Astaga, kalau aku jadi kamu, mungkin sudah aku lahap setiap hari bibir nya"
__ADS_1
"Astaga, Kay. Apaan sih"
.........
Keesokan hari nya, semua orang bersiap pulang begitu juga dengan Sabina. Sementara Zee dan Kayla masih menetap di sana sesuai rencana mereka semalam, namun sebelum mereka pulang, tiba tiba Ken datang dengan penampilan khas nya ala Big bos.
"Kalian semua ingin pulang?" tanya Ken yang tentu saja membuat semua orang bingung "Sebelum kalian pulang, aku ingin mengajak kalian untuk sarapan bersama di tepi pantai. Cuaca nya sedang tidak panas" lanjut nya yang membuat semua orang semakin terlihat bingung, namun Sabina berfikir mungkin ini bisa menjadi kesempatan agar ia bisa dekat dengan Ken lagi sehingga Sabina pun menyetujui ajakan Ken.
"Boleh, Ken. Kami memang belum sarapan" tukas nya yang membuat Ken langsung berseringai.
.........
...Hai, kalian suka cerita ini?...
...Jangan lupa tap ❤️, kemudian tekan like, tinggalkan comments, dan aku sangat mengharapkan gift serta vote dari kalian ☺️....
...Jangan lupa juga follow SkySal supaya tidak ketinggalan Novel menarik lain nya. ...
...Aku tunggu jejak nya di setiap episode ya, thank you and I love you, all. 😘...
...Oh ya, SkySal punya cerita baru yang berjudul After Darkness. Tentang Robin yang ingin balas dendam pada Elsa di karenakan ia mengira Elsa adalah salah satu wanita simpanan ayah nya....
...Penasaran cerita nya? ...
__ADS_1