
Pernikahan, bukanlah akhir dari perjalanan cinta namun awal dari kisah cinta yang sesungguhnya. Bukan akhir dari perjuangan dalam mempertahankan hubungan namun justru awal perjuangan yang pasti tidak akan mudah.
Pernikahan adalah hubungan cinta dalam level tertinggi, dimana kedua insan yang sudah siap, saling mengenal satu sama lain, dengan karakter dan pemikiran yang berbeda memutuskan untuk menyatukan perasaan dan tujuan meraka, yaitu dalam pernikahan.
Itu juga yang di yakini oleh Ken dan Zee, memang tak bisa Ken pungkiri keputusan yang Ken ambil karena ia sangat cemburu dengan pergaulan Zee. Namun Ken juga sangat yakin, Zee adalah belahan jiwanya, cinta pertama dan terakhirnya. Tidak ada yang membuat Ken merasa nyaman dalam segala hal, kecuali Zee. Tidak ada yang mampu membuat hati Ken berdebar, kecuali Zee dan tidak ada yang mampu menyita fikiran Ken sepanjang hari, kecuali Zee.
"Dan kamu prioritas utamaku,"
"Dan pekerjaan," ujar Zee sambil terkekeh setelah Ken mengatakan bahwa Zee adalah prioritas utamanya.
Hari pernikahan mereka sudah semakin dekat, persiapan pernikahan mereka pun semakin matang dan bahkan gaun Zee pun sudah hampir selesai, undangan sudah tersebar namun Ken juga tetap pada kesibukannnya mengurus perusahaan.
"Maafkan aku, Love. Aku harus membuat perusahaan tetap stabil supaya nanti hidup kita dan anak-anak kita terjamin," kata Ken kemudian ia mengecup pelipis Zee yang sejak tadi bergelanyut manja di lengannya.
Saat ini Ken dan Zee sedang dalam perjalanan pulang setelah mengurus beberapa keperluan pernikahan mereka.
"Kamu mulai cuti kapan, Love?" tanya Ken kemudian.
"Dua hari lagi, besok masih ada pemoteran dan habis itu aku cuti, Mama Papa juga suruh aku cuti secepatnya," jawab Zee.
"Baguslah, kamu tidak boleh capek. Supaya nanti pas acara, kamu tetap segar, tidak capek dan bertenaga." Ken berkata sambil tersenyum misterius dan Zee yang mengerti maksud Ken itu langsung mencubit pinggang Ken, membuat Ken meringis kemudian ia pun tertawa kecil.
__ADS_1
"Kamu ini, mesum sekali fikiranmu, Ken." seru Zee dengan wajah tersipu.
"Bukannya aku mesum, Love. Hanya saja aku tidak mau munafik, aku itu sudah dewasa dan butuh pelepasan," ucap Ken yang membuat wajah Zee langsung merah padam.
"Bahas nanti saja, jangan sekarang."
"Apa salahnya aku memberi tahu keluhanku? Supaya kamu tahu cara mengatasinya," ucap Ken lagi sambil terkekeh.
"Ish, Ken!" geram Zee.
"Kamu juga sudah dewasa, Love. Memangnya kamu tidak butuh..."
"Cepat, Ken! Aku sudah lapar," gerutu Zee kemudian yang membuat Ken langsung tergelak
...... ...
"Sebentar lagi Zee akan jarang makan malam sama kita ya, Mas." kata Bu Susan lirih.
"Iya, anak perempuan kita akan segera di bawa pulang sama suaminya. Tapi itu tidak apa-apa, toh rumahnya masih di kota ini, kita bisa berkunjung ke rumah mereka," tukas Pak Arif kemudian.
Tak lama kemudian terdengar suara klakson mobil Ken, Bu Susan bergegas membukakan pintu dan ia menyambut hangat kedatangan putri dan calon menantunya itu.
__ADS_1
"Hai, Ma..." sapa Ken dengan cerianya yang membuat Bu Susan mengernyit bingung apalagi dengan panggilan 'Ma' itu.
"Sejak kapan kamu manggil Mamaku 'Mama', Sayang?" tanya Zee yang juga merasa heran.
"DP, Love. Malam pertama sudah di DP, panggilan DP juga tidak apa-apa, kan?" tanya Ken dengan santai nya yang membuat Bu Susan melotot terkejut begitu juga dengan Zee.
"Jangan di dengerin, Ma. Ken ngawur itu," ucap Zee tegas yang membuat Ken terkekeh. Sementara Bu Susan menghela nafas leganya.
"Belum tahu aja kamu bagaimana rasanya punya anak perempuan, Ken," ujarnya.
...... ...
Hai, Readers tercinta Sky. Maaf ya, baru up. Jangan ngambek apalagi marah. Btw, Sky mau merekomendasikan novel yang bagus neh, sambil menunggu up A DREAMER yang sebentar lagi akan End.
Judul : Dendam
Karya : nazwa talita
Setelah disiksa, dikhianati, dan dibuang di suatu tempat dalam keadaan tak bernyawa, Gendis bertekad mengubah takdir demi membalas dendam pada Arga Demian, pria tampan berhati iblis yang pernah menjadi kekasih rahasianya.
Akankah Gendis berhasil membalaskan dendam dan sakit hati pada pria yang selama ini terus bersemayam di hatinya? Ataukah dia justru kembali terjebak dan terjerat pada pesona Arga Demian dan kembali menjatuhkan hatinya pada pria itu?
__ADS_1
Penasaran? Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya 😘