
Kayla mengantar Zee pulang dan Zee sampai di rumah nya jam 10 lewat. Zee mebuka pintu rumah dengan kunci yang ia bawa karena Zee tidak ingin menganggu tidur orang tua nya setiap kali ia pulang malam.
Zee pergi ke dapur, dan ia melihat dapur sudah bersih. Itu mengingatkan Zee saat ia dan ibu nya akan bekerja sama membersihkan dapur setelah makan malam sembari membicarakan banyak hal.
Zee mengambil segelas air putih kemudian meneguk nya hingga habis, setelah itu ia bergegas ke kamar nya dan melemparkan tas nya ke sembarang arah dan kemudian ia menjatuhkan tubuh nya ke ranjang nya.
"Huff, males mandi" gumam Zee kemudian ia mengambil ponsel nya dan memberi kabar pada Ken bahwa ia sudah berada di rumah dan tadi ponsel nya mati. Baru beberapa detik pesan terkirim, ia langsung mendapatkan panggilan masuk dari Ken. Membuat Zee tersenyum dan rasa lelah nya pun seolah berkurang.
"Halo, pacar" sapa Zee ceria.
"Aku menghubungi mu sejak tadi, love. Apa kau sangat sibuk seharian ini?" terdengar suara Ken yang seperti merajuk, dan Zee sangat merindukan ekspresi merajuk Ken yang sangat menggemaskan.
"Maafkan aku, Sayang. Ponsel ku tadi mati, dan aku baru saja sampai di rumah"
"Baru saja sampai dirumah? Apa kau sudah mandi?"
__ADS_1
"Belum, aku malas mandi"
"lalu bagaiamana dengan makan malam?"
"Tadi kami makan di lokasi syuting"
"Hem, aku merindukan mu. Akhir akhir ini kau sangat sibuk"
''Maafkan aku, aku janji jika aku ada waktu luang, aku akan menghabiskan waktu bersama mu"
"Aku tidak mungkin melupakan alasan aku bisa berada di posisi ini, Sayang. Jika kamu tidak mengingatkan ku saat itu untuk menciptakan kesempatan ku, mungkin sampai detik ini aku hanyalah seorang pembantu. Apa lagi semua ini juga terjadi berkat Tante Celine"
.........
Di kamar nya, Ken tersenyum mendengar jawaban Zee. Sebenar nya ia yakin Zee akan berkata demikian namun Ken ingin mendengar Zee mengatakan nya secara langsung untuk membuat hati nya lebih tenang, karena semakin hari Ken semakin sulit menghubungi Zee.
__ADS_1
Ken juga tidak berbohong, wajah Zee memang sudah ada dimana mana. Dan saat ini, Ken sedang memotong foto Zee yang ada di majalah, terutama jika di foto itu Zee berpasangan dengan pria. Kemudian Ken akan menempelkan foto Zee itu di album khusus.
Katakan lah Ken gila, namun ia memang sangat tergila gila pada Zee dengan segala ke pribadian nya yang menurut Ken sangat mengesankan.
"Love, apa besok malam kamu dan kedua orang tua mu ada waktu? Aku ingin mengajak kalian makan malam bersama Mama" ujar Ken.
"Besok malam ya..." terdengar suara Zee yang seperti menggumam.
"Kenapa? Kamu tidak ada waktu ya?" tanya Ken mengerucut kan bibir nya.
"Sebenarnya besok malam Arash mengundang ku dan Jose untuk makan malam, bersama crew yang lain nya juga. Untuk merayakan launching lagu nya" Ken menghela nafas berat mendengar penuturan kekasih hati nya itu dan Ken sungguh merasa kecewa, karena ini bukan pertama kali nya Zee tidak bisa pergi makan malam bersama nya dengan alasan yang serupa.
"Memang nya kamu tidak bisa menolak nya, Zee?" tanya Ken setengah menggeram.
"Aku tidak enak yang mau menolak, semua nya hadir. Kayla juga menyuruhku datang"
__ADS_1
"Baiklah, terserah kau saja" tukas Ken kesal